Kepemimpinan ‘Ideal’: Sektor Pertanian, Kesehatan, dan Pembangunan Meningkat

0
187

Selama Dua tahun menjabat sebagai bupati-wakil Bupati Limapuluh Kota, pasangan Irfendi Arbi- Ferizal Ridwan (Ideal) menunjukkan perkembangan yang signifikan. Buktinya, berbagai sektor di daerah ini tercatat telah menunjukan perkembangan yang menggembirakan.  Pada sektor pertanian saja, dalam kurun waktu dua tahun terakhir produksi padi dan jagung di daerah ini cukup berkontribusi menyangga ketahanan pangan nasional disamping memenuhi kebutuhan lokal.

Hal itu ditandai, dengan produksi padi yang mencapai 226.459,31 ton dengan produktivitas 4,7 ton per hektar. Untuk jagung pada tahun 2017  produksinya 25.298,21 ton dengan produktivitas 6,54 ton per hektar. Begitu pula komoditi unggulang lainnya, seperti Jeruk Siam Gunuang Omeh (Jesigo), Kakao, Manggis, dan Gambir,  telah mampu membawa petani ke arah budidaya yang lebih baik dengan muara adanya peningkatan produksi dan mutu hasil.

Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi Panen Raya Jagung

Keterangan Kepala Distanhorbun Kabupaten Limapuluh Kota Ir. Eki Haripurnama, M.Si, produksi jeruk tahun 2017 saja berkisar 12.416 ton, manggis 5.454 ton, kakao 2.393,48 ton, dan gambir 9.181,95 ton. Begitu juga bidang pendidikan. Selama duet Irfendi dan Ferizal, seluruh  sekolah di Kabupaten Limapuluh Kota telah terakreditasi dan telah memiliki sejumlah sekolah rujukan yang memenuhi standar nasional pendidikan, serta telah melaksanakan kurikulum 2013. Upaya peningkatan kualitas pendidikan itu terus dikembangkan tahun 2018 ini.

Dari segi fisik, tidak sedikit sekolah yang direhab ringan hingga berat, serta pembangunan sekolah baru. Tak kalah menggembirakannya, kini Dinas Pendidikan di daerah ini terus mengembangkan boarding school pada tingkat SMP.“Dengan adanya sistem sekolah dengan asrama ini diharapkan pendidikan kognisi, afektif dan psikomotor siswa dapat terlatih dengan lebih baik lagi,” ungkap Irfendi Arbi yang didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Limapuluh Kota Indrawati, S.Pd.

Dari sisi non fisik, sekolah-sekolah di Kabupaten Limapuluh Kota juga telah melaksanakan penguatan pendidikan karakter, melakukan pengembangan keprofesian berkelanjutan dengan melaksanakan sekolah literasi, serta menindaklanjuti program satu guru satu buku (sagusabu). Disamping gedung, sejak dua tahun belakangan Pemkab Limapuluh Kota juga fokus melengkapi buku, alat peraga, mobiler dan peralatan laboratorium laboratorium. Dalam tahun 2017, sedikitnya ada 60 sekolah yang mendapatkan tambahan sarana dan prasarana tersebut.

Menariknya, bagi Bupati Irfendi Arbi, tidak boleh ada anak miskin yang tidak sekolah karena alasan miskin. Bila berprestasi, biaya pendidikan anak miskin itu akan dijamin hingga perguruan tinggi, salahsatunya dengan memanfaatkan dana Baznas.

Sedangkan pada bidang kesehatan, selama kepemimpinannya Irfendi konsen meningkatkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat dengan membenahi bangunan pelayanan kesehatan masyarakat seperti membuat baru dan merehab sejumlah Poskesri, Pustu serta Puskesmas.

“Pembangunan dan rehab kita lakukan karena sarana dan prasarana pelayanan  kesehatan itu sudah rusak dan tidak layak lagi. Puskesmas Koto Baru Simalanggang misalnya, kita rehab berat karena bangunan yang didirikan tahun 1974 itu sudah banyak yang rusak dan sempit,” ujar Bupati Irfendi yang didampingi Kasi Alat Kesehatan Dinas Kesehatan Alde.

Masih dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan, selama kepemimpinan Irfendi berusaha menambah mobil unit ambulan, sehingga kini pada 22 Puskesmas di daerah ini sudah ada 35 ambulan.

Dengan gebrakannya di bidang kesehatan itu, tak heran Kabupaten Limapuluh Kota mampu mendulang berbagai prestasi bidang kesehatan seperti penghargaan Eliminasi Filariasis dari Menteri Kesehatan RI Nila Farid Moeloek tahun 2017, serta meraih penghargaan Swastisaba Kabupaten Sehat tahun 2017 dari Menteri Dalam Negeri, serta penghargaan lainnya.

Begitu pula pembangunan di bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Bupati Irfendi Arbi juga senantiasa berusaha melakukan  pembenahan dan pembangunan sarana dan prasarana transportasi, irigasi dan fasilitas umum lainnya di berbagai nagari. Pada tahun 2017 misalnya, sudah dianggarkan belanja langsung sekitar Rp164,4 milyar untuk penyelenggaraan urusan pekerjaan umum dan penataan ruang serta urusan pertanahan di daerah ini.

Dana sebanyak itu dialokasikan pada sembilan program yang antara lain program pembangunan jalan dan jembatan, program pembangunan saluran draenase/gorong-gorong, program rehabilitasi/ pemeliharaan jalan dan jembatan, program inspeksi kondisi jalan dan jembatan, program pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi, rawa dan jaringan pengairan lainnya.

Selain itu juga untuk program pengembangan, pengelolaan dan konservasi sungai, danau dan sumber daya air, program pengembangan kinerja pengelolaan air minum dan air limbah, program pengendalian banjir, dan program pembangunan infrastruktur perdesaan, serta program perencanaan tata ruang.

Alokasi anggaran serupa pada tahun 2016 jauh lebih besar lagi dengan total berkisar Rp202,8 milyar.Begitu pula disektor peternakan, perikanan, pelayanan, pemberdayaan masyarakat nagari dan lainnya, selama dua tahun belakangan juga menunjukan perkembangan menggembirakan. Sebut saja Nagari Gelugur Kecamatan Kapur IX, sudah puluhan tahun berharap dan menunggu jaringan listrik PLN, baru kini mimpi itu terwujud.

“Berbagai perubahan dan perolehan prestasi yang diraih daerah ini tentu tidak peroleh begitu saja. Melainkan melewati perjuangan dan kerja ekstra yang didukung niat dan tekat ikhlas mengabdi buat masyarakat,” simpul Irfendi Arbi.

SUGUHKAN PRESTASI, AWAL 2018 BOYONG SEJUMLAH PENGHARGAN

Meski baru memasuki bulan Maret, Namun bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi telah berhasil memboyong sejumlah penghargaan tingkat Nasional. Tercatat, pada awal tahun ini sudah ada berapa penghargaan yang diboyongnya ke Kabupaten Limapuluh Kota. Teranyar, baru-baru ini, Bupati Limapuluh Kota H Irfendi Arbi meraih penghargaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terbaik tahun 2018.

Penghargaan BPBD terbaik 2 Nasional Wilayah 3 tingkat kabupaten/kota itu diserahkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei pada acara Rapat Kerja Nasional Penanggulangan Bencana 2018 di Nusa Dua Convention Center, Badung, Bali,.

Prestasi bergengsi itu raih Kabupaten Limapuluh Kota, atas pelaksanaan penanggulangan bencana tahun 2017 dan rencana kerja tahun 2018 yang dinilai telah terlaksana dengan baik. Apalagi, selama ini setiap kali ada kejadian bencana, kepala daerahnya senantiasa turun langsung ke lapangan memimpin penanganan bencana tersebut.

Selain mendapatkan piagam penghargaan BPBD terbaik satu-satunya dari Provinsi Sumatera Barat, Kabupaten Limapuluh Kota juga mendapatkan kepercayaan dari BNPB untuk melaksanakan kegiatan pelatihan sekolah gunung.

Sebelumnya, Irfendi Arbi juga mendapatkan predikat bupati pembina terbaik dalam penggunaan dana desa tahun 2017 . Penghargaan dari Menteri Dalam Negeri, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat tahun 2018 itu diserahkan langsung Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo dalam acara Sarasehan Wali Nagari/Kepala Desa se-Sumatera Barat dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2018 di Kyriad Bumi Minang di Padang.

Penghargaan lainnya, Irfendi juga berhasil memperoleh penghargaan dari Badan Penyelenggara Jaminan  Sosial (BPJS) Kesehatan atas dukungannya mewujudkan program Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Limapuluh Kota.

Apresiasi BPJS tersebut diserahkan PPS Kepala BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh Asfurina, SKM, AAAK didampingi Kepala Kabupaten Limapuluh Kota Ina Mutia Farina atas nama Direktur BPJS Kesehatan Fachmi Idris kepada Irfendi Arbi usai acara penandatangan sekaligus Launching Nagari Taram sebagai Desa Swadaya Jaminan Kesehatan Nasional (Swa-JKN) Dalam Upaya Mencapai Cakupan Semesta Program JKN-Kartu Indonesia Sehat (KIS) tahun 2019 di Kabupaten Limapuluh Kota bertempat di halaman kantor Wali Nagari Taram.

Pada awal tahun lalu, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota mendapatkan kado manis pada peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-72. Betapa tidak, pada HUT Kemanag itu bupati setempat, Irfendi Arbi diberi penghargaan dari Kementrian Agama RI melalui kantor kementrian agama Kabupaten Limapuluh Kota. Irfendi diganjar penghargaan, atas dukungannya pada kegiatan peringatan HAB ke 72 Tahun 2018.

Bupati Limapuluh Kota, Irfendi arbi mengapresiasi ketika di wawancarai  mengaku bersyukur dan berterimakasih atas perolehan penghargaan tersebut. Ia berharap, prestasi itu dijadikan motivasi untuk bekerja lebih baik lagi

“Yang pasti, sejumlah penghargaan yang diraih adalah kerja keras bersama, penghargaan tersebut mampu menjadi pelecut motivasi agar BPBD di daerah ini mampu meningkatkan kinerja di bidang penanggulangan bencana yang lebih baik lagi ke depannya.  Terlebih dalam hal koordinasi, kolaborasi, dan kerja sama dengan berbagai pihak dalam penanggulangan bencana di Luak Limopuluah ini,”ujarnya.(est)