KPRI Handayani Berhasil Tingkatkan Modal Sendiri

0
128

LIMAPULUH KOTA, dekadepos,com-
Koperasi Pegawai Repuplik Indonesia (KPRI) Hadayani Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, berhasil meningkatkan modal sendiri. Tahun buku 2016 modal sendiri koperasi tersebut mencapai Rp 5.055.772.221,52. Sedangkan tahun buku 2107 meningkat menjadi Rp5.445.66.618,59 atau naik sebesar Rp389.834.397,07.

Sejalan dengan itu, Sisa Hasil Usaha (SHU) juga mengalami peningkatan yang berarti, tahun 2016 total pendapatan KPRI Handayani sebesar Rp1,148.900.513,46 sedangkan pengeluaran termasuk pajak sebesar Rp1.055.692.904,36 sehingga SHU yang diraih mencapai Rp52.166.437,46.

Sementara untuk rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2017, ternyata pendapatan KPRI Handayani, kecamatan Payakumbuh, mencapai Rp1.015.678.497,60. Sedangkan pengeluaran termasuk pajak mencapai Rp919.132.901,00 maka SHU yang diperoleh sebesar Rp33.207.959,14 atau naik 63,66 persen.

Ketua KPRI Handayani Kecamatan Payakumbuh, Zulkamalis, S.Pd menyampaikan hal itu dalam laporan Pertanggungjawaban pengurus, pengawas tahun buku 2017 serta rencana kerja dan rencana anggaran tahun buku 2018, di SDN 03 Koto Baru Simalanggang, baru baru ini.

Menurut Zurkamalis yang didampingi Sekretaris KPRI Handayani, Yasnawati, S.Pd, jumlah anggota koperasi saat ini sebanyak 260 orang dengan simpanan wajib anggota dan simpanan lain mencapai Rp5,4 miliar lebih. Koperaasi tersebut sudah mampu menyalurkan kredit kepada anggotanya yang terdiri dari PNS dari 29 SDN di Kecamatan Payakumbuh dan dua UPT serta perorangan sebesar Rp9,3 miliar lebih.

“Bagi Organisasi Koperasi, Simpan Pinjam Anggota, merupakan modal utama untuk perkembangan koperasi kita yang terdiri dari simpanan pokok, simpanan wajib dan simpanan sukarela. Simpanan pokok mencapai Rp13 juta lebih, simpanan wajib Rp2 miliar lebih, simpanan wajib usaha Rp1,2 miliar lebih dan simpanan sukarela Rp16 juta lebih,”ulas Zurkamalis.

Menurut dia, pengurus sudah melaksanakan tugasnya dengan baik, sehingga mampu meraih sejumlah penghargaan dari PKPRI Sumbar diantaranya, harapan 1 koperasi berprestasi Sumbar tahun buku 2014, juara II Koperasi berprestasi Sumbar tahun 2015, juara II bidang yang sama tahun 2016, penghargaan sebagai koperasi berprestasi berpotensi tingkat Sumbar tahun 2016, penghargaan koperasi terdisiplin I tingkat Sumbar dan penghargaan pengelolla KKSP atau USP terbaik III tingkat LLimapuluh Kota tahun 2017.

Dikatakan, penyaluran kredit kepada untuk tahun buku 2017 mencapai 7.641.410.970,00. Sementara besar pinjaman kepada anggota maksimal Rp66 juta dalam jangka waktu 72 bulan. Sedangkan pnjaman kkhusus maksimal sebesarRp150 juta, diangsur dalam jangka waktu 120 bulan. sebut Zulkamalis.

Rencana kerja tahun 2018 meningkatkan modal melalui kenaikan simpanan wajib dari Rp100 ribu menjadi Rp125 ribu/anggota per bulan, mengajak anggota meningkatkan tabungan sukarela dan tabungan mandiri serta mengembangkan usaha KPRI Handayani. Selain itu pinjaman kepada pihak ketiga melalui PKPRI Sumbar dan BKE atau BUMN yang meungkinkan bila permohonan anggota mendapatkan kredit tidak terlayani. (Cdn)