Kunjungi 50 Kota, Menteri ESDM : Targetkan Seluruh Desa Dialiri Listrik

0
66

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi menyambut baik kebijakan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Ignasius Jonan, yang mengatakan pemerintah kedepan menargetkan seluruh desa di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mendapat aliran listrik. Menurut Bupati, dengan adanya pasokan aliran listrik untuk daerah yang masih belum dialiri ini nantinya, akan membantu pembangunan daerah itu sendiri, terutama bagi Nagari-nagari tertinggal di Sumbar. “Kita sambut baik dan epresiasi menteri ESDM menargetkan peningkatan aliran listrik di Sumbar, ini akan membantu daerah dalam pembangunan desa tertinggal, termasuk di Kabupaten Limapuluh Kota,” ujar Bupati kepada wartawan, usai Rapat Koordinasi Pembangunan Infrastruktur Sektor ESDM Provinsi Sumatera Barat di Balai Sidang Bung Hatta, Bukittinggi, kemarin.

Diakui Bupati, saat ini masih ada beberapa Nagari di Kabupaten Limapuluh yang masih belum dialiri listrik, salah satunya di Nagari Galuguah, Kecamatan Kapur IX yang saat ini sedang digenjot pembangunannya.

Untuk itu, Irfendi Arbi berharap pada tahun 2018 nanti, Nagari Galuguah telah bisa dialiri aliran listrik, sehingga Nagari ini tidak lagi tertinggal dari Nagari-nagari lainnya di Kabupaten Limapuluh Kota. ” Melalui target kementrian ESDM ini kita harap, 2018 masyarakat Galuguah sudah bisa menikmati aliran listrik,”sebutnya.

Sebelumnya, Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesra Sumbar, Syafruddin selaku pembuka rakor mengatakan, listrik yang mengaliri desa-desa di Sumatera Barat pada tahun 2016 mencapai 92,36%. Dan pada tahun 2017 ini ditargetkan menjadi 97,2% desa yang sudah teraliri listrik. Sehingga nantinya tahun 2017 hanya tinggal 2,8% yang belum teraliri listrik. Terkait hal itu, Mentri  ESDM, Ignasius Jonan mengatakan saat ini Pemerintah pusat tengah fokus membangun pelayanan yang langsung menyentuh masyarakat. ” Salah satunya, penargetan seluruh desa dapat teraliri listrik. Targetnya, pada tahun 2025 di Indonesia tidak ada lagi daerah yang tidak dilairi listrik”ujarnya.

Untuk itu, dirinya meminta kepada daerah fokus mengutamakan energi yang ada,diantaranya energi terbarukan. ” Sumbar harus mempertahankan daya pasok energi, seluruh daerah harus fokus pada energi primer yang dimiliki masing-masing daerah”ujarnya.

Dikatakannya, saat ini banyak potensi listrik yang bisa dikembangkan, seperti tenaga air, pembangkit dengan bahan nabati, tenaga surya, biogas, tenaga angin dan tenaga sampah. ” Sayangnya, potensi-potensi ini belum digarap sungguh-sungguh dan konsisten. Sehingga diakui bahwa masih banyak masyarakat di kawasan perdesaan yang belum mendapatkan pelayanan listrik dengan baik”ujarnya.

Menurutnya, saat ini pemerintah akan melaksanakan percepatan penyediaan tenaga listrik dalam jumlah yang cukup, kualitas yang baik, dan harga yang wajar bagi masyarakat yang berada di perdesaan belum berkembang, perdesaan terpencil, perdesaan perbatasan, dan pulau kecil berpenduduk yang belum mendapat penyediaan tenaga listrik. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here