Kunjungi Korban Bencana di 50 Kota, Menteri Bakal Berikan JADUP

0
21

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa saat mendatangi korban bencana alam di Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota, terharu dan meneteskan air mata saat melihat kondisi warga dan ahli waris korban meninggal dunia dalam musibah banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Limapuluh Kota. Kedatangan Mensos ke Posko tanggap darurat penanggulangan bencana alam di Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kamis (9/3) sekitar Pukul 15.30 Wib, selain ingin melihat secara dekat kondisi daerah dan warga Kabupaten Limapuluh Kota yang terkena bencana banjir dan longsor, sekaligus menyerahkan bantuan satu unit tengki air bersih secara simbolis kepada Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi untuk keperluan korban bencana alam banjir dan longsor. Tengki seharga Rp 300 juta itu, diyakini dapat membantu masyarakat dalam mencukupi kebutuhan terhadap air bersih.

Selain itu Mensos juga menyerahkan dana santunan kepada korban longsor masing-masing untuk meninggal dunia Rp 15 juta dan luka-luka Rp 5 juta. Kemudian juga memberikan santunan jaminan hidup (Jadup) senilai Rp 90 ribu perhari bagi korban banjir selama 10 hari perjiwa. Total bantuan tanggap darurat bencana alam banjir dan longsor di Kabupaten Limapuluh Kota yang disersahkan Mensos senilai Rp 1.050.000.000 (satu miliar limapuluh juta)
Menteri Sosial meminta kepada Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi, untuk segera menyiapkan data korban banjir di Limapuluh Kota. Sehingga berdasarkan data itu mensos akan menyalurkan bantuan Rp 90 ribu perhari untuk setiap orang terdampak banjir. “ Selesai tahap tanggap darurat, biasanya bantuan tanggap darurat segera akan direalisasikan,” sebut Khafifah Indar Parawansa.
SAM_6680

Pada kesempatan itu Mensos Khafifah Indar Parawansa mengucapkan belasungkawa kepada korban yang meninggal dunia akibat tertimbun tanah longsor. “ Semoga keluarga yang ditinggalkan tabah menghadapi cobaan ini, karena Allah sedang menguji umatnya,” sebut Khafifah Indar Parawansa dengan suara serak. Khafifah Indar Parawansa juga mengatakan, dia secara langsung telah melihat kondisi alam yang terkena bencana, utamanya kawasan longsor yang berada di jalan Negara Sumbar-Riau di Kecamatan Pangkalan yang memang memiliki potensi longsor tinnggi, disampimg ada pula kondisinya yang menahun, sehingga memang dibutuhkan solusi efetif karena potensi longsornya memang sepanjang jalan.

“ Saya sudah SMS an dengan Pak Menteri PU soal kondisi tanah longor yang terjadi di jalan negara Sumbar Riau ini. Pak Menteri PU berjanji akan menyikapi dan Insya Allah dalam 2 hari ini akan datang pihak Kementrian PU untuk melihat kondisi ini,” sebut Khafifah Indar Parawansa.

Sebelumnya, Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi melaporkan kepada Mensos Khafifah Indar Parawansa, bahwa bencana alam yang terjadi di kabupaten Limapuluh Kota mencapai 8 Kecamatan. Dari 8 kecepatan tersebut, Kecamatan Pangkalan dan Kecamatan Kapur XI yang paling parah dan perlu penangganan serius karena telah mendatangkan kerugian cukup besar. Sebelum mengakhiri kunjungannya ke Kabupaten Limapuluh, Mensos Khafifah Indar Parawansa, menyempatkan diri untuk berhenti di jembatan play over kelok 9. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here