Kunjungi Lapas Payakumbuh, Kakanwil Kemenkumham : Tidak Benar Narkoba Dikendalikan dari dalam Lapas

0
21

Payakumbuh, Dekadepos.com

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) Propinsi Sumatera Barat, Dwi Prasetyo Santoso, menegaskan jika peredaran narkoba tidak benar dikendalikan dari Lembaga Pemasyarakatan. Pihak-pihak yang menyebut peredaran narkoba dikendalikan narapidana dari Lapas untuk bisa membuktikannya.

Dia menyebut, selama peredaran narkoba masih belum bersih di luar Lapas, maka narkoba bisa masuk keberbagai tempat, tidak terkecuali Lembaga Pemasyarakatan. Bahkan, bisa saja dibawa orang-orang tidak bertangungjawab, atau dilempar masuk kedalam Lapas dari luar.

5 6

“Tidak benar jika dari dalam Lapas dikendalikan peredaran Narkoba. Buktikan dulu, kalau peredaran narkoba di luar masih banyak maka narkoba bisa saja masuk keberbagai tempat, dengan berbagai cara, bisa saja dilempar masuk dalam Lapas oleh orang-orang tidak dikenal,” jelas Kakanwil Kemenkum HAM, Dwi Prasetya Santoso, ketika melakukan kunjungan kerja keLapas Kelas II B Payakumbuh, didampingi Kadiv Yankum HAM, Suparno serta Humas Kakanwil, Senin sore (23/1) sore.

Jika terbukti, sebut Kakanwil Kemenkum HAM, akan ditindak tegas. Bahkan dirinya meminta kepada semua Kalapas dan Sipir untuk terus meningkatkan pengawasan dan penjagaan terhadap hal-hal mencurigakan masuk Lapas.

Dia juga menyebut, jika ada petugas Lapas tertangkap mengkonsumsi atau mengedarkan narkoba di luar Lapas, itu tidak lagi jadi tanggungjawabnya. Namun, sepanjang dalam lembaga pemasyarakatan, dia menyebut jika benar akan ditindak tegas. “Kalau di luar Lapas ada anggota kita menggunakan narkoba itu sudah jadi tanggungjawabnya sendiri, tapi saya pastikan jika anggota kita tidak ada yang bermain-main dengan narkoba di Lapas,” sebutnya.

Disampaikannya, saat ini kondisi Lembaga Pemasyarakatan di Sumatera Barat, sudah over kapasitas. Dan memang didominasi oleh Napi dengan kasus narkoba. Untuk itu, pembinaan terhadap Napi mengedepankan pembinaan dengan berbagai bentuk seperti memberikan skil keterampilan.
Mantan Kakanwil Jambi ini juga akan terus mengawasi setiap Lapas, terutama meningkatkan pembinaan kepada masyarakat Lapas. Sehingga ketika Napi bebas dari hukuman mampu merubah diri dengan ilmu dan keterampilan yang diperolehnya selama menjalani hukuman di Lembaga pemasyarakatan. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here