‘Kusuik Bulu Ayam’ antara Irfendi Arbi dengan Ferizal Ridwan Diselesaikan Gubernur

0
102

 

Limapuluh Kota, dekadepos.com –

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno di istana Gubernur di Padang, Senin (10/7) kepada sejumlah wartawan mengatakan bahwa, pihaknya tengah menyelesaikan dua pasang Kepala Daerah yang saat ini hubungannya tidak harmonis.

Adapun kedua Kepala Daerah yang sedang tidak akur saat ini persoalannya tengah ditangani tim khusus harmonisasi Pemprov Sumbar itu adalah Walikota dan Wakil Walikota Padang Panjang Hendri Arnis dan Mawardi serta Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi-Ferizal Ridwan.

“ Tim tim khusus harmonisasi sudah mulai bekerja dan kedua kepada daerah yang sedang tidak harmonis itu sudah dipanggil,” sebut Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno.

Diakui Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, khusus untuk Walikota dan Wakil Walikota Padang Panjang Hendri Arnis dan Mawardi, masalahnya sudah hampir selesai. Namun untuk masalah Bupati dan wakil Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi-Ferizal Ridwan penyelesaiannya sedang berjalan.

Kusuik Bulu Ayam

Menyikapi telah ditanganinya kasus ‘perang dingin’ antara Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi-Ferizal Ridwan, oleh tim khusus harmonisasi Pemprov Sumbar, mendapat dukungan positif dari masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota.

“ Adanya niat baik Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, menyelesaikan sengkarut hubungan antara Bupati Irfendi Arbi dengan Wakil Bupati Ferizal Ridwan, pantas diberi apresiasi. Pasalnya, jika hubungan tidak harmonis antara antara Bupati Irfendi Arbi dengan Wakil Bupati Ferizal Ridwan dibiarkan berlarut-larut, akan berdampak kepada pembangunan daerah,” sebut tokoh masyarakat Guguak, Am Neok.

Sementara itu, SH,Dt.Bagindo Bosa Nan Kayo, tokoh masyarakat Akabiluru, yang juga Sekretaris Kerapadan Adat Nagari (KAN) Sarieklaweh mengatakan, sebenarnya hal ini sangat memprihatinkan sekaligus memalukan.

“Seharusnya, sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih, dia harus bergandengan tangan membangun Kabupaten Limapuluh Kota. Bukan sebaliknya dalam perjalanan harus bacokak,” ujar SH,Dt.Bagindo Bosa Nan Kayo.

Diakuinya,  adanya gonjang-ganjing ketidak harmonisan antara Bupati dan wakil Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi-Ferizal Ridwan, sudah menjadi gunjingan masyarakat di lapau-lapau. “ Malah, sudah ada masyarakat yang berani mengatakan; ini calon pemimpin yang dulu datuak ajuang-ajuangkan  (dipromosikan,red) ternyata belum cukup satu tahun sudah bacokak,”  ujar SH,Dt.Bagindo Bosa Nan Kayo.

Dikatakan, adanya keinginan Gubernur Sumbar untuk menyelesaikan ketidak harmonisan antara Bupati Irfendi Arbi dengan Wakil Bupati Ferizal Ridwan, adalah hal positif untuk kedua pihak. “Untuk itu kita minya keduanya ‘legowo’ terhadap upaya penyelesaikan yang sedang dilakukan tim harmonisasi Pemprov Sumbar,” sebut SH,Dt.Bagindo Bosa Nan Kayo.

Diharapkan SH,Dt.Bagindo Bosa Nan Kayo, jauhkanlah ego masing-masing. Mari bangkit bersama untuk membangun Kabupaten Limapuluh Kota, sesuai dengan janji politik saat Pilkada lalu. “Masih untung ketidakharmonisan antara Bupati Irfendi Arbi dengan Wakil Bupati Ferizal Ridwan, istilahnya masih kusuik-kusuik bulu ayam dan tentunya ‘paruah’ akan mampu menyelesaikannya. Namun, jika kusuik ini bak kusuik sarang tampuo, tentunya susah menyelesaikannya,” pungkas SH,Dt.Bagindo Bosa Nan Kayo.

Sementara itu, seorang tokoh masyarakat Nagari Guguak VIII Koto yang bermukim di Bandung kini menjabat sebagai Kepala Oditur Meliter Bandung, Kolonel Yon Suhaimi, SH, yang juga penasehat Gonjong Limo Bandung menyarankan, kalau bisa kesalahpahaman Bupati dengan Wakil Bupati ini diselesaikan dengan cara musyawarah.

“Duduklah satu meja, bawa berunding dengan kepada dingin dan kenapa harus  bacakak, padahal jabatan Bupati dan Wakil Bupati ini adalah amanah dari masyarakat. Untuk itu, jangan kecewakan masyarakat yang telah memberikan kepercayaan, ” Kolonel Yon Suhaimi, SH.

Kolonel Yon Suhaimi, SH, juga mengatakan, kalau yang dipacokakan itu masalah wewewang dan pembagian tugas, sudah ada aturan yang menjadi pedoman. Artinya, tugas Bupati bagian keluar, sedangkan tugas Wakil Bupati adalah ke dalam mengurus staf. “Intinya, bagilah tugas sesuai tupoksi masing-masing,” sebut Kolonel Yon Suhaimi, SH.

Sementara itu, Irwanto, putra Piobang yang menjabat sebagai Wakil Ketua Gonjong Limo Pekanbrau, ketika diminta komentarnya terkait kisruh yang melanda Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota mengaku prihatin atas kondisi itu.

“ Kita kan sudah babaliak ka nagari, kenapa tidak pernah mencoba menyeleaikan masalah ini secara musyawarah melihatkan elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota, “ sebut Irwanto.

Karena jabatan Bupati dan Wakil Bupati itu diangkat secara bersama-sama oleh masyarakat, maka tidak ada salahnya semua elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota terlibat menyelesaikan masyarakat ini. “  Secara individu Irfendi Arbi dan Ferizal Ridwan silahkan bacakak. Tapi sebagai Bupati dan Wakil Bupati yang dipilih oleh rakyat janganlah berantam, karena akan merugikan daerah dan masyarakat. Malu kita, “ pungkas Irwanto. (esha tegar)

 

        

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here