Lagi Nunggu “Pasien“, Dua Pria ini Diciduk Tim Gabungan

0
38

Payakumbuh, Dekadepos.com

Penangkapan demi penangkapan terhadap Bandar/Pengedar/Pemakai maupun Kurir Narkoba yang dilakukan oleh Pihak Kepolisian seakan tidak pernah membuat jera masyarakat untuk bergelut dalam bisnis Haram Narkoba. Buktinya, baru-baru ini tim gabungan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Payakumbuh dan Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Payakumbuh kembali membekuk empat orang pengedar/bandar/pemakai Narkoba jenis sabu-sabu.

Penangkapan tersebut kian menambah daftar panjang bahwa bisnis Narkoba telah masuk kesemua lini lapisan masyarakat. Keempat tersangka, dibekuk ditiga tempat berbeda di Wilayah Hukum Polres Payakumbuh. Penangkapan pertama dilakukan Polisi terhadap tersangka AP (32) warga Kelurahan Tanjuang Pauah Kecamatan Payakumbuh Barat pada Selasa (13/6) sekitar pukul 17.45 Wib.

Dari penangkapan itu, Tim Gabungan mengamankan 1 paket kecil Sabu-sabu siap edar yang disimpan dalam lipatan baju di lemari kain. Kepada petugas, tersangka mengelak bahwa barang haram itu miliknya. Ia hanya mengakui sebuah tutup botol minuman yang digunakan sebagai alat hisap Narkoba. Dari pengakuan tersangka, ia memang mengkonsumsi Narkoba, barang haram kerap ia dapatkan dari seorang pria bernama S panggilan Ateng (45). Dari keterangan itu, Tim gabungan yang dipimpin langsung Kepala BNNK, AKBP. Firdaus bergerak cepat ke lokasi kediaman Ateng di sebuah Bengkel Las di Kelurahan Padang Tinggi, karena tidak menduga akan dibekuk, tersangka dan sejumlah pekerjanya dengan mudah diamankan. Meski tidak menemukan Narkoba dan hanya menemukan tutup botol (bong/alat hisap Narkoba.red), tim gabungan menggiring Ateng karena merupakan penyuplai sabu-sabu kepada tersangka AP.

Tak sampai disana, dari pengakuan tersangka Ateng, ia menyebut membeli barang haram itu dari Bandar Barulak Kabupaten Tanah Datar berinisial AG. Hingga Polisi melakukan pancingan untuk melakukan transaksi. Karena tidak menduga tersangka Ateng telah ditangkap, AG menyanggangupi untuk bertransaksi, ia juga menyebut tengah berada di Pusat Kota Payakumbuh. Dari informasi itu, tim gabungan dengan mudah membekuk tersangka AG dengan seorang rekannya berinisial AH (45). Penangkapan disebuah tempat makan di pusat Kota itu sempat mengejutkan pengunjung pasar. sebab pengunjung tidak menduga kedua pria tersebut tengah menunggu “pasien” (pembeli/pemakai narkoba.red).

“ Para tersangka kita bekuk dalam Operasi Bersinar tahun 2017. Sebelumnya kita juga mengamankan sejumlah orang di Kelurahan Ibuah yang diduga menyimpan Narkoba. Namun setelah kita lakukan penggeledahan, tidak ditemukan Narkoba jenis apapun, sehingga mereka kita pulangkan. Dari kelurahan ibuah, Tim Gabungan bergerak ke Kelurahan Tanjung Pauah dan Kelurahan Piliang Padan Tinggi dan berhasil mengamankan dua tersangka dengan barang bukti 1 paket Narkoba. Dari pengakuan keduanya, diketahui barang haram itu dibeli dari bandar Barulak. Hingga kemudian sang bandar juga kita bekuk saat makan sate di Pusat Kota Payakumbuh”. Sebut AKBP. Fidaus didampingi Kapolres Payakumbuh, AKBP. Kuswoto dan Kasatresnarkoba, Iptu. Hendri Has serta Kanit Narkoba, Aiptu. Ardiyanto, Rabu sore (14/6).

Hingga kini, keempat tersangka masih diamankan di Mapolres Payakumbuh untuk penyelidikan lebih lanjut. AKBP. Firdaus juga menghimbau para pencandu Narkoba/korban penyelahgunaan Narkoba untuk segera melapor ke BNN / IPWL jika ingin sembuh dan tidak ditangkap. “ Kita himbau korban penyalah-gunaan Narkoba untuk segera melapor sebelum ditangkap. Selain itu, kepada masyarakat kita terus ajak untuk semakin peduli terhadap lingkungan, sehingga penyalah-gunaan Narkoba dapat ditekan’. Sebutnya. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here