Lagi Nunggu Pelanggan, 5 Waria Dijaring Tim 7

0
69

Payakumbuh, Dekadepos.com

Selama Ramadahan, Tim Penegak Peraturan Daerah (Perda) Kota Payakumbuh yang tergabung dalam Tim 7 Kota kian meningkatkan Razia Pemberantasan Penyakit Masyarakat (Pekat). Baru-baru ini, pada Rabu (14/6) sekitar Pukul 02.30 Wib mengamankan Lima orang waria saat asyik Mejeng/menunggu pelanggannya di GOR Kubu Gadang Kecamatan Payakumbuh Utara Kota Payakumbuh.

Kelimanya lalu digelandang kemarkas POl PP Kota Payakumbuh di Kantor Balai Kota Baru di eks. Lapangan Sepakbola Kapten Tantawi Kelurahan Bunian untuk penyidikan lebih lanjut sebelum dipulangkan kembali. “Dari razia pekat yang kita lakukan dari Rabu-Kamis pagi, kita amankan 5 orang waria sedang Mejeng di GOR Kubu Gadang. Mereka kita bawa ke-markas Pol PP untuk penyidikan dan setelah menekan surat perjanjian baru kita pulangkan kembali,” sebut Kasat Pol-PP, Devitra didampingi Kasi OP Atrimon dan Kasi PPD Erizon, Kamis (15/6) kepada wartawan.

Disampaikannya, dari Lima waria itu 3 orang diantaranya berasal dari Kabupaten Limapuluh Kota dan 2 orang dari Kota Payakumbuh. Selain itu tim juga menemukan sepasang suami isteri yang mengaku sudah kawin siri dalam satu kamar di salah satu Wisma di Kota Payakumbuh berinisial HF. ” Selain waria, Kita juga mengamankan sepasang suami isteri yang mengaku sudah kawin siri. Kemudian kita bawa ke kantor untuk penyidikan lebih lanjut sebelum diperbolehkan pulang,” tambahnya.

Selain itu Tim 7 juga melakukan razia ketempat Karaoke, Hotel, Rumah Bilyar dan penjualan miras. Mengingat menjelang lebaran ini kuat dugaan tingkat pelanggaran perda meningkat. “Kita terus meningkatkan razia, jadi kita perang dengan maksiat. Mulai dari tempat karaoke hingga waria kita tertipkan, awasi,” jelasnya.
Pergerakan Tim 7 mulai Pukul 23.30 Wib dan berakhir Pukul 04.00 dinihari pada Kamis kemarin, berbagai tempat didatangi tim penegak perda. Tim Mengawali razia di sejumlah Kedai miras di kawasan pasar Ibuah, daya bangun yang disinyalir menyediakan barang haram itu.

“Kemudian kita juga melakukan razia di batas Kota Ngalau Indah, Talang dan Padang Sikabu. Dan dari 9 lokasi yang dicurigai menjual miras itu saat kita tiba semuanya sudah tutup. Ini mungkin dampak dari kita yang sering melakukan razia, bahkan ada berkas yang sudah dinaikan hingga ke pengadilan,” sebut Davitra.

Tim juga melakukan razia di Emstu di Lokasi Parkiran Basemen Ramayana sekitar Pukul 01.00 Wib. Namun, saat tim tiba dilokasi itu tim mendapati kafe itu sudah tutup. “Tim menemukan pada pintu masuk karaoke pemberitahuan kepada pengunjung jadwal buka dari jam 10.00 pagi sampai jam 12.00 malam, dan pengumuman ini sudah sesuai dengan izin yang diberikan,” jelasnya. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here