Lagi Transaksi Ganja, Mamet Diciduk Polisi

0
31

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Seorang pengedar narkotika jenis ganja bernama Rahmad Kurniawan alias Mamet (21) ditangkap anggota Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota, Jum’at (20/1) sekira pukul 20. 00 Wib dirumahnya Jorong Siboka, Nagari Andiang, Kecamatan Suliki, Kabupaten Limapuluh Kota, ketika ia hendak melakukan transaksi ganja kering dengan pasiennya. Bersama tersangka Mamet, (21) anggota Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota juga berhasil meringkus Adrian Riko (31)  warga kelurahan Bulakan balai Kandi, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh  dan Aprizal (29) warga Joromg Harau, Nagari Harau, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota sedang terlibat transaksi barang haram tersebut.

Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Bagus Suropratomo melalui kasat Resnarkoba Iptu Zul Andri dan KBO Satres Narkloba Iptu Togap Silalahi,  mengatakan bahwa penangkapan dilakukan terhadap ketika ia setelah adanya informasi dari masyarakat akan ada transi narkoba jenis ganja di rumah Mamet. Atas laporan itu anggota Satnarkoba Polres Limapuluh Kota dipimpin Kasatnarkoba Iptu Zul Andri langsung bergerak ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setelah melakukan pengintaian, sekitar pukul 20.Wib anggota Satnarkoba Polres Limapuluh Kota itu berhasil menangkap ke tiga tersangka.

SAM_6323 SAM_6326

“ Ketika dilakukan penggeledahan di rumah tersangka Mamet, anggota Satnarkoba berhasil menemukan barang bukti (BB) satu paket besar ganja kering  dibungkus dengan lakban warna kuning dan satu paket besar dibungkus dengan kantong kresek  warna hitam putih, 3 paket menengah yang dibungkus dengan kertas nasi warna coklat,” sebut Iptu Zul Andri.

Ditambahkan Iptu Zul Andri, total barang haram jenis ganja kering yang berhasil disita polisi berjumlah 2,5 kg. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga tersangka pengedar dan pemakai narkoba jenis ganja itu sudah diamankan di Mapolres Limapuluh Kota untuk pengusutan lebih lanjut. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here