Lagi Warga Payakumbuh Nekad Bunuh Diri

0
380
Kompol. Russirwan, Kapolsekta Payakumbuh. (Foto : Tribratanews Sumbar)

Payakumbuh, Dekadepos.com

Untuk kesekian kalinya peristiwa Gantung diri kembali terjadi di Wilayah Hukum Polres Payakumbuh, seorang pria yang diketahui bernama Sotra Mainaldo (27) warga Kelurahan Parambahan Kecamatan Lampasi Tigo Nagari (Latina) nekad mengakhiri hidup dengan cara gantung diri menggunakan seutas tali disebuah pohon dibelakang rumahnya.

Peristiwa tersebut terjadi Selasa 10 April 2018 sekitar pukul 22.30 Wib, dari informasi yang berhasil dihimpun, aksi tersebut diduga dilakukan Sotra karena tidak kuat menanggung beban masalah keluarga. Jasad korban yang tergantung di pohon Alpukat itu pertama kali ditemukan ayah kandungya bernama Basri (60). Sebelumnya, setelah makan malam dan sholat Isya, korban berpamitan hendak pergi kebelakang rumah, namun kepada sang ayah, ia tidak  menyebutkan apa tujuan kebelakang rumah tersebut.

Baca juga : http://www.dekadepos.com/tragis-ibu-muda-akhiri-hidup-dengan-kabel-strika/

Hingga pukul 22.00 Wib, Sotra tak kunjung kembali. Sehingga ayahnya mulai melakukan pencaharian saat Basri mencari korban kebelakan rumah jasad korban ditemukan tergantung dalam kondisi tidak bernyawa. Atas kejadian itu, Basri memberitahu kejadian kepada adik Korban Parni Maidarli (18), kemudian keduanya menurunkan korban dan membawa korban kedalam rumah. Setelah itu, informasi meninggalnya korban dengan cara gantung diri terdengar sampai ketetangga dan masyarakat  Kelurahan Parambahan, dan berdatangan kerumah korban.

Kapolres Payakumbuh, AKBP. Endrasetiawan,S melalui Kapolsekta Payakumbuh, Kompol. Russirwan membenarkan adanya seorang warga Payakumbuh yang diduga melakukan aksi bunuh diri.

“Memang benar ada seorang warga ditemukan gantung diri dengan seutas tali dibelakang rumahnya oleh ayahnya sendiri. Setelah kita lakukan penyelidikan diketahui korban murni gantung diri. Dan pihak kelurga juga tidak mau untuk melakukan visum, dan telah mengiklaskan,” sebut Kapolres Payakumbuh, AKBP Endrasetiawan,S melalui Kapolsekta Payakumbuh, Kompol Russirwan, Rabu 11 April 2018.

Kompol. Russirwan juga menambahkan, Secara fisik korban tidak memiliki riwayat penyakit apapun, Polisi juga masih mencari tahu apa penyebab pasti korban nekat gantung diri. (Est)