Lakukan Penertiban, Pemko Jangan Tebang Pilih

0
27

Payakumbuh, Dekadepos.com

Menyusul disegel dan ditertibkannya dua buah tempat hiburan malam yakni kafe Cinta Fitri dan Q’Mo Resto dan Karaoke yang berada di Kelurahan Talang dan jalan Imam Bonjol, Kelurahan Padang Tinggi, Kecamatan Payakumbuh Barat oleh Pemko Payakumbuh, mendapat perhatian dan dukunngan positif dari sejumlah kalangan.

“ Kita harap penutupan dan penertiban tempat-tempat hiburan malam tersebut tidak tebang pilih. Pasalnya, hasil pengamatan masih ada kafe-kafe atau tempat hiburan malam yang beroperasi di Kota Payakumbuh diduga melanggar aturan tidak memiliki izin dan berbau maksiat,” ujar seorang pengamat hiburan malam Yudilfan Habib berkomentar.

Dikatakannya, jika Pemko Payakumbuh serius menegakan Peraturan Daerah (Perda) sesuai dengan persyaratan yang telah diatur dalam Perda Nomor 2 Tahun 2014 tentang pemberian izin gangguan, seharusnya penyegelan dan penutupan tempat hiburan malam itu tidak berhenti sampai di kafe Cinta Fitri dan Q’Mo Resto dan Karaoke saja. Pasalnya, disinyalir ada tempat-tempat hiburan malam di Kota Payakumbuh yang menimbulkan keresahan dan menganggu izin lingkungan termasuk juga menggangu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) disekitarnya.

Saat turun melakukan penyegelan dan menutup paksa dua tempat hiburan malam tak berizin, Sekda Kota Payakumbuh, Benny Warlis, mengakui bahwa saat ini tercatat 50 buah kafe beroperasi di Kota Payakumbuh. Namun dari 50 buah kafe yang beroperasi itu hanya yang mengantongi izin sebanyak 14 buah kafe.

Benny Warlis menegaskan, pihaknya akan menyegel kafe-kafe yang tidak memiliki izin tersebut, apalagi keberadaannya sebagai tempat maksiat dan menimbulkan keresahan ditengah masyarakat. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here