Limamira Gelar Aksi Tolak Surat Edaran Gubernur

0
73

Padang, Dekadepos.com

Lingkar Mahasiswa Minangkabau Raya (LIMAMIRA) melakukan aksi penolakan terhadap Surat Edaran Gubernur Sumbar No. 521.1/1984/Distanhorbun/2017. Aksi dimulai dengan titik kumpul di area GOR H. Agus Salim Padang 20/4 kemudian dilanjutkan ke kantor Gubernur Sumbar dengan berjalan kaki.

Dalam orasinya, mahasisiwa menuntut Gubernur Sumbar mencabut SE tersebut, menuntut pemerintah untuk lebih memperhatikan dan menyelesaikan permasalahan-permasalahan pertanian lainnya, menuntut agar jajaran pemerintah eksekutif, legislatif, kepolisian dan termasuk pihak militer untuk menjamin hak kebebasan berpendapat, berkespresi yang telah di atur Undang-Undang, menuntut pemerintah ataupun pihak terkait khususnya Polresta Kota Padang untuk mencabut status tahanan kota terhadap aktivis mahasiswa yang di tangkap selasa 11 April 2017, Apabila apirasi kali ini tidak di indahkan oleh pihak pemerintah, maka LIMAMIRA akan melakukan aksi lanjutan yang didukung oleh masa yang lebih banyak.

2 3

“Gubernur Sumbar sedang memimpin RapatĀ  sehingga tidak bisa menemui masa”. ungkap Zul Aliman (Kasatpol PP Sumbar) sembari menenangkan dan bernegosiasi dengan masa.

Setelah dibantu oleh pihak kepolisian dan satpol PP dalam bernegosiasi, Asisten II Pemerintah Provinsi Sumatera Barat Ir. Syafruddin menemui masa dan menyatakan bahwa tidak ada kewenangan pemerintah untuk melakukan pemaksaan terhadap masyarakat, dan ia menjamin bahwa SE tersebut tidak akan menjadi Peraturan Gubernur.
Sempat terjadi ketegangan antara masa dengan satpol PP, dikarenakan masa tetap ingin menemui Gubernur tidak melalui perwakilan, melainkan secara bersama-sama menyampaikan aspirasinya kepada Gubernur Sumbar. (Ari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here