Langgar Aturan Berlalu-lintas, Puluhan Pengendara Jalani Sidang Ditempat

0
35

Payakumbuh, Dekadepos.com

Puluhan pengendara yang melintas di depan Pos Satlantas Polres Limapuluh Kota di kawasan Ibukota Kabupaten (IKK) di Sarilamak Kecamatan Harau terjaring Operasi Patuh yang digelar Unit Satlantas Polres Limapuluh Kota sejak beberapa hari lalu.

Mereka yang terjaring karena tidak mematuhi peraturan berlaluilntas dikenakan sanksi tilang, sebagian besarnya menjalani sidang ditempat oleh tim setelah mereka ditilang Petugas. Sidang ditempat tersebut digelar di Samping Pos Lantas yang berada di samping Mapolsek Harau pada Rabu siang 9 Mei 2018. Selain pengendara roda dua, mereka yang ditilang petugas juga pengendara roda empat. Pelanggaran yang dilakukan oleh puluhan pengendara yang melintas tersebut diantarannya tidak memiliki SIM, tidak membawa STNK, SIM Mati serta tidak menggunakan helm. Sementara untuk pengendara roda empat yang ditilang oleh petugas karena sebagian besarnya tidak menggunakan Safety Belt/Sabuk Pengaman saat mengemudikan kendaraannya.

Mereka yang dijaring dan ditilang oleh petugas Satlantas yang langsung dipimpin KBO Satlantas, Iptu. Darmadi sebagaian besarnya lebih memilih mengikuti sidang ditempat, meski beberapa orang diantaranya ada yang menolak untuk mengikuti sidang ditempat.

“ Dari Operasi patuh yang kita gelar di depan Pos Lantas Polres Limapuluh Kota tadi, kita menilang puluhan pengendara roda dua maupun roda empat. Pelanggaran yang dilakukan juga beragam. Bahkan ada pengendara yang tidak memiliki SIM, tidak membawa surat-surat kendaraan.” Sebut Kapolres Limapuluh Kota, AKBP. Haris Hadis melalui Kasat Lantas, AKP. Dwi Yulianto,SH. S.Ik, KBO Satlantas, Iptu. Darmadi, Kanit Patroli, Ipda. Syafrizal Leo serta Kanit Regident, Ipda. Atmaji Sugeng Wibowo, S.Tk, Rabu sore 9 Mei 2018 usai razia.

Iptu. Darmadi juga menambahkan, sebelumnya Operasi yang sama juga digelar dibeberapa titik jalan di wilayah hukum Polres Limapuluh Kota. Dari operasi tersebut juga ditilang puluhan pengendara. Mereka yang ditilang tersebut didominasi oleh usia remaja, bahkan dari operasi tersebut petugas juga mengkandangkan kendaraan milik warga.

Sementara dari pantauan di lokasi Sidang ditempat, terlihat puluhan pengendara mengikuti persidangan layaknya sidang di Pengadilan. Dalam sidang ditempat tersebut juga menghadirkan Hakim serta Jaksa. Usai mengikuti sidang, pengendara yang ditilang langsung membayar denda kepada petugas yang juga telah berada di tempat sidang ditempat.

Sementara sejumlah pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm saat berkendara, terlihat memilih memutar karena menghindari petugas yang tengah melakukan Operasi/razia. Jumlah pengendara yang menjalani sidang ditempat mencapai 55, sementara mereka yang akan menjalani sidang di Pengadilan karena tidak membawa STNK 17 dan tidak memiliki SIM 27. (Est)