Lantik KAN Tiakar, Wawako : Pemangku Adat Harus Memainkan Peran Lebih Kuat Dalam Bentengi Generasi Muda

0
79

Payakumbuh, Dekadepos,com

Pengurus Kerapat Adat Nagari (KAN) dan Bundo Kanduang Kenagarian Tiakar Periode 2018-2023 secara resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Wakil Walikota Payakumbuh, Erwin Yunaz di Kantor KAN Balai Batimah Kanagarian Tiakar Kecamatan Payakumbuh Timur, Sabtu (3/3). Erwin melantik KAN dan Bundo Kanduang Selaku pucuk undang.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Forkopimda, Ketua LKAAM, W. Dt. Paduko Basa Marajo, MUI, Kepala OPD terkait, Camat Payakumbuh Timur, L.Kefrinasdi, Lurah dan Niniak Mamak Bundo Kanduang pemuka masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Wakil Walikota Erwin Yunaz dalam sambutannya menyampaikan, Kerapatan Adat Nagari (KAN) merupakan suatu lembaga adat Minangkabau di tingkat nagari yang bertugas sebagai pelaku dan pelestari adat dan budaya Minangkabau. “Niniak Mamak disemua tingkat bersama bundo kanduang mempunyai peran sentral dalam keluarga, kaum dan suku serta berwenang membina, mengayomi dan mengadili masalah adat secara otonom, sebagaimana diterima secara turun temurun, “ungkap Wawako Erwin.

Wawako juga menyampaikan, Pemerintah Kota Payakumbuh senantiasa melakukan koordinasi dan melibatkan para tokoh adat dalam menyusun dan melaksanakan program pembangunan di Kota Payakumbuh. “Pemerintah daerah terus melakukan upaya-upaya dalam rangka mendukung fungsi kelembagaan adat dalam memenuhi kepentingan masyarakat dan berupaya senantiasa berkoordinasi dalam mensukseskan pembangunan serta penguatan KAN, “kata Wawako Erwin.

Wawako juga berharap, para pemangku adat memainkan peran lebih kuat dalam membentengi generasi muda dari dampak negatif arus globalisasi.

“Dewasa ini kita dihadapkan pada globalisasi dengan segala muatannya. Banyak muatan positif akan tetapi tidak sedikit memiliki dampak negatif seperti Pornografi, pergaulan bebas, LGBT, Narkoba, dan sejenisnya. Semua itu bertentangan dengan adat budaya kita. Oleh karena itu kami berharap KAN dan Bundo Kanduang turut berperan membentengi anak-anak kita dari dampak negatif tersebut”, ajak Wawako Erwin.

Wawako juga berpesan agar generasi muda dibekali dengan pengetahuan seputar adat budaya Minangkabau. “Generasi muda perlu dibekali dengan ilmu adat istiadat minangkabau sebanyak mungkin, jangan sampai mereka buta dengan adat Minangkabau, sehingga kedepan justru adat minangkabau akan asing dibuminya sendiri”, jelas Wawako Erwin. (Est)