Lebaran Cup 2017, Hibur Perantau dan Warga Luak Limo Puluah

0
124

Payakumbuh, Dekadepos.com

Ivent Pacu Kuda yang digelar Anak Nagari Koto Nan Gadang bersama sejumlah Panitia Pelaksana lainnya dengan Tema Lebaran Cup 2017, pada Minggu-Senin (2-3/7) lalu di gelanggang Pacuan Kubu Gadang, Kota Payakumbuh telah mengobati rasa kangen sejumlah Perantau saat pulang ke kampung halaman, meski sebagian besar perantau lainnya telah kembali ke Perantauan mereka masing-masing. Candu pecinta pacu kuda yang ada dikampung halaman (Kota Payakumbuh dan Limapuluh Kota) turut terobati. Tokoh-tokoh rantau Luak Limo Puluah bahkan Sumbar tampak riang menyaksikan puluhan kuda dari Sumbar, Riau dan Aceh melintasi Race demi Race.

Salah seorang tokoh Luak Limo Puluah, Ekos Albar mengaku Aprasiasi terhadap kegiatan pacu kuda lebaran cup 2017 ini. Kegiatan yang sangat positif dari anak-anak Nagari Payakumbuh dan Limapuluh Kota harus terus ditingkatkan untuk kemajuan kampung halaman. “Kita sangat mendukung kegiatan-kegiatan positif anak-anak Nagari kita. Ini suatu kebanggan bagi masyarakat kita dan warga di rantau saat pulang bisa menyaksikan pacu kuda. Ini dilakukan setiap tahun, mudah-mudahan dapat mengobati rasa rindu dengan kampung halaman,” jelas Ekos Albar kepada wartawan baru-baru ini.

Seperti diketahui pada ivent pacu kuda lebaran cup tahun 2017 ini ada sebanyak 90 ekor lebih kuda pacu dari Sumbar, Riau dan Aceh yang ambil bagian. Pada Minggu ada sebanyak 12 Race Pacuan dipertunjukkan kuda-kuda terbaik dari tiga Propinsi tetangga itu. Senin kemarin ada 16 Race. Tentu saja ribuan penonton dan pecinta pacu kuda sangat terhibur dengan atraksi kuda-kuda terbaik di Lintasan pacu itu. Sorak Sorai terdengar bergemuruh di Tribun penonton ketika baru saja kuda dilepas saat star.

Saling kejar antara satu kuda dengan lainnya terjadi di Lintasan. Tidak jarang hampir-hampir finis malah terjadi saling selip. Raut senang penuh senyum terpancar di wajah para penonton usai menyaksikan pacu kuda. Sap, salah seorang penonton menyebut terhibur dengan atraksi kuda Lintasan. Meski saat Pacuan berlangsung ketegangan sedikit terasa hingga finis. “Terhibur banyak. Ini sangat bagus sekali untuk sejenak kita menghilangkan beban pikiran.

Harusnya ini terus dilaksanakan sehingga tidak hanya sekedar hiburan tetapi ada nilai kebersamaan dan persaudaraan yang terjalin disini. Kemudian silaturahmi antara masyarakat rantau dan kampung halaman, apalagi ditengah-tengah lapangan tidak ada lagi pedagang yang berjualan, sehingga penonton lebih leluasa saat menonton” sebutnya kepada wartawan.

Dia berharap ivent pacu kuda kedepan harus dilihat dan dikemas secara baik sehingga mampu menarik wisatawan lokal dan mancanegara untuk berkunjung kedaerah Payakumbuh. “Harapannya bisa dikemas lebih baik, sehingga menjadi magnet bagi wisatawan lokal dan mancanegara,” harapnya. Ketua Panitia Helat Pacu Kuda lebaran Cup 2017 Wal Asri, menyebut ivent tahun ini sudah yang ke-empat kali diselenggarakan. Dia berharap kedepan akan semakin baik dan terus dilaksanakan sehingga menjadi agenda wisata di Payakumbuh. “Ini sudah yang ke-empat kalinya dilakukan. Disamping mempererat silaturahmi antara rantau dan kampung juga diharapkan menjadi daya tarik wisatawan untuk datang ke-Payakumbuh,” harapnya. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here