Lelang Kegiatan Pembangunan Berjalan Lambat, Begini Kata Ramlan

0
61

Bukittinggi.Dekadepos.com.

Dari 94 kegiatan pembangunan pisik dan non pisik  yang akan dilaksana kan di kota Bukittinggi pada tahun 2017 ini  melalui tender atau lelang yang dilaksanakan ULP.Sampai saat ini baru 27 kegiatan yang dalam proses pelelang an.Selelebihnya masih menunggu pengajuan lelang dari SOPD yang memiliki kegiatan yang harus melalui proses lelang.

Ketua ULP Kota Bukittinggi,Surya Agusta yang juga Kabag Pembangunan Setdako Bukitinggi ketika dikomfirmasikan Dekadepos,Minggu (30/4) di sela sela peresmian WC bantuan Pegadaian di Taman depan makam Pahlawan Gulai Bancah menyebutkan,dari 94 kegiatan pembangunan pisik dan non pisik , baru 27 kegiatan yang telah dalam proses lelang.dan sekitar 7 kegiatan sudah ada pemenangnya,dan 4 diantaranya Pisik dan 3 non pisikujar Surya Agusta.

Sedangkan untuk yang lainnya,kita masih menunggu ajuan dari SOPD terkait akan kekiatannya yang akan dilelang,sebab ULP hanya bersifat menung gu akan kegiatan yang akan dilelang.Apabila ada yang masuk dari SOPD,kita dari ULP langsung akan memproses lelangnya,kata kabag pembangunan yang baru dilantik beberapa minggu tersebut.

Sementara itu Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) yang memiliki banyak kegiatan ketika dikomfirmasikan Dekadepos kepada Kepala Dinasnya,Oktavianus,jumat (28/4) hanya menjawab kelau,dia  orang baru di Dinas PU-PR Bukittinggi dan baru akan melakukan Konsolidasi kedalam serta akan secepafnya mengadakann rapat staf untuk membahas kegiatan yang ada pada Dinas PU-PR.” Dan kita akan ajukan secepatna kepada ULP, bagi kegiatan pembangunan yang harus dilelang”,kata Oktavianus singkat saja.

Walikota Bukittinggi H.Ramlan Nurmatias yang sempat dikomfirmasi seusi pelantikan Pejabat Eselon II beberapa waktu yang lalu tentang lambatnya lelang kegiatan Pembangunan tahun2017 di Kota Bukitting gi .Pada saat itu,ia  mengatakan akan mendesak para Pimpinan SOPD yang baru dilantik untuk langsung bekerja,terutama untuk melaksanakan lelang kegiatan pembangunan di SOPD masing masing melalui ULP.

KETETERAN.

            Kumar Z Chan Wakil Ketua Kadin Bukittinggi yang juga pendiiri Dewan Kota pada saat awal reformasi dulu menilai,pelaksanaan kegiatan pembangun an dikota Bukittinggi sangat keteteran ,dan terkesan para Staf dilingkungan Pemko Bukittinggi tidak mampu mengejar pola kerja Walikota Ramlan Nurma tias.

Ibaratkan membawa mobil,Kumar mencontohkan, Walikota kecepatan nya 100 Km/jam,namun stafnya hanya 40 Km/Jam.Srhingga  dengan kecepan rendah tu,apa yang diharapkan Walikota sulit untuk mencapainya.Sehingga semuanya yang telah diprogramka  jadi keteteran.ungkap Kumar Z Chan.

Untuk itu,Menurut Kumar Z Chan,diperlukan ketegasan walikota terha dap para piminan SOPD-nya yang baru diantik itu,kalau tidak akan mengancam besarnya Silpa untuk tahun 2017 ini.Karena waktu terus berjalan,kegiatan pembangunan pisik belum juga dilelang.Dan  dikuatirkan kegiatan itu gagal di laksanakan ataupun munemui persoalan dilapangan.Sedangkan waktu yang  tersedia semakin sempit,ungkap Kumar prihatin melihat kinerja para SOPD sekarang ini.( Aldo )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here