Limapuluh Kota Targetkan Nilai LAKIP Meningkat

0
10

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota menargetkan Nilai Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Tahun 2017 ini mengalami peningkatan dari pada tahun sebelumnya. Untuk itu, Bupati Irfendi Arbi menegaskan kepada seluruh Aperatur Sipil Negara( ASN) yang ada di pemerintahannya agar terus memacu pencapai nilai Lakip ini kedepan. Menurutnya, hal ini sebagai bentuk gambaran kinerja yang dicapai suatu instansi pemerintah atas pelaksanaan program dan kegiatan berdasarkan siklus anggaran. ” Saya harap semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dapat bekerja sama secara maksimal dalam pencapain predikat Nilai lakip ini” Ujar Bupati Ketika menggelar rapat bersama seluruh OPD, usai kedatangan Menteri Pendayagunaan Aperatur Negara dan Reformasi Birokrasi (menPAN-RB) di Rumah Dinas Bupati, Sabtu (29/4) kemarin.

Dijelaskan Bupati, pada berapa tahun belakangan ini terhitung tahun 2013 hingga 2016, nilai lakip Kabupaten Limapuluh Kota baru mendapatkan nilai C dimana pencapain skor46.33. Artinya,penyampai Nilai Lakip selama ini masih belum maksimal dalam pelaporan kinerja pemerintah. ” Untuk itu target kita kedepan bisa meningkatkan pencapain ini, paling tidak bisa mendapat nilai B dari KemenPAN-RB, sebagai indikator dalam mempercepat reformasi birokrasi, sehingga anggaran yang dikeluarkan sebanding dengan hasil yang dicapai”ungkapnya.

Dikatakannnya, demi mencapai hal itu hal yang mesti dilakukan adalah menjalankan sumpah jabatan dengan penuh integritas dan sikap mengutamakan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama, melakukan penggunaan sumber daya secara efektif dan efisien untuk kegiatan-kegiatan atau program-program yang memberikan dampak kebermanfaatan bagi masyarakat. Melakukan penggunaan anggaran secara bijak, termasuk menjaga agar anggaran belanja pegawai tidak lebih besar daripada belanja publik, menjalankan secara konsisten manajemen ASN dengan Sistem merit, melakukan peningkatan profesionalisme, melakukan optimalisasi melalui redistribusi, melakukan peningkatan kompetensi, prioritasi rekruitmen, dan pengkaderan.

Diperlukannya, perkembangan manajemen kinerja dalam sistem manajemen SDM, melakukan pengembangan sistem reward dan punishment bagi ASN, serta memotang berbagai hambatan birokrasi dan regulasi, melakukan penguatan terhadap Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP). serta  menerapkan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE), Perbaikan manajemen pelayanan publik secara terus-menerus, dan Revolusi Mental ASN. ” Hal ini perlu kita lakukan agar pencapain nilai Lakip kita kedepan bisa meningkat”pungkasnya.

Sebelumnya, MenPan-RB, Asman Abnur ketika menggelar audiensi dengan ASN Limapuluh Kota mengatakan, pada Provinsi Sumatera Barat hanya ada 4 daerah yang mendapat Nilai B. Keempat daerah itu yakni, Kabupaten Agam, Kota Padang, Kota Solok, dan Kota Payakumbuh, selebihnya masih mendapatkan Nilai C dan CC. Untuk itu, dirinya berharap nilai lakip ini kedepanya bisa meningkat di masing-masing kota dan Kabupaten di Sumbar minimal mendapatkan nilai B. Selain itu, diriinya juga meminta ASN di Limapuluh Kota terus memperbaiki kinerja dalam penyelagaran anggaran dan kegiatan. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here