(LIPSUS) HARI JADI LIMAPULUH KOTA 176: Bangkit Tingkatkan SDM dan Kesejahtraan Masyarakat

0
252

KABUPATEN Limapuluh Kota merupakan satu dari sembilan belas Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Sumatera Barat yang memiliki luas wilayah 3.354,30 Km² terdiri dari 13 Kecamatan, 79 Nagari, dan 401 Jorong.

Secara geografis  Kabupaten Limapuluh Kota berada paling timur di Provinsi Sumatera Barat yang merupakan pintu gerbang utama dijalur darat dengan provinsi Riau. Dengan posisi yang merupakan gerbang masuk darat untuk ke Provinsi Riau maupun sebaliknya,  Kabupaten Limapuluh Kota memiliki posisi yang sangat strategis dan bisa dikembangkan secara maksimal, baik di sektor pariwisata dengan kondisi alam yang indah maupun dari sektor ekonomi seperti pertanian dan perkebunan maupun peternakan dan perikanan, sehingga bisa jadi supplier bagi provinsi tetangga. Dengan luas areal lahan pertanian dan perkebunan yang mencapai lebih dari 60.000 ha, dengan akses yang tidak sulit untuk dijangkau, maka akan sangat menguntungkan bagi Kabupaten Limapuluh Kota untuk bersaing dengan daerah lainnya dalam segi pemasaran.

DSC_0164
(Pemotongan Kue HUT Limapuluh Kota 176 pada sidang Paripurna DPRD)

Memperingati hari Jadi Kabupaten Limapuluh Kota ke-176, ibaratkan melihat kaca spion , melihat kebelakang untuk maju kedepan. Seminar dan diskusi serta berbagai referensi telah dikumpulkan untuk menetapkan hari jadi Kabupaten Limapuluh Kota didapatkan  secara konsep pemerintahan Limapuluh Kota telah ada sebelum penjajah masuk ke daerah ini, namun sejak zaman Belanda secara yuridis baru ditemukan dengan nama Afdelling Limapuluh Kota,dan  Luhak Lima Puluh Kota di awal Kemerdekaan serta Kabupaten Limapuluh Kota yang sekarang.

Ditetapkannya pada tanggal 13 April 1841 hari jadi Kabupaten Limapuluh Kota , merupakan tanggal  dikeluarkannya Besluit No 1 tentang reorganisasi pemerintahan Sumatra’s Westkust yang  isi besluit tersebut  membentuk 9 Afdeelingen, salah satu nama Afdeelingen tersebut adalah Afdeeling Limapuluh Kota.

DSC_0094
(Pimpinan DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota Dalam Perayaan HUT 176 pada sidang Paripurna DPRD)

 

Pembentukan Afdeeling Limapuluh Kota pada tanggal 13 April 1841 yang wilayahnya meliputi : Limapuluh Kota, Halaban, Lintau, Buo, Koto Tujuah, dan XIII Kota merupakan titik awal dimulainya administrasi pemerintahan , yang kemudian mengalami beberapakali reorganisasi. Berdasarkan sidang paripurna DPRD Kabupaten Limapuluh Kota maka ditetapkanlah , Peraturan Daerah Nomor 11 Tentang Hari Jadi Kabupaten Limapuluh Kota, tertanggal 26 November 2008.

KETUA DPRD LIMAPULUH KOTA SAFARUDDIN DT. BANDARO RAJO,SH:
Kita Jadikan Sebagai Momentum untuk Bangkit Bersama

Safaruddin Dt Bandaro Rajo, SH (Ketua)

Harapan dari Ketua DPRD Limapuluh Kota Safaruddin Dt,Bandaro rajo,SH, dimana peringatan hari Jadi Kabupaten Limapuluh Kota ini telah berjalan  selama 9 tahun yang dimulai sejak tahun 2009 lalu, Peringatan hari jadi Kabupaten yang ke-176 ini, mari kita jadikan momentum untuk bangkit bersama memajukan masyarakat Limapuluh Kota yang sejahtera.

” Tahun 2017 ini, adalah tahun ke-2 dari RPJMD Limapuluh Kota dan peletakan kerangka kebijakan untuk tahun ke-3 RPJMD Limapuluh Kota, untuk mencapai program dan kegiatan yang telah ditargetkan. Yang terpenting adalah, meningkatkan komunikasi baik antara lembaga Legislatif dan Eksekutif, maupun antar pimpinan. Komunikasi bukan mencari salah atau benar, tetapi sebuah komunikasi efektif yang mencari persamaan solusi terhadap berbagai masalah daerah seperti ketimpangan ekonomi, kemiskinan, pengangguran dan berbagai persoalan bencana yang melanda daerah Limapuluh Kota. Apabila komunikasi berjalan dengan baik maka sinergi pembangunan akan tercipta dengan baik pula, sehingga akan berdampak  terhadap roda pembangunan , karena masing-masing kita mampu menjalankan tugas dan fungsi sesuai bidang masing-masing serta kedepannya program dan visi misi daerah akan lebih mudah dicapai,”  ujar Safaruddin Dt.Bandaro Rajo SH.

IMG_0189

(Foto bersama usai Sidang Paripurna HUT Limapuluh Kota 176)

 

“Di tahun 2017 ini, dengan formulasi baru Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Limapuluh Kota Nomor 15 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan Perangkat Daerah Kabupaten Limapuluh Kota, yang merupakan tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, tentu kita perlu mensinkronkan kembali rentang komunikasi, koordinasi dan pengawasan terkait fungsi pemerintah dan DPRD itu sendiri, agar semua program dan kegiatan dapat  dicapai dengan strategi dan kebijakan yang kita buat bersama yang pengawasan secara politik dilaksanakan oleh komisi-komisi yang ada di DPRD Limapuluh Kota ” tukuk Safaruddin Dt.Bandaro Rajo ,SH.

oke. Anggota Komisi I DPRD Limapuluh Kota serius membahas agenda rapat
(Anggota Komisi I DPRD Limapuluh Kota Serius membahas Agenda Rapat)

 

Kita mengharapkan peringatan hari jadi Kabupaten Limapuluh Kota ke-176 untuk dijadikan sebagai momentum dalam mempererat hubungan silaturahmi dan perekat persatuan untuk bangkit bersama dalam upaya memajukan dan mensejahterakan  masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota.

Lima Puluh Kota kita kenal dengan masyarakatnya “yang ramah tamah dan setia, aianyo janiah, ikannyo jinak, sayaknyo landai “ artinya masyarakat Limapuluh Kota telah dikenal dengan masyarakat yang ramah tamah persuasif yang tidak suka pertengkaran dan suka menerima tamu. “ pungkas Safaruddin Dt.Bandaro Rajo.SH.*

Wakil Ketua DPRD Limapuluh Kota Deni Asra, S.Si:
BANGKIT MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA

 

ok1MEMPERIGATI hari jadi ke-176 di tahun 2017, merupakan kesempatan untuk refleksi dan evaluasi kemajuan terhadap target kinerja yang telah ditetapkan dalam RPJMD (2016-2021), tahun 2016 telah berlalu sekarang tahun ke-2 dari RPJMD Limapuluh Kota, apa yang telah diperbuat dan kegiatan apa yang akan digenjot untuk mencapai kesejahteraan masyarakat.

“Kunci pokok keberhasilan suatu pembangunan terletak pada kualitas Sumber Daya Manusia, semakin tinggi kualitas Sumber Daya Manusia suatu daerah maka akan semakin tinggi tingkat pencapaian pembangunan daerah tersebut. Sedangkan tujuan atau target yang ingin dicapai dalam pembangunan adalah terjadinya perubahan-perubahan kearah peningkatan Sumber Daya Manusia dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan pembangunan sumberdaya manusia dapat dilihat dari gambaran kualitas fisik dan non-fisik dimana di dalamnya termasuk karakter atau menurut kearifan lokal daerah adalah kualitas moral spiritual. Kualitas fisik sangat erat kaitannya dengan pemenuhan pelayanan pendidikan dan kesehatan, serta penciptaan kondisi yang baik bagi kehidupan sosial kemasyarakatan.” ujar Deni Asra, S.Si Wakil Ketua DPRD Limapuluh Kota.

DSC_0168
(Ketua DPRD, Safaruddin memotong Kue HUT 176 Kabupaten Limapuluh Kota)

 

Lebih lanjut dijelaskan “ Untuk menjawab persoalan diatas perlu dilakukan suatu program dan terobosan baru melalui revolusi mental dan reformasi birokrasi  sebagaimana yang telah menjadi prioritas dalam RPJMD 2016-2021.  Terkait dengan pemenuhan harapan kualitas  sumber daya manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lima Puluh Kota Jika kita lihat dari nota penyampaian LKPJ Bupati tahun 2016 ,  IPM Limapuluh Kota pada tahun 2016 adalah sebesar 67,65 % meningkat dari  66,78 % di tahun 2015. IPM itu sendiri merupakan komposit dari beberapa komponen yaitu angka harapan hidup, harapan lama sekolah, rata-rata lama sekolah, dan pengeluaran per-kapita . Dari komponen tersebut dapat diketahui bahwa dua komponen sangat terkait dengan pendidikan, dan yang lainnya terkait dengan kesehatan dan ekonomi.

Untuk bangkit  meningkatkan kualitas sumberdaya manusia , harus menyelesaikan permasalahan utama dibidang pendidikan yaitu meningkatkan mutu guru yang professional, dimana guru propesional yang memenuhi indeks pendidikan di Kabupaten LimaPuluh Kota, sampai saat ini baru sekitar 75 %, sehingga hal ini  cukup berpengaruh terhadap pencapaian IPM bidang pendidikan. Disamping masalah propesionalitas guru masalah lain dibidang pendidikan adalah kondisi sara prasarana pendidikan yang belum memadai, kondisi ruang kelas dan kualitas mobiler yang buruk juga sangat berpengaruh terhadap kelancaran proses belajar mengajar disamping sarana penunjang lainnya yang belum tersedia dimasingmasing sekolah seperti perpustakaan, ruang praktek/laboratorium, penempatan guru juga termasuk yang menjadi permasalahan yang mengapung selama ini di bidang pendidikan.

Komisi II DPRD Limapuluh Kota gelar rapat dengan OPD Limapuluh Kota
(Komisi II DPRD Kabupaten Limapuluh Kota Gelar Rapat bersama OPD Pemerintah Kabupaten setempat)

 

Disamping itu, untuk meningkatkan SDM adalah meningkatkan derajat kesehatan  yang masih rendah. Rendahnya derajat kesehatan masyarakat  merupakan masalah pokok bidang kesehatan di Kabupaten Lima Puluh Kota yang menyebabkan rendahnya Sumber Daya Manusia. Demikian juga halnya kondisi derajat kesehatan masyarakat yang belum menggembirakan, baik kondisi sanitasi, air minum, lingkungan, dan persampahan. Hal ini perlu menjadi perhatian untuk dibenahi pada tahun mendatang. ” terang Deni Asra.*

Wakil Ketua DPRD Limapuluh Kota Sastri Andiko, SH  Dt. Putiah:
BANGKIT UNTUK MENSEJAHTERAKAN MASYARAKAT

Sastri Andiko, SH Dt Putiah (Wakil Ketua)DALAM refleksi peringati hari jadi Kabupaten Limapuluh Kota ke-176 terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat  dan pemerataan ekonomi  dapat dilihat dari  angka indek pembangunan manusia (IPM), pertumbuhan ekonomi dan angka kemiskinan .

Kemiskinan merupakan masalah kompleks yang di hadapi oleh seluruh pemerintahan yang ada. Ia di pengaruhi oleh beberapa faktor yang saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya. Faktor tersebut antara lain tingkat pendapatan, pendidikan, kesehatan, akses barang dan jasa, lokasi geografis, gender dan kondisi lingkungan. Kemiskinan merupakan kondisi dimana seseorang tidak dapat memenuhi kebutuhan dasarnya dalam rangka menuju kehidupan yang lebih bermartabat. Oleh karena itu, kemiskinan wajib untuk ditanggulangi, sebab jika tidak tertanggulangi akan dapat mengganggu pembangunan daerah.

IMG_0191
(Foto bersama pada sidang paripurna DPRD HUT Kabupaten Limapuluh Kota 176)

 

“ Jika kita lihat data pada nota penyampaian LKPJ Bupati tahun 2016 ,  IPM pada tahun 2016 adalah sebesar 67,65 % meningkat dari  66,78 % di tahun 2015 , pertumbuhan ekonomi 5,56 % sementara angka kemiskinan sangat mengkuatirkan, dimana angka kemiskinan  sebesar  8,12 % dari jumlah penduduk, atau meningkat dari angka tahun 2015 sebesar 7,12 %. Sementara angka kemiskinan yang akan kita capai pada akhir RPJMD sebesar 3,68 %  suatu hal kerja berat yang akan kita kerjakan , mengingat tahun 2017 adalah tahun ke-2 dari RPJMD “ ujar Sastri Andiko, SH  Datuak Putiah Wakil Ketua DPRD Limapuluh Kota.

“Bagaimanapun juga untuk mensejahterakan masyarakat , sangat perlu kedepannya lebih fokus dalam penanganan penanggulangan kemiskinan yang komprehensif melalui program kegiatan  yang mengarah untuk memperbaiki program perlindungan sosial, meningkatkan akses terhadap pelayanan dasar, pemberdayaan kelompok masyarakat miskin  serta menciptakan pembangunan yang inklusif.

Komisi III DPRD Limapuluh Kota rapat dengan OPD Pemkab Limapuluh Kota
(Anggota Komisi III DPRD Limapuluh Kota gelar Rapat dengan OPD Pemerintahan setempat)

 

Untuk itu kiranya pemerintah perlu membuat ketegasan dan kebijakan yang lebih membumi dalam rangka menyelesaikan masalah kemiskinan ini. Beberapa langkah yang bisa dilakukan diantaranya adalah : menciptakan lapangan kerja yang mampu menyerap banyak tenaga kerja sehingga mengurangi pengangguran. Dan juga memberikan pelatihan kewirausahaan serta kegiatan magang bagi wirausaha muda sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan“ ulas Sastri Andiko SH.

BUPATI LIMAPULUH KOTA IR. IRFENDI ARBI. MP:
Mari Berbenah, Perdayakan Potensi yang Dimiliki
DSC_0132

Rangkaian kegiatan peringatan ulang tahun, hari jadi atau milad, memang sudah menjadi suatu kebiasaan di masyarakat baik pribadi, golongan, kelompok, maupun lembaga. Dari agenda yang dimaksud, seyogyanya kita bisa melakukan muhasabah, mengambil pelajaran, serta instropeksi diri terhadap perjalanan waktu yang telah dilakukan dari sisi kelemahan dan kekurangan untuk menjadi pelajaran berharga di masa yang akan datang.

 “Terkait hal ini kita perlu mengenang dan mengucapkan terima kasih kepada para pendahulu yang telah mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran untuk mengabdi dan berbakti demi membangun negara dan daerah,” kata Bupati Irfendi Arbi.

DSC_0150
(Pemberian Piagam Pengharagaan kepada Mitra Pemerintah Daerah dalam HUT Limapuluh Kota)

Pemerintahan umum di Kabupaten Lima Puluh Kota sudah berumur 176 tahun. Ibarat umur manusia, masa yang hampir 2 abad ini bukan masa yang pendek. Seharusnya dalam pertambahan usia, dapat memberi nilai tambah dari setiap masa yang kita lalui dan mampu membuat kita sejajar dengan yang lain.

Hikmah yang bisa kita petik disini adalah, bagaimana kemajuan suatu rakyat dan bangsa ditentukan oleh kemauan dan kerja kerasnya.Dalam upaya usaha membangun daerah, ketersediaan potensi sumber daya alam yang melimpah juga tidak menjamin bisa memberi kemakmuran dan kemajuan. Lima Puluh Kota harus bangkit dan berbenah, memberdayakan potensi yang dimiliki, serta meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia.

IMG_0152
(Pemberian KUE pada Sidang Paripurna HUT Limapuluh Kota yang ke 176)

“Mari kita dorong bersama dan ciptakan peluang kepada generasi muda untuk menguasai ilmu dan teknologi. Kita jadikan momentum hari jadi untuk membangun daerah dan masyarakat melalui diri pribadi, keluarga, dan masyarakat,” jelasnya.

Dalam menjalankan kehidupan berbangsa, bernegara, bermasyarakat, serta menjalankan pemerintahan, semua upaya dan kerja keras yang kita lakukan harus diiringi dengan semangat kebersamaan dan prinsip kerjasama. Mari kita satukan hati dan tekad, samakan langkah dan persepsi guna memberikan karya dan bakti bagi masyarakat, daerah, dan negara.

DSC_0121
(Bupati Irfendi Arbi ketika memberikan pidato pada sidang paripurna DPRD Hut Limapuluh Kota ke 176)

 

Semenjak dilantik bapak gubernur sumatera barat pada tanggal 17 februari 2016 selaku kepala daerah, kami telah berusaha sekuat tenaga, mengerahkan daya dan upaya untuk menjalankan amanah yang diberikan oleh masyarakat. Secara bertahap, demi kemajuan dan kemakmuran masyarakat, kita upayakan apa yang bisa dilakukan.

Berkat bantuan, dukungan dan kerjasama, semua pihak termasuk DPRD selaku mitra kerja pemerintah daerah serta jajaran aparatur sipil negara, Irfendi menyebut, pihak ya sudah berupaya memberikan yang terbaik untuk daerah dibidang pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan. ****

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here