LIPUTAN KHUSUS 1 TAHUN KEPEMIMPINAN IRFENDI ARBI-FERIZAL RIDWAN

0
280

barner-untuk-dekadepos“Jokowi Akui Pemkab Limapuluh Kota Berkinerja Baik”

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com

Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi-Ferizal Ridwan, Jumat lalu (17/2), tepat setahun memimpin daerah ini. Selama setahun kepemimpinan, Irfendi-Ferizal terus bekerja “Mewujudkan Kabupaten Limapuluh Kota Sejahtera dan Dinamis ‘Yang Mantap’ (Maju, Aman, Bermartabat, Adil, dan Berpendidikan), Berlandaskan Iman dan Taqwa”, sesuai dengan visi mereka yang sudah dituangkan dalam Perda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021.

Kerja keras yang dilakukan Irfendi Arbi-Ferizal Ridwan selama setahun kepemimpinan mereka, ternyata mendapat perhatian khusus dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Pada Desember 2016 lalu, Presiden memberikan Anugerah Dana Rakca untuk Limapuluh Kota. Anugerah Dana Rakca adalah Penghargaan Presiden Republik Indonesia untuk Daerah Berkinerja Baik dalam Pengelolaan Keuangan, Pelayanan Dasar Publik, Ekonomi dan Kesejahteraan.bup wabup

Penghargaan Dana Rakca 2016 dari Presiden Republik Indonesia buat Pemkab Limapuluh Kota yang dinilai berkinerja baik, diserahkan Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution kepada Bupati Irfendi Arbi di Komplek Kementerian Keuangan, Jakarta. Penyerahan penghargaan itu juga disaksikan Mendagri Tjahyo Kumolo, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang PS Brodjonegero, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, dan sejumlah pejabat tinggi negara.

3. Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi melakukan kerjasama bidang pendidikan, pertanian, peternakan, perikanan, manajemen serta pengolahan limbah dengan IPB. (adeng)

Tidak banyak daerah di Sumbar yang mendapat penghargaan ini dari Presiden. Selain Kabupaten Limapuluh Kota, hanya ada Kota Padang, Payakumbuh, Dharmasraya, dan Padangparimaan. Bagi rakyat Limapuluh Kota, penghargaan dari Presiden ini sangat istimewa, karena sudah lama rasanya daerah ini tak dapat penghargaan dari orang nomor satu di negeri.

“Saya salut dengan Bupati Irfendi Arbi. Pada zaman beliau, untuk pertamakalinya Limapuluh Kota dapat penghargaan dari Presiden-RI, karena dinilai berkinerja baik,” ujar S.Dt Bandaro warga Kecamatan Luak berkomentar.

Meski diapresiasi Presiden dan dibanggakan rakyatnya, namun Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi, tetap merendah. Dia merasa, apa yang dikerjakan bersama Ferizal Ridwan dalam setahun terakhir, belumlah apa-apa, tanpa dukungan dari seluruh elemen masyarakat Limapuluh Kota, jajaran Pemkab Limapuluh Kota, pemerintah pusat dan provinsi, serta kerjasama dengan DPRD dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah.

“Saya ucapkan terimakasih untuk semuanya. Namun, kerja belum selesai. Belum apa-apa. Masih banyak yang mesti kita perjuangkan, untuk kebangkitkan Limapuluh Kota. Mohon kami tetap didukung,” kata Irfendi usai syukuran setahun kepemimpinannya, Jumat (15/2).

Syukuran setahun kepemimpinan Irfendi-Ferizal di Limapuluh Kota, digelar dengan cara yang cukup bersahaja. Irfendi bersama ratusan petani wanita, Dandim 0306 Letkol Inf Heri Sumitro dan Kepala Dinas Pertanian setempat, Aprizul Nazar, menanam padi serentak di kawasan Sawah Bandang, Harau. Aksi tanam padi serentak ini seakan mengisyaratkan kepada semua pihak, bahwa Irfendi-Ferizal tetap fokus meningkatkan kesejateraaan petani yang merupakan profesi mayoritas rakyat Limapuluh Kota.

Dapat Opini WTP dari BPK-RI, Raih Penghargaan Menkeu dan LKPP

Penghargaan sebagai daerah berkinerja baik yang didapat Limapuluh Kota dari Presiden Jokowi dalam setahun kepemimpinan Irfendi Arbi-Ferizal Ridwan, sebenarnya tidaklah mengherankan. Sebagai bupati yang masih terbilang bersih dari korupsi, Irfendi Arbi memang punya komitmen mewujudkan pemerintahan yang baik, termasuk pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel.

BUPATI-TERIMA-WTP-DARI-BPK-RI-1-432x300

Komitmen ini tidak hanya dituangkan dalam misi Limapuluh Kota 2016-2021. Tapi juga dibuktikan dengan kerja nyata. Awal menjabat sebagai pasangan bupati dan wakil bupati, tugas yang diemban Irfendi-Ferizal cukup berat. Selain melakukan konsolidasi di internal pemda, mereka pada April 2016 juga mesti menyiapkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2015 untuk disampaikan kepada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) perwakilan Sumbar.

Berkat pengalaman Irfendi di birokrasi, LKPD 2015 itu dapat diserahkan kepada BPK-RI kala itu, Eldi Mustafa, pada 12 April 2016. Setelah diperiksa selama sebulan, auditor BPK-RI berpendapat, Pemkab Limapuluh Kota telah menyelenggarakan prinsip akuntansi yang berlaku umum dengan baik. Sehingga, Limapuluh Kota pun, untuk pertamakalinya sepanjang sejarah kabupaten ini, mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK-RI. “Alhamdulillah,” kata Irfendi Arbi, usai menerima Opini WTP itu bersama Ketua DPRD Limapuluh Kota Safarudin Dt Bandaro Rajo.

Usai mendapat Opini WTP itu, Irfendi Arbi tidak merasa jumawa. Dia terus mendorong aparatur daerah, mewujudkan tata pemerintahan yang baik. Tak itu saja, Irfendi Arbi juga ikut langsung mengawal upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas keuangan serta pengelolaan asset daerah. Upaya ini, lagi-lagi berbuah manis.

Pada penghujung 2016 silam, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberi penghargaan kepada kepada Irfendi Arbi. karena penyusunan dan penyajian laporan keuangan Pemkab Limapuluh Kota tahun 2015 yang dikerjakan pada 2016, sangat baik sekali. Bahkan laporan tersebut dinilai telah mencapai standar tertinggi dalam akuntansi dan laporan keuangan pemerintah.

penghargaan

Penghargaan dari Menteri Keuangan tersebut, diserahkan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jendera (Ditjen) Pembendaharaan Sumbar Supriyo. Menurut Supriyo didampingi Kepala KPPN Bukittinggi Iwan Hanapi dan Kepala KPP Pratama Payakumbuh Suprapto, kinerja kesehatan fiscal dan pengelolaan keuangan Limapuluh Kota dipimpin Bupati Irfendi Arbi, sangat bagus sekali. Meski begitu, Irfendi Arbi tetap merendah.

Irfendi Arbi merasa belumlah apa-apa. Saat ini, bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan sejumlah lembaga negara, Limapuluh Kota sangat fokus melaksanakan program e-budgeting dan e-planning. Dengan kedua program ini, proses perencanaan pembangunan dan penggunaan anggaran di Limapuluh Kota, tidak hanya bisa diakses publik, tapi dapat diawasi dan dikawal bersama.

Upaya transparansi di bidang perencanaan dan penganggaran yang dilakukan Pemkab Limapuluh Kota, sejalan dengan transparansi di bidang pengadaan barang dan jasa. Bahkan, Bupati Irfendi Arbi dinilai Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Republik Indonesia (LKPP-RI), memiliki komitmen dan dedikasi yang tinggi, dalam mengimplementasikan e-procurement di daerahnya. Karena itu, Kepala LKPP-RI Agus Prabowo pada 2016 lalu, memberi penghargaan National Procurement Award untuk Irfendi Arbi.

Pelaku UMKM, Petani Gambir dan Kakao, Pendidikan dan Masalah Sosial Dapat Perhatian Serius Bupati Irfendi Arbi

Selama setahun memimpin Limapuluh Kota, Irfendi Arbi-Ferizal Ridwan tak hanya konsisten mewujudkan pemerintahan yang baik, tapi juga fokus dengan peningkatan ekonomi dan kesejahteraan rakyatnya. Seperti diketahui, rakyat Limapuluh Kota mayoritas adalah petani.

Untuk mengenjot perekonomian mereka, Pemkab Limapuluh Kota lewat sejumlah SKPD, fokus membina kelompok tani, termasuk kelompok wanita tani. Tak hanya itu, lahan pertanian baru juga dibuka bekerjasama dengan TNI dan Kementerian Pertanian. Kemudian, untuk meningkatkan area tanam dan produktifitas, dilakukan pula gerakan tanam serentak.

Bupati Irfendi Arbi, turun ke sawah melihat kondisi para petanai

Di luar hal-hal yang terbilang normatif itu, ada kejutan lain yang dilakukan Pemkab Limapuluh Kota di bidang ekonomi. Bekerjasama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumbar, Pemkab Limapuluh Kota melatih pelatih, dalam membuat produk-produk turunan gambir dan kakao.

Seperti diketahui, Limapuluh Kota adalah penghasil gambir nomor satu di Indonesia. Sedangkan Indonesia adalah penghasil gambir terbesar kedua di dunia. Sama dengan gambir, kakao Limapuluh Kota juga terkenal. Bahkan, kakao Klon BL-50 yang ditemukan petani di Balubuih, Sungai Talang, Guguak, setelah difermentasi, masuk daftar kakao bercitarasa terbaik dunia.

LOUNCING OLAHAN COKLAT LIMO PULUAH

Hanya saja, petani kakao dan gambir di Limapuluh Kota, belumlah berdaulat secara ekonomi, sebagaimana cita-cita Trisakti Bung Karno. Karena, harga gambir dan kakao di Limapuluh Kota, masih ditentukan sekumpul importir. Akibatnya, harga sering turun-naik. Membuat petani merana.

Untuk meningkatkan posisi tawar petani gambir dan petani kakao. Pemkab Limapuluh Kota bekerjasama dengan BPTP Sumbar, melatih petani membuat produk turunan. Hasilnya, petani gambir di Limapuluh Kota, sudah bisa membuat teh botol gambir, jelly gambir, teh daun gambir, cream penangkal jerawat, hingga pupuk kompos berbahan ampas kempaan gambir. Sedangkan petani kakao, sudah bisa membuat coklet dari kakao yang mereka ciptakan.

“Memang disadari, saat ini, pasar produk-produk turunan gambir dan kakao itu masih dalam tahap pengembangan. Tapi imbas dari adanya produk turunan, harga gambir di Limapuluh Kota, kini semakin membaik dari biasa. Bahkan sejak beberapa bulan lalu, memasuki titik paling mahal sepanjang sejarah. Insya Allah, kakao juga begitu,” kata Irfendi Arbi.

Kecuali menyentuh persoalan pertanian dalam skala luas, Pemkab Limapuluh Kota yang juga sudah menjalin kerjasama dengan IPB, fokus memperhatikan pelaku UMKM. Beberapa waktu lalu, Irfendi menyerahkan bantuan modal usaha, buat pelaku UMKM di daerah ini.

Tak hanya itu, Irfendi Arbi juga sangat konsen menangani berbagai masalah sosial yang dihadapi masyarakatnya. Karena kepeduliannya, puluhan penyandang penyakit jiwa yang dulunya terpasung rantai ataupun terkurung dalam bilik sempit dan pengap, kembali mendapatkan perlakuan yang manusiawi.
kursi roda

Begitu pula para anak pintar dari keluarga miskin yang sebelumnya putus sekolah, kini bisa dipastikan tidak ada lagi yang tidak mendapatkan pendidikan dengan alasan tidak ada biaya.

Sedangkan bidang pendidikan, Irfendi Arbi juga berhasil mendapatkan Anugerah Kawastara Pawitra dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan karena dinilai beritegritas dalam penyiapan calon kepala sekolah, serta sejumlah penghargaan lainnya.

Bupati-Irfendi-Arbi-terima-Penghargaan-BPJS

Sementara pada bidang kesehatan, Irfendi Arbi juga berhasil menunjukan prestasi yang dibuktikan dengan adanya penghargaan dari BPJS Kesehatan karena dinilai telah menjamin rakyatnya sehat dan sejahtera melalui integrasi Jamkesda dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional -Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

“Penghargaan itu merupakan bukti nyata Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota telah menunjukkan konsistensi dukungannya terhadap program–program yang dilakukan BPJS guna melayani masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan,” ungkap Kepala Unit Manajemen Pelayanan Kesehatan Rujukan BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh Rosmadewi menjawab usai menyerahkan piagam tersebut. (Esha Tegar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here