Longsor dan Pohon Tumbang Terjadi di Bukittinggi

0
1822
Walikota Bukittinggi H.Ramlan Nurmatias tengah berada disalah satu rumah yang terkena longsor di Garegeh, Sabtu kemaren.

Bukittinggi,dekadepos.com

Hujan yang mengguyur Kota Bukittinggi mulai dari pukul 14.00 hingga 19.00 dengan intensitas sedang dan berat pada Sabtu (9/9) telah mengakibat kan terjadinya pohon tumbang di objek wisata Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMS BK) dan terjadinya bencana longsor menimpa rumah warga di Jl.Soekarno Hatta atau Garegeh disamping itu juga terdapat pada beberapa loka si genangan air seperti Jl. Soekarno Hatta dan Jl.Pabidian Panorama Baru.

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bukitting gi melalui staf Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Reynaldo mengkonfirmasi bahwa pada pukul 18.00 Wib terjadinya pohon tumbang di objek wisata TMS BK dekat gudang pakan hewan, hal ini disebabkan karena kuatnya angin disam ping itu pohon tersebut sudah tua dan batangnya juga suda lapuk.

Reynaldo juga mengatakan pada pukul 20.30 Wib di Jl.Soekarno Hatta Simpang Garegeh Kecamatan Mandiangin Koto Selayan juga telah terjadi ben cana longsor yang berdampak pada 2 rumah  warga yang sekaligus tempat usa ha.

Dijelaskan kedua rumah warga tersebut rumah Ernita (42) pemilik Foto Copy Zilvia dan Rul Masri (57) pemilik Toko Baut Jujur.

“Longsor menimpa dinding belakang rumah toko Baut Jujur yang berada didekat tebing dengan kondisi rusak ringan dengan keadaan bangunan yang ma sih tertekan material longsor, tidak ada korban jiwa dan kerugian diperkirakan mencapai Rp 50 juta,“ jelasnya.

Untuk membantu membersihkan longsor tersebut,terlihat petugas  BPBD, Dinas Sosial, Dinas PU, PMI dan Tagana, serta masyarakat setempat saling bahu membahu dalam melakukan pembersihan material.

Longsor  sempat membuat macet serta menyulitkan kendaraan yang mele wati rute itu, masyarakat setempatpun saling membantu guna mengatur lalu lin tas supaya kendaraan tidak tersendat.

Walikota Bukittinggi H.Ramlan Nurmatias yang langsung turun ke TKP menginstruksikan kepada Dinas PU untuk segera melakukan pembersihan mate rial dengan menggunakan alat berat. Mengingat saat ini musim hujan, Ramlan juga meminta warga lebih waspada.

“kepada masyarakat diingatkan untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana karena prediksi BMKG kemungkinan cuaca ekstrim dan curah hujan tinggi pada bulan September ini ”, ujar Walikota Ramlan.

Sementara itu,Dedi Fatria tokoh mmasarakat Garegeh yang juga anggota DPRD Kota Bukittinggi dari fraksi PPP mengucapkan rasaterima kasih kepada walikota H.Ramlan Nurmatias ,Dinas PU-PR, jajaran BPBD,Dinas sosial, Taga na,Dinas Lingkungan Hidup,PMI Bukittinggi,Camat MKS .Lurah Garegeh dan semua pihak yang telah membantu salah atu keluarganya yang terkena musibah longsor Sabtu kemaren.  (Edis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here