MANFAATKAN MASA RESES KE DAPIL: Basri Latief Berbagi dengan Konstituen

0
102

PAYAKUMBUH, dekadepos.com-

Sebagai wakil rakyat yang duduk di lembaga DPRD Kota Payakumbuh, Basri Latief,SH yang akrap disapa Dabas Samsat itu punya cara sendiri untuk berbagi dengan konstituen yang ada di daerah pemilihannya yakni Kecamatan Payakumbuh Barat.

Selain terus membangun silaturahmi dan komunikasi dengan warga yang dijambanginya, Basri Latief, punya kemampuan untuk mendekatkan diri dengan pendukungnya. Dan, itu pulalah sebabnya, setiap dia turun melaksanakan kegiatan reses ke daerah pemilihan (dapil) dalam rangka menjemput aspirasi masyarakat, Ketua DPC Partai Hanura Kota Payakumbuh itu, tak pernah kering dari aspirasi masyarakat untuk diperjuangkan di lembaga DPRD setempat.

Memanfaatkan masa reses masa sidang I April 2018, Basri Latief mendatangi warga pendukungnya di Kelurahan Tanah Mati, Kelurahan Tanjung Gadang, Kelurahan Tanjung Pauh, Kecamatan Payakumbuh Barat. Tak tanggung-tanggung, kedatangan wakil rakyat yang dikenal pemurah dan banyak membantu rakyat miskin itu, disambut antusias oleh warga setempat.

Banyak keluhan yang disampaikan warga, ketika ketua Pansus II dan Pansus III DPRD Kota Payakumbuh itu turun menjambangi konstituennya. Selain terus bermohon ditingkatkannya pembangunan ekonomi masyarakat dengan bantuan modal usaha, warga juga berharap agar anggota DPRD mampu memperjuangkan biaya pendidikan murah, utamanya untuk warga miskin.

Tak itu saja yang dikeluhkan warga, ulas Basri Latief, mereka juga berharap agar anggota DPRD Payakumbuh memperjuangkan pembangunan sarana irigasi, peningkatan layanan air bersih, kesehatan dan penanggulangan pengangguran.

Bagi-bagi Beras

Selama turun ke daerah pemilihan untuk menjemput aspirasi warga, Basri Latief tak lupa membawa buah tangan untuk konstitutenya. Kali ini, anggota Fraksi Partai Hanura dari Komisi C DPRD Payakumbuh itu sengaja membawa buah tangan beras.

“Saya berharap, beras yang dibagi-bagikan kepada warga, utamanya miskin itu benar-benar bermanfaat bagi mereka. Meski bantuan beras yang dibagikan-bagikan itu jumlahnya tidak banyak, tetapi saya berharap bantuan beras itu jangan dilihat seberapa banyak jumlahnya. Namun nilailah sebuah keihklasan betepa rindunya saya untuk berbagi kepada masyarakat,” pungkas Basri Latief. (est)