Menteri PU Janji Sikapi Masalah Banjir Limapuluh Kota

0
39

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Mochamad Basoeki Hadimoeljono berjanji mengatasi permasalahan banjir di Kabupaten Limapuluh Kota terutama di Kecamatan Pangkalan Kotobaru. Bahkan Menteri Mochamad juga menyatakan akan datang langsung ke  Kabupaten Limapuluh Kota usai lebaran mendatang. “Saya minta direktur terkait segera menindak lanjuti masalah banjir di Kabupaten Limapuluh Kota. Tidak hanya itu, saya juga akan datang langsung meninjau wilayah yang menjadi langganan banjir itu nantinya,” ungkap Menteri Mochamad kepada Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi di sela acara Seminar Nasional Bendungan Besar 2017 yang dilaksanakan di Hotel Inna Muara Padang, Selasa (16/5).

Membuktikan keseriusannya, Menteri Mochamad langsung memanggil salahseorang Direktur Jenderal di lingkungan Kementerian PU dan Perumahan Rakyat nya sembari meminta serius menyikapi aspirasi yang disampaikan Bupati Irfendi itu. Selain itu Menteri juga meminta stafnya turun ke Kabupaten Limapuluh Kota untuk melihat kondisi lapangan dan menyusun langkah-langkah kongkrit yang harus dilakukan. “Saya akan memerintahkan staf pada Kementerian PU dan Perumahan Rakyat untuk turun dan menyusun langkah kongkrit. Agar tidak menjadi langganan banjir lagi, barangkali  sungai-sungai yang ada di Pangkalan perlu dinormalisasi,” ujar Mochamad di hadapan Bupati Irfendi dalam suasana penuh keakraban.

Selain normalisasi sungai, menteri bersama stafnya juga menyebut upaya lain dalam mengatasi persoalan banjir itu juga bisa berupa peledakan batu pisok yang membuat penyempitan pada aliran Sungai Batang Sinamar di Pangkalan. Pada tempat terpisah Bupati Irfendi kepada wartawan mengaku sangat gembira persoalan banjir yang senantiasa menghantui sejumlah wilayah di daerahnya, terutama Kecamatan Pangkalan Kotobaru mendapat perhatian serius dari Menteri Mochamad. Menurut dia, Mentri Mochamad sangat responsif dengan masalah Limapuluh Kota yang dikadukannya. “Saya sangat gembira karena harapan kami untuk penanganan masalah banjir yang hampir setiap tahun mendera Kabupaten Limapuluh Kota mendapat respon langsung dari pak Menteri PU dan Perumahan Rakyat. Lebih menggembirakannya Pak Menteri langsung memerintahkan stafnya untuk turun dan menyusun langkah kongkrit penanganan bencana alam tersebut,” ungkap Irfendi.

Selain mengadukan persoalan banjir, Irfendi juga menyampaikan masalah jalan negara Sumbar-Riau yang melewati Kabupaten Limapuluh Kota yang sering longsor dan terban. Bahkan beberapa waktu lalu, sempat terjadi longsor di puluhan titik di sepanjang jalan negara ruas Kecamatan Pangkalan. Menurut Irfendi, setiap kali jalur satu-satunya dari Limapuluh Kota ke Riau ini putus, buntutnya tarnsportasi bahan pangan seperti beras, telur ayam, ayam, semen produksi Semen Padang dan lain sebagainya dari Sumbar ke Riau terhambat bahkan tidak bisa dikirim sama sekali. Begitu juga sebaliknya, arus barang dan orang dari Riau ke Sumbar juga sering terhalang hingga tidak bisa lewat sama sekali akibat gangguan bencana alam banjir dan longsor. “Sekali lagi, kita sangat berterimakasih dengan responsif yang ditunjukan pak Menteri PU dan Perumahan Rakyat atas masalah banjir dan persoalan ke-Pu-an lainnya di Kabupaten Limapuluh Kota,” ujar Irfendi. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here