Menteri Yohana Yembise Kutuk Tindakan Terorisme dan Radikalisme yang Libatkan Perempuan dan Anak

0
28

JAKARTA, dekadepos.com-

Menteri PPPA,Yohana Yembise dalam pres relisnya menyatakan turut berduka cita atas musibah tragedi kemanusiaan yang terjadi di Surabaya.

Yohana Yembise menilai, perempuan mesti melihat potensinya sebagai aset negara yang harus diberdayakan untuk pembangunan.”Perempuan sebaiknya fokus pada hal positif untuk mengembangkan potensinya, supaya jadi perempuan mandiri dan terlibat salam semua aspek pembangunan” ujar Menteri Yohana.

Ditegakannya, pelibatan anak dalam tindakan terorisme dan radikalisme dapat dikenakan UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak

Mama Yo menghimbau pentingnya membangun ketahanan keluarga serta kepekaan terhadap lingkungan agar mengantisipasi keluarga tidak terpengaruh atau terbawa radikalisme

“ Dalam hal ini, kepala keluarga juga berperan penting terhadap perlindungan keluarganya,” ucapnya.

Disebutkan Menteri Yohana, Kemen PPPA siap berikan bantuan pendampingan trauma healing bagi para korban yang membutuhkan melalui UPTD dan P2TP2A di daerah.

“KPPPA mengecam dan mengutuk keras kejadian peledakan Bom yang kembali terjadi di Surabaya. KPPPA mengutuk keras segala bentuk tindakan Terorisme dan Radikalisme, keprihatinan pula sebab perempuan dan anak-anak dilibatkan sebagai pelaku peledakan bom bunuh diri,” sebutnya.

KPPPA meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus ini dan mendukung #KamiTidakTakut, #BersatuLawanTeroris.

“KPPPA meminta semua pihak bersabar, tidak terprovokasi, membangun komunikasi positif dan tetap meningkatkan waspada,” pungkasnya. (est/rel)