Meresahkan, Sejumlah ABG Dijaring Tim 7

0
62

Payakumbuh, Dekadepos.com

Aksi Balapan liar akhir-akhir ini kian meresahkan warga Payakumbuh dan pengendara yang melintas di Jalur Sumbar-Riau tepatnya di Jalur Lingkar Selatan Kelurahan Talawi. Mengantisipasi semakin maraknya aksi Balapan liar tersebut, Tim Penegak Peraturan Daerah (Perda) Kota Payakumbuh yang tegabung dalam Tim 7 melakukan razia kesejumlah tempat di Payakumbuh.

Usai melakukan apel di Markas Satpol-PP pada Sabtu (3/6) sekitar pukul 22.30 Wib, Tim yang dipimpin Kasatpol-PP, Devitra melakukan Razia ke Batas Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota di Jalan Lingkar Selatan di Kelurahan Talawi, diduga mengetahui kedatangan Tim, sejumlah Anak Baru Gede (ABG) yang bakal melakukan Balapan liar, berhasil membubarkan diri, namun beberapa orang diantaranya berhasil dijaring petugas. Dilokasi itu, petugas berhasil mengamankan 4 Ranmor roda 2, dan akan diserahkan ke Sat Lantas Polres Payakumbuh untuk pengusutan lebih lanjut terkait kelengkapan surat-surat kendaraan. Tak jauh dari sana, Tim juga berhasil mengamankan dua orang ABG yang gagal melarikan diri saat petugas datang.

Dari batas kota tersebut, Tim Bergerak ke Kedai Tuak milik Adlimsyah, dikedai tuak tersebut   Barang Bukti yang disita yaitu 4 buah tempat minum plastik warna hijau, 6 buah gelas kaca, 1 cerek warna hijau, 1 penyaring tuak warna hijau, 1 buah gayung warna merah, 1 buah coro warna biru dan 1 ember ukuran menengah warna biru yang berisikan tuak. Menurut Kasat Pol-PP Kota Payakumbuh untuk Kasus ini akan dilanjutkan ke Proses Hukum Lebih lanjut karna sebelumnya sudah mendapat peringatan namun tidak dihiraukan.

“ Kita kembali melaksanakan Razia kesejumlah titik karena warga dan pengendara kerap mengeluhkan aksi Balapan Liar yang dilakukan oleh sejumlah remaja/ABG. Dari razia malam tadi, kita berhasil menjaring belasan ABG dan pemilik kedai tuak serta pengunjung”. Sebut Kasat Pol-PP Payakumbuh, Devitra didampingi Kasi Penegakkan Peraturan Daerah, Erizon, Minggu Sore (4/6).

Selain mengamankan pemilik dan pengunjung tuak di Kecamatan Latina, tim juga mengamankan pasangan ABG yang diduga minum tuak. Mereka selanjutnya digiring ke Markas Satpol-PP di Balikota Baru di ex. Lapangan Sepakbola Kapten Tantawi Kelurahan Bunian. Untuk proses selanjutnya, orang tua/wali mereka diminta untuk menjemput dan membuat surat pernyataan. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here