Meski Pernah Dibeginikan Tersangka, Ibu-ibu ini Menangis Saat Korban Minta Maaf

0
31

Kota Payakumbuh, Dekadepos.com

Meski telah memiliki pekerjaan sebagai pekerja Gilingan Padi Keliling (Heller keliling. Red), namun tidak membuat F (25) warga Tabek Buruak Nagari Andaleh Kecamatan Luhak Kabupaten Lima Puluh Kota puas, ia nekad menjambret disejumlah tempat di wilayah hukum Polres Payakumbuh. Aksi tersebut telah mulai ia lakukan sejak tahun 2016 lalu. Dari aksi jambret yang ia lakukan pada tahun 2016 itu, ia berhasil menggondol uang korban senilai 25 juta rupiah.

2

Diduga karena ketagihan dengan cara mendapatkan uang dengan jumlah banyak dalam waktu singkat, F kembali melakukan aksi pencurian, namun sayang, aksi jambret yang ia lakukan pada Senin (13/2) lalu harus berakhir di balik jeruji besi. Ia ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polres Payakumbuh pada Rabu (29/3) di daerah Gadut Kecamatan Lareh Sago Halaban saat tengah bekerja sebagai penggiling padi menggunakan heller berjalan. Karena tidak menduga akan ditangkap, Tersangka F tidak dapat berbuat banyak, ia dengan mudah diamankan. Semula ia mengelak melakukan sejumlah penjambretan, namun setelah didesak akhirnya ia mengakui sebagai pelaku jambret di dua tempat di wilayah hukum Polres Payakumbuh.

1

“ Saya dua kali melakukan penjambretan pak, pertama pada tahun 2016 lalu. Saat itu saya menjambret seorang ibu-ibu yang tengah berkendara roda dua di Daerah Gelanggang Pacuan Kuda Kota Payakumbuh, dari aksi itu saya berhasil mendapatkan uang sekitar 25 juta rupiah. Dan aksi terakhir yang saya lakukan adalah pertengahan bulan lalu di daerah Ibuah, saat itu korban Ernita (49) menggunakan kendaraan roda dua hendak menuju  kerumahnya di Daerah Talang Kecamatan Payakumbuh Barat. Ia saya pepet, dan saya ambil tasnya”. Sebut Tersangka kepada Penyidik di Mapolres Payakumbuh Kawasan Labuah Silang.

Tersangka juga mengakui, meski Korban Ernita yang ia jambret di daerah Ibuah sempat melakukan pengejaran hingga ke Kelurahan Tanjuang Pauah, namun tersangka berhasil melarikan diri. Dari peristiwa itu, korban Ernita kehilangan sejumlah barang-barangnya, diantarannya sebuah Tas, 2 buah Handphone, uang Rp. 90.000, dua buah kartu Auto Teller Machine (ATM), untuk menghilangkan jejak, korban mengaku sengaja membakar tas yang ia curi itu.

Tertangkapnya tersangka Bapak satu anak tersebut setelah Polisi melakukan Penyelidikan, dari hasil penyelidikan yang dilakukan tersangka mengarah kepada Bapak muda itu, hingga ia akhirnya dibekuk dengan mudah. “ Tersangka kita bekuk setelah kita melakukan penyelidikan, dari tangan tersangka juga diamankan sejumlah barang bukti, diantarannya dua unit Handphone, sepeda motor milik tersangka yang digunakan untuk menjambret. Hingga kini, tersangka masih menjalani penyelidikan di Mapolres”. Sebut Kapolres Payakumbuh, AKBP. Kuswoto melalui Kasatreskrim, Iptu. Wawan Dermawan didampingi KBO Reskrim, Iptu. Eldi Viarso dan Kanit Resum, Ipda. Syafri, Kamis (30/3).

4 5

Ipda. Syafri juga menambahkan, tersangka F mengaku nekad menjambret karena terdesak butuh uang membayar hutang kepada seorang rentenir. Saat menjalani pemeriksaan lanjutan pada Kamis pagi, Istri tersangka F juga dihadirkan karena ia diduga mengetahui aksi kejahatan yang dilakukan suaminya itu.

Sementara, Ernita korban jambret yang juga hadir di ruangan Penyidik, terlihat tak kuasa menahan haru, sebab tersangka yang masih sangat muda itu harus berurusan dengan pihak kepolisian, ia bahkan menangis saat tersangka F meminta maaf sambil mencium tangannya. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here