Mobil Mantan Bupati Dibom Molotov

0
180
Satu unit mobil Toyota Kijang Avanza milik Nurhasyim hagus terbakar diduga akibat teror bom molotov. Foto dok: riaumandiri.co.

PEKANBARU, dekadepos.com-

Sepertinya, rasa aman benar-benar mahal di bumi lancang kuning Kota Pekanbaru, Riau. Betapa tidak, jika belum lama ini telah terjadi aksi teror bom molotov terhadap anggota DPRD Propinsi Riau, Supriati. Namun berselang beberapa minggu kemudian, tepatnya hari Jum’at (13/10) sekitar pukul 05.30 WIB, giliran rumah mantan Bupati Kabupaten Rokan Hulu, Propinsi Riau, Nurhasyim (70) yang terkena serangan teror bom molotov.

Seperti diwartakan riaumandiri.co, teror bom molotov yang telah menghanguskan satu unit mobil Avanza warna merah BM 1075 QS, milik Nurhasyim, yang juga dikenal sebagai salah seorang petinggi di Lembaga Adat Melayu (LAM) Pekanbaru dan juga pensiunan dosen di Universitas Islam Riau itu, dilakukan oleh orang tak dikenal.

Berat dugaan, teror bom Molotov tersebut ada unsur kesengajaan. Pasalnya, di rumah korban yang berada di Perumahan Kulim, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru itu ditemukan satu kotak korek api.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto melalui Kasub Humas, Iptu Polius Hendriawan, kepada awak media mengakui bahwa pihak penyidik sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sedangkan mobil Avanza milik korban yang hagus terbakar sudah dipasang garis polisi (police line).

Namun, yang menjadi pertanyaan masyarakat Kota Pekanbaru, apa motif pelaku meneror pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Pekanbaru yang juga juga pensiunan dosen di Universitas Islam Riau itu.

Tapi yang jelas, Nurhasyim mengakui bahwa, dia tidak ada masalah dengan orang lain, baik ketika masih menjabat sebagai Bupati dan saat menjadi dosen termasuk ketika menjadi pengurus di LAM Pekanbaru.

Nurhasyim juga menceritakan, pada awal kejadian itu dia sedang berada di dalam rumah usai salat subuh. Namun tiba-tiba dia mendengar suara teriakan kebakaran dari luar rumah.

“Tetangga saya yang melihat api membakar mobil saya” sebut Nurhasyim.

Sementara itu seorang saksi mata mengakui bahwa sebelum mobil korban terbakar, dia melihat orang tak dikenal mengendarai sepeda motor Honda Beat di depan rumah korban.

Untuk memadamkan api yang berkobar di mobil korban, warga berdatangan untuk membantu dengan peralatan seadanya. Namun, tak lama kemudian, datang bantuan satu unit mobil pemadam kebakaran.

“ Saya berharap, pihak Polsekta Pekanbaru pelaku teror tersebut dapat diungkap, “ ujar Nurhasyim.

Sementara itu, Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto di TKP mengatakan, kasus ini masih dalam penyelidikan.

“Masih kita selidiki pelakunya,” ujar Kombes Pol Susanto.

Sementara dari hasil olah TKP, tim Identifikasi Polresta mengamankan beberapa barang bukti. Salah satunya, korek api satu kotak tertinggal di TKP diduga milik pelaku. (est)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here