MTQ XXXVII, Bupati Minta dewan hakim jujur

0
18

Limapuluh Kota,Dekadepos.com

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, secara resmi membuka MTQ Nasional XXXVII Tingkat Kabupaten Lima Puluh Kota tahun 2016 di Nagari Maek Kecamatan Bukik. Pembukaan secara resmi ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur Sumbar dan diikuti oleh Bupati

Saat membacakan sambutan Gubernur, Jefrinal Arifin menyebutkan bahwa ivent MTQ merupakan kegiatan tradisi dan melekat di daerah kita. MTQ memiliki nilai dan makna tersendiri sebagai perekat. ” Setiap hari mari kita budayakan ditengah-tengah keluarga, masyarakat untuk membaca Al-Quran. Mari kita juga tingkatkan sillaturahmi dengan MTQ ini”. Sebutnya.

Ia juga menambahkan bahwa MTQ jangan hanya dijadikan kegiatan rutinitas. Kabupaten Lima Puluh Kota di apresiasi dengan kerapnya berkontribusi dalam mengharumkan nama Sumbar di beberapa kali MTQ tingkat Nasional.

Sebelumnya, Dalam sambutannya Kamis siang (27/10) Irfendi mengatakan bahwa MTQ yang akan di laksanakan dari tanggal 26-30 Oktober adalah kegiatan yang akan membangkitkan daerah kita Kedepan. Dengan gotong royong, kegiatan MTQ ini berhasil kita gelar. ” Kita sangat mengapresiasi semangat seluruh lapisan yang mensukseskan acara ini”. Sebutnya.

Dalam kegiatan yang di ikuti peserta dari 13 Kecamatan ini, Bupati berharap selalu di laksanakan koordinasi disetiap tahapan, sehingga acara berjalan sukses. Ia juga meminta generasi muda untuk terus mendekatkan diri dengan Al-Quran. Selain itu, kepada dewan hakim disetiap perlombaan diharapkan untuk jujur. ” Kalau memang belum menang katakan belum menang. Kita ingin kegiatan ini berjalan dengan baik”. Tambah nya.

Gusman Piliang, Kepala Kantor Kemenang setempat yang juga Ketua Lembaga Pembinaan Tilawatil Quran (LPTQ) dalam sambutannya mengatakan bahwa momentum MTQ tahun ini harus di maknai sebagai iktiar pengejawantahan Al-Quran. Selain itu, MTQ juga harus dijadikan sebagai sarana membumikan Al-Quran. ” Kita berharap MTQ bukan hanya sekedar perlombaan. Dengan MTQ, kita tigkatkan pengamalan Al-Quran”. Sebutnya.

Gusman Piliang juga menambahkan, saat ini dekadensi moral, aborsi dan asusila lainnya, seakan menjadi tontonan setiap hari. Belum lagi, permasalahan Narkoba yang menjadi bahaya latem/ancaman serius di semua kalangan. Untuk itu kegiatan-kegiatan keagamaan tidak boleh kalah dengan kegiatan duniawi.

Ketua DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota, Syafaruddin saat memberikan sambutan berharap agar kegiatan MTQ yang digelar di Negeri seribu Menhir itu dapat melahirkan Qori dan Qoriah terbaik dari Lima Puluh Kota. ” Kita mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh beserta. MTQ ini harus bermanfaat dan melahirkan Qori dan Qariah. Mereka yang nantinya memang harus persiapkan diri untuk di Tingkat propinsi” sebut Politisi Golkar itu. (Esha Tegar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here