Nenen, Wanita yang Dicurigai Ibu Bayi Dikubur di Samping Rumah Gadang Ditangkap Sembunyi di Atas Loteng

1
2101
Nenen, janda beranak tiga yang diduga ibu kandung dari mayat bayi laki-laki yang dikubur disamping rumah gadang miliknya ditangkap polisi dan warga bersembunyi di atas loteng rumahnya

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com

NF (40) panggilan Nenen janda beranak tiga yang dicurigai ibu kandung dari bayi malang yang dikubur di samping rumah gadang miliknya, akhirnya berhasil ditangkap pihak Polres Payakumbuh, Rabu (8/11) malam sekitar pukul 19.30 Wib.

Seperti diwartakan sebelumnya, ketika pihak Polres Payakumbuh bersama warga Jorong Lurah Bukik, Kenagarian Balaipanjang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, dibantu warga setempat menemukan jasad bayi laki-laki dikubur di samping rumah gadang milik NF, wanita yang sudah 12 tahun hidup menjanda akibat ditinggal mati suaminya itu, adalah wanita paling dicurigai sebagai ibu kandung dari bayi berjenis laki-laki yang dikuburkan di samping rumah gadang tersebut.

Baca Juga: http://www.dekadepos.com/diduga-hasil-hubungan-gelap-orok-disamping-rumah/.

Meski sempat ditanya Walinagari setempat tentang perut Nenen yang buncit seperti wanita mengandung, namun tiba-tiba tiga hari belakangan perutnya kempes, Nenen sempat mengaku bahwa dirinya tidak hamil.

Bahkan, suatu ketika ada warga yang menanyakan darah apa yang mengalir dari kakinya, dia masih sempat berkilah bahwa darah yang diduga keluar dari kelaminnya sehabis melahirkan itu, adalah darah menstruasi.

“ Darah menstruasi saya banyak Pak Wali. Bahkan, menstruasi saya sampai keluar 4 kali dalam satu hari,” demikian wanita punya anak tiga itu mengakui ketika Walinagari setempat mencurigai darah yang mengalir dari kakinya itu akibat habis melahirkan.

Namun ketika Walinagari setempat bersama pihak kepolisian meminta kepada wanita yang sehari-hari bekerja sebagai petani penderes karet ini diperiksa ke Puskesmas, untuk membuktikan apakah dia habis melahirkan atau tidak, meski sempat mengaku bersedia diperiksa namun tiba-tiba dengan alasan ingin buang air kecil, Nenen berusaha  melarikan diri.

Baca Juga: http://www.dekadepos.com/jasad-bayi-dikubur-di-samping-rumah-gadang-kelamin-laki-laki/

Awalnya, warga dan anggota kepolisian menduga jika Nenen melarikan diri ke dalam hutan atau kebun karet yang berada di sekitar rumahnya. Namun, setelah dicari puluhan warga setempat dibantu anggota polisi, sampai habis magrib sekitar pukul 19.00 Wib wanita itu tidak diketahui keberadaannya.

Sembunyi di Atas Loteng Rumah Gadang

Menurut informasi yang diperoleh, meskipun upaya pencarian terhadap wanita itu terus dilakukan oleh warga setempat bersama aparat kepolisian di semak belukar sekitar rumah wanita itu,namun pencarian tidak membuahkan hasil.

Namun kemudian beberapa orang warga setempat ada yang mencurigai jika Nenen bersembunyi di atas loteng rumah gadang miliknya. Kecurigaan itu benar, saat warga bersama anggota polisi berusaha mencari wanita itu ke atas loteng rumah gadang tersebut, ditemukan Nenen sedang bersembunyi di atas loteng rumah gadang miliknya tersebut.

Awalnya,wanita itu sempat menolak ketika disuruh turun dari atas loteng. Bahkan dia sempat mengancam akan terjun, jika dipaksa untuk turun. Namun setelah dibujuk warga dan anggota polisi, akhirnya Nenen turun dan seterusnya wanita itu diboyong  ke Mapolres Payakumbuh untuk diperiksa.

Sampai berita ini ditayangkan, wanita itu belum mau buka mulut atas ditemukan bayi laki-laki yang dikubur di samping rumah gadang miliknya itu.

“Dia masih bungkam dan belum mau diintrogasi,” sebut anggota polisi yang membawa wanita itu ke Mapolres Payakumbuh. (est)     

 

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here