Niat Mau Daftar Jadi Pengemudi Ojek Online, Ngak Punya Duit, Nekad Ngejambret Eh Malah Kena Tembak

0
839

Payakumbuh, Dekadepos.com

Hari (36) Residivis Jambret yang mengaku pernah liburan ke Bali serta membeli mobil mewah dari hasil melakukan kejahatan menjambret yang mencapai 1 Milyar, kembali dibekuk Tim Opsnal Satreskrim Polres Payakumbuh dibantu Anggota Opsnal Satreskrim Polres Kota Bukittinggi karena kembali melakukan serangkaian aksi kejahatan di Wilayah Hukum Polres Payakumbuh. Tersangka yang baru dua bulan menghirup udara bebas karena sebelumnya juga dibui karena melakukan aksi penjambretan itu dibekuk Tim gabungan pada Minggu 25 Maret 2018 sekitar pukul 16.00 Wib. Tertangkapnya bapak dua orang anak tersebut setelah Polisi mendapat laporan dari seorang perempuan yang merupakan korban penjambretan yang dilakukan tersangka pada Minggu Sore 25 Maret 2018 sekitar pukul 15.00 di Jembatan Tanjung Pauah.

Dari aksi itu tersangka berhasil membawa kabur tas korban yang berisi Handphone. Usai kejadian,  korban melapor ke Mapolres Payakumbuh di Kawasan Labuah Basilang. Kepada Polisi, korban menyebutkan ciri-ciri tersangka dan sepeda motor yang digunakan. Berbekal itulah Tim Opsnal Satreskrim Polres Payakumbuh yang dipimpin langsung Dantim Buser, Bripka. S. Telaumbanua memburu tersangka ke Kota Wisata Bukittinggi. Setelah melakukan koordinasi dan didampingi Tim Opsnal Satreskrim Polres Bukiitnggi, tersangka Hari diketahui tengah berada di Simpang Tarok mengendarai sebuah Mobil, tak menunggu lama, ia langsung dibekuk, namun diduga tahu akan dibekuk/ditangkap, tersangka mencoba melarikan diri, namun sayang upaya tersebut sia-sia, ia akhirnya berhasil diamankan.

Usai penangkapan tersebut, ia dibawa ke Mapolres Bukittinggi untuk untuk diinterogasi, kepada penyidik, ia mengakui terakhir kali melakukan aksi penjambretan di Tanjung Pauh Kota Payakumbuh. Dari pengakuan tersebut, Polisi juga mengamankan 1 buah sepeda motor yang diduga digunakan tersangka saat beraksi. Dari Bukittingi, tersangka selanjutnya di bawa ke Payakumbuh untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Di mapolres Payakumbuh, dari “nyanyian” tersangka disebutkan ia melakukan dua aksi jambret lainnya di Payakumbuh yakni di Simpang Ngalau dan didepan Rumah Dinas Kapolres Payakumbuh di Pusat Kota. Tas yang dijambret tersangka diakui dibuang dikawasan Koto Nan IV. Namun saat hendak menunjukkan tas tersebut, tersangka Hari yang mengaku kembali nekad menjambret untuk biaya membuat SIM agar bisa mendaftar menjadi pengemudi Ojek Online itu mencoba melarikan diri, sehingga petugas akhirnya terpaksa menembak salah satu kaki tersangka.

“ Tersangka berhasil kita bekuk berkat koordinasi dengan Tim Opsnal Satres Polres Bukitinggi. Karena mencoba melarikan diri saat hendak menunjukkan tas hasil curian, terpaksa kita lumpuhkan. Dari tangan tersangka kita berhasil mengamankan barang bukti sepeda motor, handphone serta tas milik korban”. Sebut Kapolres Payakumbuh, AKBP. Kuswoto melalui Kasatreskrim, AKP. Camri Nasution didampingi KBO Satreskrim, Iptu. Eldi Viarso dan Kasubag Humas, Iptu. Hendri Has Senin serta Dantim Buser, Bripka. S. Telaumbanua sore 26 Maret 2018.

Bripka. S. Telaumbanua juga menambahkan, umumnya korban dari tersangka adalah kaum perempuan yang sendirian saat menggunakan sepeda motor. Tersangka sebelumnya juga pernah dibekuk Tim Opnsal Satreskrim Polres Payakumbuh karena kasus yang sama.

Hingga kini, tersangka dan barang bukti masih diamankan di Mapolres Payakumbuh untuk pemeriksaan lanjutan. (Est)