Nyabu Bareng Kakak Perempuan, Tukang Panjek Pinang Dibekuk Usai Jemput Sabu-sabu di Kandang Babi

3
1456
Dua orang beradik kakak, dibekuk tim opsnal Satnarkoba Polres Payakumbuh, usai membeli sabu-sabu di Barulak, Tanahdatar

Payakumbuh, dekadepos.com-

Berawal dari iseng dan coba-coba, ternyata malah harus berakhir di balik jeruk besi. Nasib apes itulah yang dialami seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial RM (37) panggilan Rini warga Kelurahan Koto Panjang Payobasung, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh.

Wanita dua anak tersebut dibekuk Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Payakumbuh pada Jumat (27/10) sekitar pukul 15.45 Wib di pinggir jalan raya Jalan Khatib Sulaiman RT 002 / RW 005 Kelurahan Sawah Padang, Aur Kuning Kecamatan Payakumbuh Barat, Tak jauh dari Kampus STTP Payakumbuh.

Wanita yang mengaku pernah mencoba menghisap Narkoba jenis sabu-sabu karena penasaran dan iseng itu, dibekuk bersama sang adik bernama Joni Irwandi pangila Joni (31) seorang buruh beralamat di Jorong Parak Baru, Kenagarian Taram, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota.

Penangkapan terhadap kedua tersangka dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polres Payakumbuh, Iptu. Hendri Has didampingi Kanit Narkoba, Aiptu. Ardiyanto. Tersangka RM dan Joni ditangkap setelah polisi mendapatkan informasi keduanya usai membeli Narkoba dari kawasan Barulak, Kabupaten Tanah Datar. Karena tidak menyangka akan dibekuk, keduanya dengan mudah diamankan.

Dari penggeledahan yang dilakukan, berhasil diamankan barang bukti 1 paket kecil narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik bening dibalut dengan uang mainan pecahan Rp20 ribu, 1 helai celana panjang karet warna hitam. Barang haram itu disimpan tersangka RM di saku celananya.

” Keduanya kita tangkap usai membeli Narkoba jenis sabu-sabu, pulang dari kawasan Barulak, tersangka yang mengendarai sepeda motor kita cegat diperjalanan,” sebut Kapolres Payakumbuh, AKBP. Kuswoto melalui Kasat Resnarkoba, Iptu. Hendri Has didampingi Kanit Narkoba, Aiptu. Ardiyanto dan Paur Humas, Aiptu. Hendri Ahadi, Sabtu (28/10).

Penangkapan tersebut sempat memacetkan jalan raya. Usai dibekuk, keduanya diamankan di Mapolres Payakumbuh kawasan Labuah Basilang.

Kepada penyidik, tersangka Joni menyebut mengkonsumsi Sabu-sabu untuk percaya diri dan semangat dalam bekerja memanjat pohon pinang. “Saya mengkonsumsi Sabu-sabu untuk saya sendiri. Usai mengkonsumsi barang haram itu, percaya diri saya tinggi, tidak ada rasa takut memanjat pohon pinang setinggi ataupun ” ucapnya.

Sementara tersangka RM yang merupakan kakak kandung tersangka Joni mengatakan bahwa, ia tidak tahu menahu soal barang haram/sabu-sabu yang dijemput sang adik. ” Saya hanya diajak jalan-jalan oleh Joni, eh tahunya dia malah membeli sabu-sabu ke Barulak. Saat dia menjemput sabu-sabu, Saya menunggu di rumah saudara juga dikawasan Barulak. Setelah sabu-sabu itu sudah dibeli, memang disimpan di saku saya,” aku RM.

Wanita bertubuh gempal itu juga mengakui baru pertama kali mengkonsumsi Narkoba. ” sekitar 15 hari lalu, Joni mampir ke rumah, ia mengkonsumsi Sabu-sabu di rumah saya di Payobasung. Karena penasaran, saya mencoba. Sebab, saya heran, kenapa orang mau membeli barang yang cukup mahal itu,” tambahnya.

Hingga kini, kedua tersangka masih diamankan di Mapolres Payakumbuh. (Est)

3 KOMENTAR