Oknum DPRD Tedy Sutendi Jalani Pemeriksaan di Rumah Sakit

0
2769

Limapuluh Kota, dekadepos.com

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, hari ini, Senin (18/9) anggota DPRD Limapuluh Kota, Tedy Sutendi, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus terbunuhnya Erwin warga Nagari Pilubang, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, dalam kasus berdarah di Nagari Tarm, mulai diperiksa penyidik Satreskrim Polres Limapuluh Kota. Kapolres Limapuluh AKBP Haris Hadis melalui Kasatreskrim AKP Anton Luther didampingi KBO Reskrim Iptu Muhammad Arvi, ketika dikonfirmasi, Senin (18/9) membenarkan penyidik Satreskrim Polres LImapuluh Kota, mulai memeriksa tersangka Tedy Sutendi dalam kasus terbunuhnya korban Erwin.

“ Tersangka Tedy Sutendy diperiksa di Padang, karena saat ini tersangka masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Padang,” ungkap Kasatreskrim AKP Anton Luther yang memimpin tim penyidik.

Selama menjalani pemeriksaan, ujar Kasatreskrim AKP Anton Luther, tersangka Tedy Sutendi, didampingi penasehat hukumnya, Mefrizal,SH.

“ Tersangka Tedy Sutendi kita periksa sejak pukul 10.00 pagi. Selama menjalani pemeriksaan tersangka cukup koperatif,” ungkap Kasatreskrim AKP Anton Luther.

Diakui Kasatreskrim AKP Anton Luther, beberapa hari menjalani perawatan di RSUP dr. Jamil Padang dan untuk kemudian setelah ditetapkan sebagai tersangka dipindahkan ke rumah sakit Bhayangkara, sampai saat ini kondisi kesehatan Tedy Sutendi yang juga menderita luka akibat peristiwa berdarah itu mulai membaik. “Menurut keterangan tim media rumah sakit Bhayangkara, kondisi kesehatan tersangka Tedy Sutendi mulai membaik,” pungkas Kasatreskrim AKP Anton Luther.

AKP. Anton Luther, Kasat Reskrim Polres Lima Puluh Kota

Baca juga : http://www.dekadepos.com/susul-adik-oknum-anggota-dprd-tedy-sutendi-jadi-tersangka/

Perebutan Tanah Ulayat   

Seperti diwartakan sebelumnya, perebutan tanah ulayat antara masyarakat Nagari Pilubang dengan anggota DPRD Limapuluh Kota, Tedy Sutendi warga Nagari Taram, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, berakhir dengan maut. Seorang warga Jorong Koto Nan Gadang, Nagari Pilubang Harau, Erwin (35) terbunuh dalam sengketa tanah ulayat yang terletak antara Nagari Pilubang dengan Nagari Taram tersebut.

Beberapa hari setelah peristiwa berdarah membawa maut itu terjadi, Polres Limapuluh Kota menetapkan anggota DPRD Limapuluh Kota Tedi Sutendy bersama adiknya Primsito alias Tito sebagai tersangka. Tedy Sutendi ditetapkan sebagai tersangka, saat ia masih terbaring dan menjalani perwatan di RSU dr. M. Jamil Padang, karena dia juga menderita luka cukup serius dalam peristiwa berdarah yang terjadi di nagari Taram tersebut.

Sementara Primsito alias Tito, adik kandung Tedi Sutendi, yang juga dijadikan tersangka dalam kasus dugaan tindakan penganiayan mengakibatkan hilangnya nyawa korban, telah mendekam di Sel Mapolres Limapuluh Kota.

“ Iya, tersangka Tito telah kita tahan di Sel Mapolres, untuk pemeriksaan lebih lanjut,” sebut Kapolres Limapuluh Kota, AKBP. Haris Hadis melalui Kasat Reskrim, AKP. Anton Luther didampingi KBO Reskrim, Iptu. M. Arvi beberapa waktu lalu.

Menurut Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Haris Hadis tersangka Tedy Sutendy dan adiknya Primsito alias Tito bakal dijerat Pasal berlapis yakni; Pasal 170 ayat (1) dan ayat (2) ke 3 jo Pasal 351 ayat (3) atau Pasal 338 KUHP, dengan ancaman belasan tahun penjara. (Est)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here