Oknum DPRD, Tedy Sutendy Bakal Disidang 6 Desember

0
277
Humas PN Tanjung Pati, M.Iqbal Hutabarat SH. MH

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Pengadilan Negeri (PN) Tajung Pati Kabupaten Limapuluh Kota menjadwalkan bakal menggelar sidang perdana Kasus penganiayaan yang menyebabkan meninggalnya seorang warga Nagari Pilubang, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, bernama Erwin (45) Minggu (10/9) sekitar pukul 12.45 Wib. Baca : http://www.dekadepos.com/peristiwa-berdarah-terjadi-di-nagari-taram-ternyata-terkait-soal-tanah-ulayat/

Dalam kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di Nagari Taram, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota itu, selain menetapkan Tedy Sutendy sebagai tersangka, Polisi juga menetapkan sang adik, Primsito panggilan Tito sebagai tersangka dalam kasus yang diduga dipicu karena permasalahan tanah itu.

Sidang Perdana kedua tersangka dengan materi pembacaan Dakwaan itu, direncanakan bakal digelar pada Rabu (6/12) sekitar pukul 10.00 Wib di ruang Sidang Utama/Garuda Pengadilan yang berada di Jalan Raya Sumbar-Riau KM 7 Kecamatan Harau. Perkara dengan nomor register 119/PID.B/2017/PN TJP serta perkara sang adik  120/Pid.B/2017/PN TJP itu bakal dipimpin oleh Hakim Ketua Hendri Irawan, SH didampingi dua hakim anggota M.Iqbal  Hutabarat SH. MH dan Junter Sijabat, SH.MH.

“ Perkara Pidana dengan nomor register perkara 119/PID.B/2017/PN TJP dan 120/Pid.B/2017/PN TJP akan kita sidangkan/gelar pada Rabu tanggal 6 Desember mendatang. Untuk pengamanan, kita juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian dari Mapolres Limapuluh Kota.”. Sebut Humas PN Tanjung Pati, M.Iqbal  Hutabarat SH. MH, Rabu sore (29/11).

Iqbal juga menambahkan, terkait Sidang perdana yang diprediksi bakal dihadiri ratusan pengunjung itu, pihaknya tidak meminta jumlah tertentu personil Polisi untuk melakukan pengamanan, namun ia berharap untuk pengamanan mendapatkan autensi/perhatian khusus dari Pihak Kepolisian. “ Tentu kita berharap agar pengamanan dari sidang yang juga kita tayangkan di TV di luar ruang sidang itu, mendapatkan autensi khusus dari pihak kepolisian”. Tambahnya.

Sidang terbuka untuk umum itu, membutuhkan atensi khusus dari pihak keamanan, Dengan tujuan untuk menghindari hal-hal yang bakal terjadi diluar dugaan. Untuk pengunjung sidang, pihak keluarga korban dan aparatur Nagari Taram di prioritaskan untuk berada didalam ruang sidang.

Ditempat terpisah, Kapolres Limapuluh Kota, AKBP. Haris Hadis mengaku siap mengamankan jalannya sidang kasus perdana yang melibatkan Oknum anggota DPRD Limapuluh Kota dari Partai Hanura itu. “ Kita siap mengamankan jalannya sidang kasus yang melibatkan oknum anggota DRPD itu. Kita siap memberikan pengamanan, sesuai dengan kebutuhan. Ucapnya. (Est).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here