Operasi Pekat, Grebek Kedai Tuak, 5 orang Diamankan

0
114

Payakumbuh, Dekadepos.com

Tim Penegak Peraturan Daerah (Perda) Kota Payakumbuh kembali melakukan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) kesejumlah tempat dan kedai tuak yang ada di Payakumbuh. Operasi yang diikuti TNI, POM TNI, Polisi, Kejaksaan, Pol-PP digelar pada Jumat (10/2) sekitar pukul 22.00 Wib. Usai menggelar Apel di Markas Pol-PP Halaman Kantor Balaikota Baru Ex. Lapangan Bola Kapten Tantawi Kelurahan Bunian, Tim bergerak ke Arah Jalan Lingkar Utara di Kelurahan Kubu Gadang Kecamatan Payakumbuh Barat, tak jalan dari jalan utama, tim bergerak ke arah Bukit, di Salah Satu Kedai Tuak ynag diketahui milik Marihot (42) Warga Koto Tangah Kecamatan Payakumbuh Barat, tim mendapati sejumlah pengunjung tengah menikmati minumas jenis tuak.

Di lokasi yang berada di dekat Bukit Pemecah Batu Coral itu, tim berhasil menyita sejumlah minuman jenis tuak, sementara pemilik kedai diminta untuk membuat surat pernyataan. Dari Lokasi tersebut, Tim yang dipimpin Kasat Pol-PP Damkar Payakumbuh, Devitra bergerak ke Kawasan Balai Panjang di Batas Kota Payakumbuh. Di kedai tuak yang kerap di razia itu, Tim mendapati kedai tuak milik Mardanis (42) dalam keadaan tutup, curiga operasi bocor sebelum petugas datang, akhirnya Tim melakukan penggeledahan, hal hasil, dari dalam kedai tuak itu berhasil diamankan 1 ember berwarna biru yang berisi tuak, 3 buah teko.
3

4

6
Tidak sampai disana saja, Tim 7 terus bergerak ke Rest Area Ngalau Indah, namun disana tidak ditemukan apapun, termasuk sejumlah pasangan remaja yang biasanya duduk hingga larut malam ataupun remaja yang menggelar balapan liar. Ketika hendak menuju sasaran lain, Tim mendapati pintu gerbang masuk ke Objek Wisata Goa Ngalau Indah dalam keadaan terbuka, curiga dengan keadaan itu, Tim bergerak ke lokasi itu, namun sampai di area parker diatas, tim tidak menemukan apapun yang mencurigakan.

“ Dari Razia Pekat yang kita lakukan kesejumlah tempat di Payakumbuh, kita berhasil menyita sejumlah Minuman Keras jenis tuak. Kepada para pedagang/pemilik kedainya juga kita amankan ke Markas Pol-PP untuk kita periksa dan membuat surat pernyataan. Kedepan, razia Pekat akan terus kita lakukan untuk mengantisipasi berbagai Penyakit Masyarakat”. Sebut Kasat Pol-PP Damkar Payakumbuh, Devitra didampingi Kabid Penegakan Peraturan Daerah, Erizon, Minggu Pagi (12/2).
9
Sementara di lokasi lainnya, di Kedai Tuak Aslimsah di Koto Panjang, Tim kembali mendapati kedai yang biasanya ramai itu dalam keadaan sepi, namun sejumlah kendaraan terlihat terparkir disekitar kedai tuak itu. Tak berselang lama, dua orang pengunjung terlihat keluar dari dalam kedai tuak dan melarikan diri, karena takut kendaraannya akan dibawa petugas, ia akhirnya keluar dan berhasil diamankan oleh anggota Tim 7. Dikedai ini, juga diamankan Tuak serta dirigen dan teko.

Jelang Pulang Ke Posko, Tim 7 bergerak ke Café Kalam Sanjo di Kelurahan Padang Datar Kecamatan Payakumbuh Barat, di Café yang diketahui memiliki izin operasional itu, tidak ditemukan hal yang mencurigakan, kepada pengelola/pemilik café, Tim meminta agar menaati jam operasional dan tidak melakukan hal-hal yang melanggar aturan.
Razia Pekat yang dilakukan oleh Tim 7 mendapat tanggapan dari Ketua DPRD Payakumbuh, YB. Dt. Permato Alam, menurutnya Razia Pekat harus terus dilakukan agar berbagai penyakit masyarakat tidak terjadi di Payakumbuh. Apalagi beberapa waktu lalu, di Kelurahan Talang ada aksi pembakaran Café oelh warga. “ Kita tentu tidak ingin lagi kejadian serupa terjadi, untuk itu kita harapkan operasi Pekat terus dilakukan oleh Tim 7”. Sebut Politisi Golkar itu. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here