Parah, Oknum Pejabat di 50 Kota Kena OTT Istri Sendiri

0
238

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com –
Masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota gempar. Seorang oknum pejabat dilingkungan Pemkab Limapuluh Kota berintial HD (52) tertangkap tangan oleh istrinya sedang bobok-bobok siang di rumah seorang janda kembang beranak satu artis Minang pelantun lagu ‘Tabu Sabatang’ berinitial EC (30) Rabu (29/3) sekitar pukul 14.00 Wib di Jorong Guguak, Kenagarian Guguak VII Koto, Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota.

Akibat perbuatan tak bermoral itu, istri tercinta HD bernama Yuli Eva Rosa (50) seorang PNS di Pemko Payakumbuh warga Kelurahan Padang Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh, melaporkan sang suami HD dan wanita EC ke Polsek Guguak dengan
Nomor:LP/K/18/III/2017 tertanggal 30 Maret 2017 dengan tuduhan HD telah melakukan tindak pidana poligami dan atau perzinaan dengan wanita EC.

Menurut informasi yang diperoleh, sehari sebelum Yuli Eva Rosa melaporkan HD dan wanita EC ke polisi, Rabu (29/3) sekira pukul 14.00 Wib, dia telah menangkap basah suaminya HD sedang berduaan di dalam kamar dengan wanita EC di rumahnya Jorong Guguak, Nagari Guguak VIII Koto, Kecamatan Guguak.

Operasi tangkap tangan yang dilakukan Yuli Eva Rosa dilakukan bersama saudara dan temannya Rupansi. Sekadar diketahui, Rupansi yang dijadikan sebagai saksi oleh Yuli Eva Rosa dalam laporannya ke polisi, adalah istri salah satu pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Limapuluh Kota yang nota bena adalah ‘konco’ palangkin HD.

Melihat kejadian tak bermoral yang dilakukan suaminya HD bersama wanita EC, Yuli Eva Rosa marah besar. Malah, ketika dia mendapat penjelasan dari orang tua EC yang mengakui bahwa suaminya HD sudah menikah dengan anaknya EC, yang saat ini sedang hamil muda, Yuli Eva Rosa, benar-benar terkejut seperti disambar petir di siang bolong.

Merasa sakit hati, akhirnya Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan Yuli Eva Rosa bersama dua orang temannya itu dilaporkannya ke Polisi, dengan tuduhan HD yang bergekar Datauk itu sudah melakukan tindak pidana poligami dan perzinahan.

Kapolsek Guguak, AKP Akno Pelindo, ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan pihaknya telah menerima laporan pengaduan dari Yuli Eva Rosa, atas kelakukan suaminya HD yang telah melakukan tindak pidana poligami dan perzinahan dengan wanita EC.

“ Benar, laporan pengaduan itu kami terima, Kamis (30/3). Namun, laporan itu sudah kami serahkan ke Polres Limapuluh Kota. Silahkan hubungi Kapolres atau Waka Polres,” pinta AKP Akno Pelindo.

Ketika sejumlah wartawan mencoba menghubungi Wakapolres, Kompol Eridal, terkait adanya laporan pengaduan seorang istri pejabat Pemkab Limapuluh Kota ke Polsek Guguak atas tuduhan suaminya telah melakukan tindak pidana poligami dan perbuatan zina dengan wanita EC, Waka Polres Kompol Eridal meminta wartawan menghubungi Kapolsek Guguk.

“ Silahkan saja hubungi Kapolsek Guguk untuk konfirmasi, “ ujar Kompol Eridal member izin untuk konfirmasi.

Kapolsek Guguk AKP Akno Pelindo yang coba dihubungi kembali untuk konfirmasi, akhirnya membenarkan pihaknya sudah menerima laporan pengaduan dari seorang wanita bernama Yuli Eva Rosa, yang telah mengadukan suaminya HD dan wanita EC melakukan tindak pidana poligami dan perbuatan zina.

“ Benar, laporan pengaduan itu sudah kita terima Kamis (30/3). Namun, saat ini, laporan pengaduan tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Jika dari hasil penyelidikan ada ditemukan kebenaran terjadi tindak pidana poligami dan perbuatan perzinahan, maka akan kita tindak lanjuti ketingkat penyidikan,” ujar AKP Akno Pelindo.
Heboh di Medsos
Beberapa hari sebelum HD dilaporkan istrinya Yuli Eva Rosa ke polisi, media sosial heboh mengungkapkan dugaan tertangkapnya oknum mantan Sekwan DPRD Limapuluh Kota itu dengan Wil (Wanita Idaman Lain, red) di Kota Padang.
Meski isu moral itu masih ‘bagalau’ dan tidak dapat dipertanggungjawabkan, karena sebagian ada yang menyebutkan HD ditangkap anggota Satpol PP ketika menginap di sebuah hotel melati di kota itu, isu lain ada pula yang mengatakan jika HD digrebek masyarakat di rumah wanita selingkuhannya di salah satu komplek perumahan di Kota Padang.

Hebatnya, ketika isu skandal itu dikonfirmasi wartawan kepada HD, pejabat eselon II yang juga dikenal sebagai musisi dan pencipta lagu Minang dan kerap menciptakan lagu untuk Kepala Daerah itu, membantah isu skandal tersebut.

“ Isu itu tidak benar. Akhir-akhir ini, saya sering dibully oleh orang-orang yang tidak senang dengan saya. Buktinya, ketika saya diisukan tertangkap di hotel di Padang, padahal saat itu saya sedang berada di Limapuluh Kota mendampingi Indo Jalito memberikan bantuan untuk korban banjir dan longsor. Bahkan, ketika saya diisukan digrebek masa di Padang, pada saat itu saya tugas sedang dinas ke Jakarta. Jika tidak percaya, lihat ini bukti boarding pass di HP android saya,” kilah HD sambil memperlihatkan boking tiket pesawatnya.

Pertanyaannya, benarkah HD terjerat cinta terlarang dengan EC janda kembang beranak satu artis Minang pelantun lagu ‘Tabu Sabatang’ itu? Kita tunggu saja hasil penyidikan pihak Polsek Guguak.

Sementara itu HD yang dihubungi melalui telepon genggamnya tidak berhasil dihubungi, karena HPnya mati. Namun, dari sumber yang layak dipercaya menyatakan bahwa HD telah menikahi artis Minang pelantun lagu “ Tabu Sabatang” itu bulan Januari lalu. (esa tegar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here