Partai Perindo Partai Pertama Serahkan data Partai Politik ke KPU Kota Payakumbuh

0
44

Payakumbuh, Dekadepos.com

Partai Persatuan Indonesia (Perindo) menjadi Partai Politik pertama yang melakukan penyerahan salinan data Partai Politik ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Payakumbuh di Kelurahan Koto Kaciak Kubu Tapak Rajo (Ex. Kelurahan Kubu Gadang) Kecamatan Payakumbuh Utara pada Senin Siang (9/10). Dalam penyerahan tersebut Syarat minimal penyerahan salinan data Kartu Tanda Anggota (KTA) atau KTP kepada KPU sebagai peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019 mendatang sebanyak 129 KTA atau 1/1000 dari jumlah penduduk. Bila kurang dari jumlah itu, KPU Kabupaten/Kota akan mengembalikan untuk dilengkapi kepada partai politik. Kemudian jika sampai tanggal 16 Oktober 2017 Pukul 24.00 Wib, parpol tidak menyerahkan salinan data KTA kepada KPU, maka terancam tidak bisa ikut pemilu.

“Kalau tidak menyerahkan salinan data keanggotaan kepada KPU, maka tentu terancam untuk bisa ikut pemilu. Sesuai aturan untuk Sumbar, dari 19 Kabupaten/Kota yang ada, maka parpol wajib ada dan memenuhi syarat di 15 Kabupaten/Kota,” sebut Ketua KPU Kota Payakumbuh, M.Khadafi didampingi Sekretaris Diva Persada, disela-sela menerima penyerahan salinan data KTA dari Partai Perindo.

Ditambahkannya, setelah tahapan pendaftaran selesai, maka KPU akan melakukan verifikasi administrasi dan faktual. Dimana KPU akan melihat kelengkapan syarat KTA termasuk ganda atau tidak. Bila ada ditemukan KTA ganda maka diminta kepada yang bersangkutan untuk memilih. “Nanti setelah penyerahan salinan data masing-masing parpol selesai, maka akan dilakukan Verifikasi Faktual. Jika ada kekurangan dari jumlah minimal yang ditentukan, maka ada masa perbaikan nantinya,” sebutnya.

Setelah penetapan partai politik peserta pemilu 17 Februari 2017 mendatang, maka tanggal 18 Februari lansung dilakukan pengundian nomor urut di KPU RI. “Tahapannya pengundian nomor urut, kemudian pemutahiran data pemilih, kemudian penetapan dapil, dan persiapan pendaftaran calon legislatif baik DPR RI, DPD dan DPRD. Pada 4-17 Juli 2018 pengajuan daftar calon caleg, kemudian kampanye dimulai 23 September 2018 sampai 13 April 2019,” sebutnya.

Disampaikannya, tahapan pelaksanaan Pileg dan pilpres serentak 2019 sangat panjang, termasuk masa kampanye masing-masing calon kandidat caleg dan Pilpres. “Kampanye lama, stopnya masa kampanye 4 hari sebelum hari pencoblosan 17 April 2019,” sebutnya. Dia berharap agar pelaksanaan pemilu serentak ini berjalan aman dan lancar. (Est)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here