Pasca Dirawat, Korban Perkosaan, Tak Tahu Dimana Rimbanya

0
206

Payakumbuh. Dekadepos.com

Kasus Dugaan Perkosaan terhadap seorang Pekerja Café di Cinta Fitri Kelurahan Talang Kecamatan Payakumbuh Barat yang membuat amarah warga sekitar memuncak dan berujung dengan pembakaran Café tersebut pada Sabtu (21/1) terus menjadi perhatian warga. Termasuk siapa sebenarnya Mawar (nama samaran) 18, sebelumnya ditulis 22 Tahun. Namun sayang, upaya sejumlah wartawan untuk menelusuri keberadaan korban yang disebut-sebut warga Nagari Sungai Beringin Kecamatan Payakumbuh itu tidak membuahkan hasil. Korban yang sebelumnya diketahui dirawat di salah satu ruangan di Rumah Sakit dr. Adnaan WD tidak bisa ditemui. Bahkan Security yang mengetahui kedatangan sejumlah wartawan untuk melakukan tugas peliputan, meminta untuk tidak mendekati ruangan perawatan, kalaupun ingin melakukan peliputan harus seizin Direktur Rumah Sakit.

Namun dari informasi yang berhasil dihimpun wartawan dari beberapa tenaga medis RSUD. Disebutkan korban yang beralamat di Sungai Baringin, Kabupaten 50 Kota ini mendapat 10 jahitan di alat kelaminnya dan beberapa bagian tubuh memar dan lecet. “Korban mengalami kekerasan fisik dan mental. Alat kemaluannya robek karena diduga kemasukan benda keras dan harus mendapat 10 jahitan.,” sebut salah satu tenaga medis RSUD Adnan WD yang minta namanya tidak ditulis.

Hingga Minggu Sore (22/1) diketahui bahwa korban tidak lagi dirawat disana. Menurut pihak Rumah Sakit, korban diketahui telah dibawa pulang oleh pihak keluarga. “ Memang benar pasien tersebut telah dibawa pulang oleh pihak keluarga pada Sabtu sore (21/1)”. sebut Desmawati, S. Kep, Kabid Pelayanan Keperawatan Rumah Sakit dr. Adnaan WD Payakumbuh.

Sebelumnya diberitakan, Cafe Cinta Fitri yang terletak dikelurahan Talang, Kecamatan Payakumbuh Barat, yang sempat dibakar warga berapa waktu lalu. Kali ini, kembali mendapat amukan masa, hal itu dipicu dugaan pemerkosaan yang dilakukan diruangan tersebut. Cafe yang biasa menjadi tempat nongkrong malam anak muda ini luluh lantak setelah dibakar masyarakat, sabtu (21/8) malam.

Informasi dilapangan, pemerkosaan yang diketahui terjadi jumat (19/1) dini hari ini diperkirakan berada dalam room no 3 cafe cinta fitri. Korban bernama mawar (nama samaran-red). Akibat kejadian itu, korban harus mendapatkan perawatan di rumah sakit umum daerah adnan WD, Payakumbuh dan mendapatkan 10 jahitan dikemaluannya. Diperkirakan, korban diperkosa sebanyak 7 orang dan memasukkan benda keras ke alat kemaluan.

Kepala Kelurahan Talang, gusmardi membenarkan kejadian pemerkosaan di cafe cinta fitri ini dan tidak bisa menghalangi tindakan massa yang sudah marah. “benar ada pemerkosaan di cafe ini. Saya sudah menjenguk korban d rumah sakit dan kondisinya sangat memprihatinkan. Sekarang masyarakat marah, kami tidak bisa berbuat apa-apa, ” sebut Gusmardi. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here