PELECEHAN SEKSUAL PELAYAN KAFE CINTA FITRI TERUNGKAP Denpom 1/4 Padang Tetapkan Pratu H Sebagai Tersangka

0
42

Padang, Dekadepos.com

Misteri siapa 7 orang pria yang terlibat melakukan pelecehan seksual terhadap seorang wanita pelayan kafe Cinta Fitri berinitial Rr (18) warga Sungai Beringin, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, akhirnya terungkap. 7 oknum TNI AD dari salah satu kesatuan di Kabupaten Limapuluh Kota yang disebut-sebut terlibat dalam kasus pelecehan seksual yang mengakibatkan Rr terpaksa dilarikan ke RSUD dr. Adnan WD Payakumbuh karena alat vitalnya mengalami pendarahan, sejak Sabtu (21/1) telah berada di Mako Denpom I/4 Padang menjalani pemeriksaan.

Dari keterangan resmi Komandan Denpom I/4 Padang, Letkol CPM Didik Hariadi yang menggelar jumpa pers dengan awak media di Padang, Selasa (24/1) seperti dikutip dari antara sumbar.com, terungkap bahwa seorang oknum TNI berintial Pratu H telah ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan 6 orang lainnya masih sebagai saksi.

” Sato orang anggota yakni Pratu H sudah ditetapkan sebagai tersangka, enam lainya masih berstatus sebagai saksi,” ujar Komandan Denpom I/4 Padang, Letkol CPM Didik Hariadi .

Lebih jauh diungkapkan Letkol CPM Didik Hariadi, kejadian pelecehan seksuai terhadap Rr itu berawal saat Pratu H bersama 6 oknum anggota TNI AD lainnya pergi ke tempat hiburan malam kafe Cinta Fitri dan memesan minuman beralkohol bersama korban sebagai pendampingnya.

“ Para pelaku dan korban sama-sama dipengaruhi minuman beralkohol dan ketika itulah terjadi kasus pelecehan seksual tersebut,” sebut Letkol CPM Didik Hariadi.

Letkol CPM Didik Hariadi juga mengungkapkan bahwa, ketika korban terpengaruh minuman beralkohol sampaitidak sadarkan diri, saat itulah terjadi tindak pelecehan seksual tersebut, sehingga korban dibawa ke RSUD dr. Adnan WD Payakumbuh untuk dilakukan perawatan.

“ Dari hasil visum et repertum yang dikeluar pihak rumah sakit RSUD dr. Adnan WD Payakumbuh, memang ada luka pada alat vital korban sehingga harus mendapat lima jahitan pada kelamin korban,” ujar Letkol CPM Didik Hariadi.

Komandan Denpom I/4 Padang, Letkol CPM Didik Hariadi itu juga menyatakan bahwa, dari hasil visum yang dikeluarkan pihak media RSUD dr. Adnan WD Payakumbuh dinyatakan bahwa korban tidak mengalami pemerkosaan, tetapi ada perlakukan pelecehan seksual.

Terkait kasus pelecehan seksual terhadap pelayan kafe Cinta Fitri tersebut, ulas Letkol CPM Didik Hariadi, penyidik Denpom I/4 Padang juga telah meminta keterangan dari beberapa orang yang berada di lokasi seperti karyawan kafe, kasir kafe, penjual minuman dan pemilik kafe.

“ Penyidik telah mengumpulkan barang bukti dari lokasi kejadian berupa delapan botol minuman beralkohol,” ujar Letkol CPM Didik Hariadi.

Dipenghujung jumpa pers tersebut, Letkol CPM Didik Hariadi, juga mengakui bahwa penyidikan terhadap ke enam pelaku lainnya masih terus dilakukan. Kemungkinan keterlibatan ke enam pelaku tersebut masih didalami penyidik. Yang jelas,  pemeriksaan kasus ini akan segera dirampungkan dan diproses sesuai aturan, ” pungkas Letkol CPM Didik Hariadi.

Terungkapnya pelaku tindak pelecehan seksual terhadap pelayan kafe Cinta Fitri itu, diapresiasi oleh Lurah Talang, Gusmardi. Menurutnya, dengan telah diungkapkannya kasus pelecehan seksual oleh pihak Denpom I/4 Padang, telah member menjawaban tentang kesimpangsiuran informasi yang selama ini masih misteri. (TIM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here