PEMKAB TULUNG AGUNG ‘BERGURU’ KE PAYAKUMBUH

0
11

PAYAKUMBUH, dekadepos.com

Pemerintah Kabupaten Tulung Agung, Jawa Timur, melakukan study komparatif ke Pemerintah Kota Payakumbuh. Rombongan yang berjumlah 15 orang itu terdiri dari pimpinan di Sekretariat Daerah serta Badan Kepegawaian Kabupaten Tulung Agung dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerahnya, Indra Fauzi.

Rombongan dari kota penghasil Marmer ini, dengan penuh persaudaraan disambut oleh Sekretaris Daerah Payakumbuh, Benni Warlis didampingi Kabag Organisasi, Yasrizal, dan Kabag Perekonomian, Julfiter, di ruang rapat kantor Balaikota di Bukik Sibaluik, Senin (27/2) siang.

Dalam sambutannya, Sekdako Benni Warlis mengucapkan selamat datang kepada seluruh anggota rombongan, serta mengapresiasi pilihan Pemerintah Kabupaten Tulung Agung untuk melakukan tukar-menukar informasi dengan Kota Payakumbuh.

“Selamat datang kepada rombongan dan kami juga merasa senang dengan niat Pemkab Tulung Agung yang datang untuk saling bertukar informasi dengan kami, Pemko Payakumbuh,” ungkap Sekdako Benni Warlis.

Kemudian Sekdako Benni Warlis menyampaikan tentang profil, program unggulan serta prestasi yang pernah diraih kota Payakumbuh. Dan dengan adanya kunjungan ini Pemko Payakumbuh dan Pemkab Tulung Agung bisa saling bekerjasama dan saling membagi informasi yang baik dalam mendukung jalannya roda pemerintahan masing-masing daerah.

Sementara itu Sekdakab Tulung Agung, Indra Fauzi mengungkapkan maksud kedatangannya ke Payakumbuh, selain untuk bertukar informasi tentang manajemen reformasi birokrasi, juga ingin belajar tentang kita-kita Pemko Payakumbuh yang telah banyak menorehkan prestasi nasional yang seakan sulit diraih oleh daerah lainnya di Indonesia.

“Kunjungan kami kesini sebenarnya untuk belajar mengenai kiat Pemko Payakumbuh dalam proses reformasi birokrasi sehingga mampu menorehkan segudang prestasi nasional selama beberapa waktu terakhir,”ungkap Sekdakab Tulung Agung Indra Fauzi.

Sekdakab Tulung Agung Indra Fauzi, yang juga mantan mahasiswa Universita Andalas di Fakultas Peternakan ini menambahkan bahwa Payakumbuh diyakini berhasil dalam manajemen perubahan penataan peraturan perundang-undangan, penataan dan penguatan organisasi, penataan manajemen SDM aparatur, penguatan pengawasan serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Kami meyakini Payakumbuh yang merupakan kota sedang mampu dijadikan tolak ukur bagi kami, di Tulung Agung dalam memperbaiki segala kekurangan kami dalam mengelola birokrasi,” pungkas Indra Fauzi. (esa tegar)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here