Pemko Bukittinggi Gelar Bimtek Penyusunan APBD

0
58
Walikota H.Ramlan Nurmarias tengah memberikan sambutanya pada Pem bukaan Sosiali sasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Anggaran Pen dapatan dan Belanja daerah di Lingkungan Pemko Bukittinggi di Auditorium UPT.Perpustakaan Nasional Proklamator Bung Hatta.

Bukittinggi,dekadepos.com-

Walikota Bukittinggi  H.Ramlan Nurmatias membuka secara resmi Sosiali sasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Be lanja daerah di Lingkungan Pemko Bukittinggi .Sosialisasi dan Bimtek yang diikuti sebanyak 233 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) itu diadakan di Auditorium UPT.Perpustakaan Nasional Proklamator Bung Hatta pada Rabu (6/9).

Walikota Bukittinggi H.Ramlan Nurmatias pada kesempatan itu mengata kan Sosialisasi dan Bimtek yang diadakan ini merupakan langkah awal penyusunan APBD Tahun Anggaran 2018. Pedoman penyusunan APBD Tahun Anggaran 2018 ditetapkan lebih cepat dengan tujuan untuk memberikan waktu yang cu kup bagi Pemerintah daerah dalam menyusun APBD Tahun Anggaran 2018 se bagaimana diharapkan.

Walikota Ramlan Nurmatias berpendapat, dengan berbagai regulasi yang ada sekarang ini, pengelolaan keuangan daerah dimaksudkan agar sistem dan prosedur pengelolaan keuangan daerah mulai dari penyusunan dan peren canaan anggaran, pelaksanaan dan penatausahaan, akuntansi dan pelaporan nya semaksimal mungkin berorientasi kepada kepentingan publik, pertumbuh an ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Peserta Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja daerah di Lingkungan Pemko Bukittinggi di Auditori um UPT.Perpustakaan Nasional Proklamator Bung Hatta.

Indikator utama mengukur kualitas pengelolaan keuangan daerah adalah ketepatan penyelesaian APBD, tingginya penyerapan APBD, ketepatan pe nyampaian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), kualitas opini peme riksaan BPK dan perbaikan atas Indeks Persepsi Korupsi (IPK).ungkap Walikota.

Untuk itu,saya meminta perhatian peserta terhadap beberapa hal. Seper ti perhatikan jadwal dan tahapan proses penyusunan, pembahasan dan peneta pan APBD Tahun Anggaran 2018 dan secara substansial APBD tetap diorientasi kan pada upaya pemenuhan kepentingan masyarakat yang bersifat inklusif. “Secara khusus saya menitipkan kepada Sekda selaku Ketua TAPD untuk men dorong SKPD agar mempercepat penyusunan program dan kegiatan dengan memperhatikan jadwal dan tahapan proses yang ada”, ujar Ramlan Nurmatias.

Kemudian,penyusunan KUA dan PPAS harus berpedoman pada RKPD ta hun 2018 dan Prioritas pembangunan nasional dalam RKP tahun 2018, dengan memperhatikan prioritas pembangunan daerah dan kemampuan keuangan da erah. Lalu dalam pembahasan penyusunan anggaran hindari kongkalingkong. Pastikan anggaran yang telah didedikasikan untuk rakyat benar-benar berjalan secara efisien dan dijaga dengan penuh integritas sehingga berjalan efisien,tekan Walikota.

Disampig itu, Ubah mindset money follw function dan money follow organization menjadi money follow programme. Terakhir perhatikan pemberi an hibah dan bantuan sosial agar dibatasi dan dilakukan secara selektif dengan kriteria yang jelas sesuai peraturan Kepala Daerah yang telah disesuaikan deng an peraturan perundang-undangan di bidang hibah dan dan bantuan sosial.tambah walikota Ramlan Nurmatias.

Kepala Badan Keuangan Pemko Bukittinggi,Herriman selaku Ketua Pani tia dalam laporannya menyebutkan, Sosialisasi dan Bimtek ini sebagai wujud pelaksanaan ketentuan dan aturan yang berlaku. Antara lain Pasal 309 UU no 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Permendagri no 13 tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah be berapa kali dengan Permendagri no 21 tahun 2011 pasal 1 ayat 9 dan Permen dagri no 33 tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2018.

Tujuan Sosialisasi penyusunan APBD, menurut Herriman untuk mening katkan wawasan dan pemahaman pejabat pengambil kebijakan dalam penyu sunan APBD. Sementara tujuan Bimtek agar aparatur pemerintah daerah khu susnya Pejabat Eselon yang ditunjuk sebagai PPTK dapat lebih memahami dan mandiri dalam proses penyusunan APBD.

Dan tujuan akhirnya agar APBD yang telah disusun dapat dilaksanakan secara efektif, efisien dan dapat dipertanggung jawabkan sesuai aturan yang berlaku.ujar Herriman.

Sesuai jadwal sosialisasi Permendagri no 33 tahun 2017 tentang Pedom an Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2018 dilaksakan pada Rabu (06/09) di Auditorium Perpusnas Bung Hatta dan diikuti 141 orang dari Pejabat Eselon II, Eselon III dan Kepala SMPN. Sedangkan Bimtek nya sendiri berlangsung dua hari,Kamis (7/9) dan Jumat (8/9) bertempat diruang seminar Perpusnas Bung Hatta dan diikuti 73 orang dari Pejabat perencanaan, pejabat keuangan dan operator perencanaan ditambah 19 panitia merangkap peserta.

Sedangkan Narasumber terdiri dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementrian Keuangan RI, Bapak Ikhsan Durgahayu dan Vivin Guna wan dari Dirjen Bina Keuangan Daerah Direktorat Perencanaan Anggaran Daerah Kemendagri.(Edis)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here