Pemko Bukittingi Serahkan LKPJ 2016

0
22

Bukittinggi.Dekadepos.com.

Walikota Bukittinggi H.Ramlan Nurmatias mengakui berbagai capaian dalam penyelenggaraan pemerintahan pada tahun 2016 belum sepenuhnya dapat memuakan seluruh kebutuhan masarakat.Dan masih ada permasahalaan yang menjadi tugas berat bersama yang membutuhkan upaya penyelesaianya.

Seperti persoalan penataan jalan Konsolidasi By Pass yang telah dilaksanakan sejak tahun 1992,namun masih terdapat beberapa titik yang belum tuntas di Kelurahan Pulai Anak Aia,Kelurahan Manggih Gantiang,Kelurahan Tarok Dipo serta beberapa titik pada Kelurahan Aua Kuning.

Namun secara umum dari  938 kavling pengembalian hasil penataan By Pass telah diterbitkan sertifikatnya sebanyak 607 sertifikat atau 63 porsen.Hal itu Kata walikota Ramlan Nurmatias dalam laporan pertanggungjawaban LKPJ walikota tahun 2016 yang dibacakannya pada Rapat Parippuna DPRD kota Bukittinggi Senin (3/4) kemaren.

Begitu juga dengan pengadaan tanah untuk pembangunan fasilitas um um dan kantor pemerintahan,terutama kantor lurah yang sampai saat ini ma sih ada yang belum memiliki kantor sendiri atau kantor yang sudah ada ,tetapi tidak refresentatif lagi,kata Ramlan Nurmatias.Namun pada tahun 2016 telah dibangun 2 unit kantor Lurah,masing madingnya kantor Lurah Guguak Bulek dan Kantor Lurah Belakang Balok serta kantor Dinas PU yang sangat refresen tatif.sambungnya.

Selanjutnya yang belum memuaskan dibidang pelayanan.menurut Wali kota ,hal itu tekait dengan keterbatasan kuarntitas dan kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerinfah Kota Bukittinggi ,terutama untuk beberapa kompe tensi teknis.Hal itu disebabkan karena diberlakukannya Moratorium penerima an ASN .Sehingga dengan jumlah ASN yang ada sekarang ini sebanyak 3.746 orang itu,harus diberdayakan untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masarakat.Ungkap Walikota Ramlan Nurmatias.

Sedangan untuk permasahalaan aset aset kota,terutama aset tanah Ne gara yang masih perlu dilakukan  invetarisir serta penelusuran secara kompre hensif terhadap keberadaan dan status aset tersebut.Disamping itu juga ter masuk permasahalaan Pedagang kaki Lima yang masih berjualan pada lokasi lokasi yang tidak pada tempatnya,namun secara konsisten akan terus ditertib kan.urai Walikota.

Dengan berbagai persoalan yang belum tuntas dan belum memusakan itu,tentu iini tidak saja menjadi tanggungjjawab pemerinfah,namun membu tuhkan masukan dan solusi yang tepat dberikan semua stakeholderdan masa rakat.Untuk itu berbagai saran dalam penyelesaian berbagai persoalan itu sa ngat diharapkan.Sehingga pada akhirnya permasahalaan itu terselesaikan dan tidak ada lagi masarakat yang tidak puas,semuanya dapat diakomodir oleh pe merinttah kota,tambah Ramlan Nurmatias( Aldo )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here