Pengakuan Saksi, Sebelum Korban Ihsan Hilang Dibawa Arus

0
26

Payakumbuh, Dekadepos.com

Sebelum hilang dan tenggelam di bawa deras arus aliran Sungai Batang Agam, seorang Siswa MtSN di Situjuah Kabupaten Lima Puluh Kota bernama Ihsan (13) sempat hendak ditolong oleh salah seorang warga di Limbukan Kota Payakumbuh, namun sayang karena tipisnya baju korban sehingga warga bernama Iwan kesulitan untuk memberikan pertolongan.

Sebelumnya diberitakan, Seorang Pelajar di sebuah MtSN di Situjuah Batua Kabupaten Lima Puluh Kota bernama Ihsan (13) diduga di bawa arus/terseret aliran Sungai Batang Agam yang cukup keras. Hingga Jumat sore (6/1) pukul 17.00 Wib korban belum ditemukan. Peristiwa tersebut berawal saat korban Ihsan bersama tiga orang temannya, Gova, Fajri dan Gazi berniat untuk berenang di Aliran Sungai Batang Agam di daerah mereka, tepatnya Lubuak Antu Jorong Padang Ambacang Kecamatan Situjuah Limo Nagari Kabupaten Lima Puluh Kota. Mereka berenang sekitar pukul 16.00 Wib, namun sayang tak berapa lama berenang, korban yang menggunakan benen (Ban Karet. red) terbalik. Ia Terbawa derasnya aliran arus Sungai Batang Agam, beruntung ketiga Kawan nya selamat karena mereka pandai berenang.

“ Tolong…. tolong bang, kawan kami hanyut,” ujar salah seorang teman Ihsan yang selamat kepada seorang laki-laki bernama Iwan sehari-hari bekerja sebagai pencari pasir di aliran Batang Agam tersebut menceritakan ihwal hanyutnya Ihsan.

Iwan menceritakan, Menurut keterangan salah seorang teman Ihsan, tiga kawan korban berlari-lari dipinggi Batang Agam dan meminta tolong untuk menyelamatkan kawannya (Ihsan. Red) yang hanyut. “Namun karena arus air begitu deras, saya tidak bisa menolong meski pun saya masih sempat melihat tanggan korban menggapai-gapai ketika terseret arus air berwarna kuning,” ujar Ucok bercerita. Ucok juga menyebutkan, ia juga sempat melihat baju yang dipakai korban, yakni berwarna merah.

Hingga saat ini, pihak kepolisian Polres Payakumbuh bersama warga situjuah dan warga Limbukan, Kota Payakumbuh dan BPBD Kota Payakumbuh masih melakukan pencarian di sekitar aliran Batang Agam. Hanyutnya Ihsan di aliran Batang Agam tersebut menjadi perhatian bagi masyarakat, sebagian warga berdiri disisi tebing aliran Batang Agam untuk mengamati jika sewaktu-waktu korban yang hanyut muncul kepermukaan air. Sayangnya sampai pukul 18. 30 Wib bantuan perahu karet dari BPBD Kota Payakumbuh baru ditrunkan ke lokasi meski hari sudah mulai gelap. Selain 1 unit perahu karet dari BPBD, Wendra Yunaldi calon Walikota Payakumbuh juga menurunan bantuan 2 unit perahu karet untuk membantu pencarian korban.

Selain Wendra Yunaldi, calon Walikota Payakumbuh lainnya yakni Suwandel Muhktar dan Riza Falepi juga mengirim bantuan mobil ambulan untuk membantu pristiwa hanyutnya Ihsan. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here