Persoalan Tanah, DPRD Bukittinggi Lahirkan 5 Rekomendasi Untuk PT. KAI

0
15

Bukittinggi.Dekadepos.com.

Pertemuan Komisi III DPRD Kota Bukittiinggi dengan Divre II PT.Kereta Api Indonesia (PT.KAI) Sumatra Barat dan Pemerintah Kota Bukittinggi berlangsung tertutup di Ruang Sidang Utama DPRD Bukittinggi, beberapa waktu lalu. Akhir dari pertemuan itu, DPRD memberikan 5 rekomendasi kepada Divre II PT.KAI Sumatra Barat untuk disampaikan ke PT.KAI Pusat dan 1 rekomendasi untuk Pemko Bukittinggi. Pertemuan yang digagas DPRD itu merupakan tindak lanjut dari kedatangan 6 orang Perwakilan 139 KK yang menyewa tanah PT.KAI di Stasiun Bukit tinggi yang meminta perlindungan DPRD, karena para penyewa itu diperintah pindah dengan batas waktu yang singkat. Kata Ketua DPRD Bukittinggi Beny Yusrial kepada Dekadepos menjelang rapat tertutup dilaksanakan Senin kemaren.

Kemudian, tentang rencana pengaktifan jalur Kereta Api (KA) di Bukit tinggi pihak PT.KAI. “ Secara resmi belum ada memberitahu DPRD sebagai lembaga Perpanjangan tangan masarakat. Makanya, DPRD berinisiatif mengundang pihak PT.KAI dan pemko Bukittinggi untuk melakukan Dengar Pendapat yang dilaksanakan hari ini (Kemaren-red). Dari pertemuan ini akan didapat tentang rencana PT.KAI akan penertiban Stasiun KA Bukittingg”. kata Beny Yusrial.

Pertemuan Komisi III DPRD Bukittinggi dengan PT.KAI dan Pemko Bukit tinggi berlangsung alot. Pertemuan itu dipimpin Ketua Komisi III, Rusdi Nurman , didampingi Wakil Ketua DPRD, H.Trismon dan Yontrimansyah serta segenap anggota Komisi III. Dari PT.KAI Divre II Sumbar hadir Vice President Divre II PT KAI Sumbar,Soeltan,Humas PT.KAI Sumbar,Zainir dan staf lainnya. Sedangkan dari Pemko Hadir,Asisten I,Noverdi dan Kadis Perhubungan,Elvis Syahri Munir.

Dalam Jumpa Pers seusai Pertemuan tertutup itu, Ketua Komisi III DPRD kota Bukittinggi, Rusdi Nurman hanya menjelaskan kalau dari hasil pertemuan dengan pihak PT. KAI Divre Sumatera Barat  dan Pemko Bukittinggi. “ DPRD melalui Komisi III memberikan 5 rekomendasi untuk dapat dilaksanakan demi kepentingan bersama”. kata Rusdi Nurman.

Adapun kelima rekomendasi itu, Pemerintah dan DPRD Kota Bukittinggi mendukung penuh pengaktifan kembali Jalur Kereta Api di Bukittinggi. DPRD meminta kepada PT.KAI untuk mempertimbangkan kembali tenggang waktu yang diberikan kepada masarakat untuk mengosongkan areal Stasiun dan sepanjang jalur KA dalam kota Bukittinggi. DPRD meminta kepada semua pihak terkait dengan reaktifasi jalur KA agar tidak ada penjedaan (Kekosongan) waktu antara pembebasan jalur KA atau lahan  dengan Jeda Pembangunan. Kemudian. Terkait Perizinan pembangunan, DPRD meminta semua pihak duduk bersama PT.KAI agar meminimalisir gejolak yang berada ditengah tengah ngah masarakat terkait Surat Peringatan (SP) yang telah disampaikan. Dan DPRD  akan melaksanakan pertemuan lanjutan dengan pihak terkait lainnya. ujar Rusdi Nurman.

Sedangkan kepada pemko Bukittinggi, DPRD merekomendasikan agar Pemerintah daerah Kota bukittinggi diminta untuk dapat berperan aktif untuk menyurati Instani terkait lainnya yang berkenaan dengan persoalan ini. “ Apa yang kita rekomendasikan itu, baikkepada pihak PT. KAI Divre II Sumatera Barat maupun Pemko Bukittinggi untuk dapat ditindak lanjuti. Sehingga apa yang menjadi keresehan masarakat saat ini dapat dicarikan titik temunya. Dan yang pasti Rekomendasi ituuntuk kepentingan bersama,ujar Rusdi Nurman

Sementara itu, Vice President Divisi II PT.KAI Sumatera Barat, Soeltan di dampingi Humasnya Zainir pada kesempatan itu, tidak dapat berbicara banyak, karena sebagai orang daerah hanya menjalankan program PT. KAI Pusat. Namun, apapun yang dibicarakan dalam pertemuan ini termasuk rekomendasi yang di berikan DPRD Kota Bukittinggi, kita akan sampaikan kepada PT.KAI pusat, kata Soeltan singkat saja. (Aldo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here