Pilkada Payakumbuh Bakal Berakhir di MK

0
14

PAYAKUMBUH, dekapepos.com –

Rencana menggugat Komisi Pemiliham Umum (KPU) Kota Payakumbuh ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait adanya dugaan kecurangan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Payakumbuh 15 Februari 2017 lalu, ternyata tidak gertak sambal saja.

Buktinya, Selasa (28/2) pasangan calon Walikota-Wakil Walikota Payakumbuh, Suwandel Muhktar-Fitrial Bachri (W-Fi), memastikan akan memasukan gugatan sengketa Pilkada Payakumbuh itu ke MK.

“ Benar, secara resmi pasangan calon Walikota-Wakil Walikota nomor urut 3 Suwandel Muhktar-Fitrial Bachri, akan memasukan gugatan dugaan kecurangan Pilkada itu ke Mahkamah Konstitusi (MK),” ujar Fitrial Bachri ketika dihubungi melalui telepon genggamnya, Senin (27/2).

Menurut Fitrial Bachri, gugatan Pilkada yang diajukan W-Fi ke MK, setidaknya sebagai pembelajaran politik bagi masyarakat, utamanya bagi pihak pelaksana pemilihan umum seperti, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) terkait pentingnya pelaksanaan Pilkada yang bersih, jujur dan adil.

Sementara itu Ketua Partai Golkar Kota Payakumbuh, Sudirman Rusma, yang dikonfirmasi, Senin (27/2) melalui telepon genggamnya, terkait adanya rencana pasangan W-Fi akan melakukan gugatan sengketa Pilkada Payakumbuh ke MK, mengaku tidak tahu persis adanya gugatan itu.

“ Secara pasti, saya belum mengetahui apakah W-Fi akan memasukan gugatan itu ke MK. Namun demikian, dari pihak W-Fi memang ada informasi bahwa gugatan tersebut akan didaftarkan, Selasa (28/2). Yang jelas, sebagai partai pengusung pasangan calon Walikota-Wakil Walikota Suwandel Muhktar-Fitrial Bachri bersama Partai PDIP, Partai Hanura, Partai Demokrat, PAN dan Partai Nasdem, tentunya kita akan memberikan dukungan jika benar pasangan W-Fi melakukan gugatan,” sebut Sudirman Rusma.

Hal senada juga diungkapkan Ketua DPC PDIP Payakumbuh, Aribus Madri, Ketua Partai Hanura, Basri Latief dan Sekretarif DPC Partai Demokrat, Adi Suryatama.

Menurut petinggi ketiga partai partai politik pengusung pasangan W-Fi itu, pihaknya akan memberikan dukungan penuh jika dugaan kecurangan Pilkada Payakumbuh itu digugat ke MK.

“ Kita akan berikan dukungan moral kepada pasangan W-Fi untuk memperkarakan dugaan kecurangan Pilkada itu ke MK, “ ujar Basri Latief, Aribus Madri dan Adi Suryatama ketika dihubungi melalui telepon genggamnya, Senin (27/2)

Sekadar diketahui, pasangan calon nomor urut 3 Suwandel Muhktar-Fitrial Bachri, dalam rapat pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Payakumbuh terkait penetepan perolehan suara Pikkada 15 Februari 2017 menolak hasil pleno tersebut dan akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Alasan paslon nomor 3 ini menolak menandatangani hasil Pilkada Payakumbuh itu, karena disinyalir pelaksanaan pilkada daerah ini banyak terjadi kecurangan baik dalam proses tahapan Pilkada maupun pada saat menjelang pencoblosan.

Hasil pleno KPU Payakumbuh yang digelar di GOR M. Yamin Payakumbuh itu, menetapkan pasangan nomor urut 2, Riza Falepi- Erwin Yunas (F-Win) dinyatakan perolehan suara terbanyak.

Sementara itu Komisioner KPU Payakumbuh, Yuzalmon, ketika dihubungi, Senin (27/2) terkait adanya gugatan sengketa Pilkada yang diajukan pasangan calon Walikota- Wakil Walikota nomor urut 3 Suwandel Muhktar-Fitrial Bachri ke Mahkamah Konstitusi (MK), mengaku sedang berada di Jakarta untuk memantau kebenaran informasi adanya gugatan itu.

“ Saat ini dan sampai besok, Selasa (28/2) saya berada di Jakarta untuk menunggu apakah ada gugatan sengketa Pilkada Payakumbuh didaftarkan ke Mahkamah Konstitusi, “ ujar Yuzalmon.

Menurut Yuzalmon, KPU sifatnya hanya menunggu. Jika memang gugatan itu didaftarkan ke MK, KPU tentu pihaknya akan menganalisa apa materi gugatan.

“ Yang jelas, jika pasangan calon nomor urut 3 Suwandel Muhktar-Fitrial Bachri, memang mendaftarkan gugatan sengketa Pilkada itu ke MK, tentunya KPU siap menghadapi.Yang pasti, sampai Senin (27/2) kami pantau dari web resmi Mahkamah Konstitusi, gugatan sengketa Pilkada yang masuk ke MK baru 12 buah. Dari 12 yang didaftarkan itu, hanya 7 gugtan yang diterima MK, dan itupun tidak ada gugatan Pilkada Payakumbuh,” pungkas Yuzalmon. (esa tegar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here