Pilkada Payakumbuh Panas, Riza Falepi Diserang Lewat Selebaran Gelap

0
11

Payakumbuh. Dekadepo.com

Sebelas hari jelang pencoblosan Walikota dan Wakil Walikota, suhu politik di Kota Payakumbuh benar-benar makin panas. Bagaimana tidak, berbagai isu yang menjatuhkan lawan-lawan politik mulai bermunculan. Politik tak sehat ini sengaja dihembuskan pihak tak bertanggungjawab untuk menyerang pasangan lainnya. Setidaknya, itulah yang dialami Walikota non aktif, Riza Falepi. Tidak jelas siapa yang telah ‘menyerang’ pribadi Riza Falepi yang telah sukses menjadi Walikota periode pertama itu. Yang jelas, isu yang beredar lewat selebaran gelap itu menuding soal harta kekayaan Riza Falepi yang mengalami banyak penambahan. Hal itu bisa dilihat dari LHKPN yang disampaikan ke KPU Payakumbuh.

Menanggapi isu tak sedap yang menyerang pribadinya tersebut, walikota yang akan kembali aktif pada tanggal 11 Februari ini, kepada wartawan menanggapi isu tak bermoral itu dengan santai. “Selama menjabat walikota, harta saya tidak bertambah. Kecuali harga saham perusahaan yang dimiliki sebelum jadi walikota. Dan itu dikelola teman saya sesama alumni ITB,” ujarnya.

Dikatakannya, masalah harga saham inipun dirinya juga sempat berkonsultasi ke KPK untuk menentukan harganya. Atas saran secara lisan oleh KPK, maka itulah harga perkiraan saat dirinya melaporkan LHKPN. “Bahkan, sampai hari ini, saya tidak mau terlibat di perusahaan tersebut. Dan hanya sebatas pemegang saham, karena secara aturan saya adalah walikota. Untuk itu saya sampaikan, perusahaan ini tidak ada hubungan jenis kerjanya dengan pemda karena domisilinya di hongkong, Jakarta dan Bandung,” ungkap Riza Falepi.

Sementara itu, salah seorang tim pemenangan pasangan Falepi- Erwin (F-Win) Mustafa, menyebutkan, sampai hari ini Riza Falepi hidup secara sederhana. “Beliau tidak mempunyai rumah, mobil masih sama dengan mobil sebelum jadi walikota,” ujarnya.

Untuk itu, tambah Mustafa, dirinya meminta kepada orang yang menyebarkan isu dan fitnah kepada pribadi Riza Falepi untuk segera minta maaf. “Kita perlu waspada adanya isu begini dan bisa jadi ini adalah cara-cara PKI. Kita yakin Payakumbuh masyarakatnya sudah cerdas dan pintar memilih. Demi masa depan Payakumbuh yang lebih baik, mari kita perjuangkan kesejahteraan kita dengan cara-cara yang bermartabat,” pungkas Mustafa. (Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here