Polres 50 Kota Gelar Rekonstruksi Penangkapan KPLP Painan, Tersangka Menolak Ikut Rekontruksi

0
163

Limapuluh Kota, Dekadepos.com

Polres Limapuluh Kota menggelar Rekonstruksi Oknum Kepala Pengamanan Lembaga Permasyarakatan (KPLP) Painan berinisial I yang sebelumnya ditangkap Tim Opsnal Satresnarkoba Polres setempat. Dari penangkapan yang dilakukan bulan Februari dalam Operasi Antik itu juga berhasil diamankan 1 paket kecil Narkoba jenis sabu-sabu yang disimpan didalam sepatu dikendaraan roda empat yang dikemudikan tersangka I.

Setelah menjalani pemeriksaan di Mapolres Limapuluh Kota, Penyidik Satresnarkoba menetapkan Oknum KPLP tersebut sebagai tersangka. Tak berselang lama, tersangka I melalui Penasehat Hukumnya (PH) mengajukan praperadilan atas penangkapan yang dilakukan terhadap kliennya itu.

Namun permohonan praperadilan yang disidang di Pengadilan (PN) Tanjung Pati tersebut ditolak oleh Majelis Hakim. Beberapa waktu kemudian, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Payakumbuh meminta penyidik Satresnarkoba Polres Limapuluh untuk menggelar RekonstruksiĀ  Penangkapan tersebut.

” Proses Rekontruksi yang kita gelar hari ini merupakan permintaan JPU untuk melengkapi berkas terhadap tersangka I. Memang tersangka hingga kini masih ditahan di Sel Mapolres karena ada beberapa kali perpanjangan penahanan.” sebut Kapolres Limapuluh Kota, AKBP. Haris Hadis melalui Kasat Resnarkoba Polres Limapuluh Kota, Iptu. Despa Ningrat didampingi KBO. Satresnarkoba. Ipda. Jufri Syam dan Kasubag Humas Polres Limapuluh Kota, AKP. Efrizul, Jumat siang 11 Mei 2018.

Proses Rekonstruksi yang digelar di Simpang Empat Tanjung PatiJumat 11 Mei 2018 tersebut dikawal ketat aparat kepolisian, meski tidak ikut Proses Rekonstruksi, namun tersangka I dan Penasehat Hukumnya juga hadir.

Dalam Rekontruksi itu, tersangka I diperankan oleh anggota Kepolisian. Proses Rekontruksi tersebut menjadi tontonan ratusan pengendara dan warga yang melintas, bahkan alur lalulintas dari dan arah ke Propinsi Riau sempat ditutup sementara, sehingga sempat terjadi antrean panjang kendaraan.

Erizon Subara Tanjung. SH Penasehat Hukum tersangka I ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa kliennya menolak ikut melakukan Rekontruksi, karena hal tersebut tidak sesuai dengan yang dialami. Bahkan pihaknya nantinya juga akan menolak Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Mapolres.

” Iya memang klien kami tadi tidak ikut proses Rekonstruksi, karena hal tersebut tidak sesuai dengan apa yang dialami. Menurut pengakuan klien kami, saat itu ia di Painan dan berjanji dengan seorang perempuan yang dikenal di media sosial Facebook untuk bertemu, dari komunikasi itu direncanakan bertemu di lampu merah di Tanjung Pati, Saat klien kami berada di Jalan menuju Tanjung Pati, ia menurunkan kaca mobil kiri dan kanan dengan tujuan melihat wanita tersebut, namun tak berselang kemudian, satu dari dua orang pria yang berdiri di pinggir jalan melempar sesuatu kedalam mobil dan berujung dengan penangkapan oleh Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota.” sebut Erizon.

Proses Rekontruksi tersebut juga dihadiri Iptu. Zul Andri, Mantan Kasat Resnarkoba Polres Limapuluh yang saat ini pindah tugas ke Polres Payakumbuh. Saat penangkapan terhadap tersangka, Zul Andri menjabat sebagai Kasat Resnarkoba. Dalam Rekonstruksi tersebut dilakukan sekitar 12 adegan, mulai saat tersangka berada di kawasan Simpang Empat Tanjung Pati, penangkapan, penggeledahan hingga digiring ke Mapolres Lima Puluh Kota. Selain itu juga hadir sejumlah saksi. (Est)