Proyek Embung Baboy Terancam Mubazir

0
26

LIMAPULUH KOTA, dekadepos.com-
Proyek sarana air baku embung baboy di Jorong Koto, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota yang dibangun oleh Dinas Pertanian Holtikutura dan Tanaman Pangan Pemkab Limapuluh Kota tahun 2016 lalu, menghabiskan dana daerah sebanyak Rp 190 juta lebih dikerjakan oleh CV. Aflah Payakumbuh, dikhawatirkan terancam mubazir.

Pasalnya, kondisi embung yang seyogianya berfungsi untuk resapan air baku guna mendukung sarana pertanian masyarakat Situjuah Batua, ternyata tidak berpungsi sebagaimana mestinya.

embung babao terkesan mubazir karena tidak berfungsi sebagaimana mestinya. 6

“ Saat ini kondisi embung itu sangat memprihatinkan karena kering tak digenangi air. Jika pun musim hujan, air yang seharusnya mengendap di lokasi embung, justru mengalir keluar areal embung, karena pintu air yang terbuat dari baja besi sudah raib dari tempatnya, “ ujar warga setempat.

pintu besi baja yang berfungsi sebagai pembendung air telah raib dsri posisinya

Tidak terawatt datidak berfungsinya embung baboy yang pernah digadang-gadang pemkab Limapuluh Kota dapat dijadikan sebagai sarana pariwisata ini, justru terkesan sebagai proyek mubazir dan menghambur-hambur uang daerah.

Hasil pantauan ke lokasi, meskipun beberapa minggu belakangan ini hujan hampir merata turun diseluruh wilayah Kabupaten Limapuluh Kota, bahkan beberapa daerah kecamatan sudah dilanda banjir akibat tingginya debit air hujan, namun herannya embung baboy tidak mampu menampung curahan air hujan yang turun cukup deras tersebut.

“ Kondisi embung baboy itu tidak lagi berfungsi sebagai tempat penapungan air. Saat ini embung itu tidak ada bermanfaat bagi masyarakat, karena embung tersebut tidak berfungsi sebagai wadah penampungan air. Ini sebagai bukti jika proyek embung yang telah menguras uang daerah hampir Rp 200 juta itu, dikerjakan asal jadi dan diduga tidak didukung dengan alanisa teknis yang tepat,” ujar warga setempat berekomentar. (esa tegar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here