Pulang Kampung, Pria Ini Malah Kena Ciduk

0
146

Payakumbuh, Dekadepos.com

Tim Opsnal Satreskrim Polres Payakumbuh berhasil membekuk (menangkap.red) seorang Pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) yang spesialis beraksi di Tempat Baralek (Pesta Pernikahan.red) dan Mesjid. Penangkapan terhadap tersangka berhasil dilakukan setelah ia sempat buron sejak tahun 2013 lalu, Tersangka Yonda Otorianda (24) merupakan pelaku pencurian 10 unit kendaraan sepeda motor (curanmor) diberbagai wilayah Hukum di Sumatera barat. Ia berhasil ketika kembali ke kampung halamannya di Payakumbuh.

Kapolres Payakumbuh AKBP. Kuswoto melalui Kasatreskrim Iptu. Wawan Dermawan didampingi Kanit Iptu. Syafri mengatakan, tersangka curanmor yang berhasil ditangkap itu bernama Yonda Otorianda (24). “Tersangka kita ditangkap, Sabtu lalu (3/6) sekitar pukul 22.00 Wib di rumah istrinya di Padang Rantang, Talawi, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, “ ujar Kasatreskrim Iptu. Wawan Dermawan didampingi Kanit Iptu Syafri, Rabu siang (7/6) di Mapolres Payakumbuh.

Menurut Iptu. Wawan Dermawan, tersangka melakukan aksinya bersama seorang rekannya bernama Diki (26) yang telah lebih dahulu dibekuk. Aksi pencurian tersebut dilakukan rentang waktu tahun 2013-2014. Mereka beraksi di wilayah hukum Polres Bukitinggi dan Polres Payakumbuh, Mesjid dan Tempat pesta pernikahan menjadi lokasi yang kerap mereka incar untuk melakukan pencurian. “Tersangka merupakan spesialis pencurian sepeda motor di halaman mesjid dan di rumah tempat orang pesta perkawinan. Meski sempat kabur, Tersangka yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Payakumbuh, akhirnya berhasil ditangkap,” ujarnya.

Kepulangan tersangka Yonda Otorianda tercium oleh anggota Satreskrim Polres Payakumbuh, sehingga Sabtu (3/6) sekira pukul 22.00 Wib dilakukan penangkapan terhadap boronan yang telah terlibat kasus pencurian sebanyak 10 unit sepeda motor di wilayah hukum Bukittinggi dan Kota Payakumbuh itu. Setelah dilakukan pemeriksaan, kepada penyidik Satreskrim Polres Payakumbuh tersangka Yonda Otorianda mengakui telah melakukan pencurian pada tahun 2013.

“ Pertama kali melakukan aksi pencurian bersama Diki, kami telah mencuri 3 unit sepeda motor Honda Bead dan Yamaha Mio Seoul di sebuah mesjid di Payobasung, Kecamatan Payakumbuh Timur dan disebuah mesjid di Parambahan serta di rumah orang sedang melakukan pesta perkawinan, “aku Yonda Otorianda. Diakui tersangka Yonda Otorianda, sepeda motor hasil curiannya sebelum dijual disimpan di rumah kos Diki di Koto Nan Ampek. Setelah merasa aman, kemudian Honda hasil curian itu dijual dengan harga bervariasi mulai Rp 2 juta sampai 2,5 juta.

Untuk pengusutan lebih lanjut, Tersangka Yonda Otorianda, bersama 3 unit sepeda motor curian yang berhasil disita dari tangan penadah sudah diamankan di Mapolres Payakumbuh. (Esha Tegar).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here