Puluhan Kios Aur Kuning Bukittinggi Dibongkar

0
44

Bukittinggi.Dekadepos.com

Walikota Bukittinggi H.Ramlan Nurmatias dan Wakil Walikota H.Irwandi serta kapolres AKBP.Arly Jembar Jumhana dan Dandim 0304 Agam, Letkol. Kav .Salim Kurniawan Dewantara memantau langsung Pembongkaran kios dan la pak-lapak pedagang yang berada disamping pertokohan Al-Ibat Aur Kuning Bukittinggi, Senin (16/1).Pembongkaan yang dilakukan para pedagang secara kesadaran sendiri, berjalan dengan aman dan lancar.

Dari pantauan Dekadepos.com. Proses pembongkaran dibantu oleh para petugas dan satpam di lingkungan pasar Aur Kuning berawal dari Instruksi Wali kota untuk mengosongkan areal itu,karena areal itu milik Pemerintah Kota yang ditempati pedagang secara ilegal,sehingga membuat Pasar Aua kuning jadi sempit dan semrawut. Makanya pemko Bukittinggi ingin menertibkan dan menata lokasi itu kembali.
Untuk megosongkan areal itu,Pemko Bukittinggi sejak November 2016 telah menyosialisasikan kepada para pedagang yang menjual berbagai jenis ma kanan, minuman, barang harian, sayur dan kebutuhan lainnya dikawasan terse but, agar dapat mengosongkannya, karena kawasan itu merupakan fasilitas publik. Bahkan sosialisasi juga sudah ditindak lanjuti melalui surat imbauan sebanyak dua kali untuk mengosongkan kawasan tersebut hingga 16 januari 2017.

“Atas nama pemerintah daerah kita sangat menghargai dan sangat ber terima kasih sekali kepada pemilik kios atas kesadaran yang mereka miliki, se hingga mereka bersedia membongkar dengan sendirinya bangunan kios terse but,” ujar Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias didampingi Kapolres ,AKBP. Arly Jembar Jumhana dan Dandim 0304 Agam, Letkol.Kav.Salim Kurniawan Dewantara disela sela pemantauan pembongkaran kios tersebut kemaren.

Menurut Walikota H.Ramlan Nurmatias, puluhan bangunan kios terse but sengaja dibongkar karena status tanah yang mereka tempati untuk berjual an merupakan milik pemerintah. Pemko Bukittinggi tidak menginginkan ada nya fasilitas publik yang dimanfatkan oleh pihak pihak lain untuk mencari keun tungan.

“Lahan ini merupakan milik pemerintah, jadi harus kita selamatkan. Kita komitmen akan mengembalikan fungsi fasilitas publik yang digunakan oleh pihak-pihak yang tidak mentaatinya. Semua yang mengggangu fasilitas umum akan kita tertipkan. Hal ini kita lakukan untuk meberikan kenyamanan bagi ma syarakat dan pengunjung yang datang ke Bukittinggi,” tegas Ramlan Nurmatias
Kepada aparat terkait agar mengawasi lokasi yang sudah disterilkan ini , sehingga para pedagang tidak memanfaatkan lagi fasilitas tersebut untuk tem pat berjualan.harap Walikota.

Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja Kota Bukittinggi,Drs. Syafnir me nyebutkan, sedikitnya 32 bangunan kios yang dibongkar dengan kesadaran sendiri oleh pemiliknya. Pembongkaran yang mereka lakukan itu juga dibantu oleh petugas dan Satpam pasar yang ada di Aur Kuning dengan pengawalan dari tim SK4.

“Sesuai dengan batas waktu yang diberikan oleh pemerintah derah un tuk mengosongkan lahan yang mereka tempati itu, maka pemilik kios mulai melakukan pembongkaran semenjak Minggu (15/1) malam hingga Senin pagi. Mereka membongkar dengan sendirinya yang dibantu oleh petugas yang ada di Aur Kuning,” kata Syafnir.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Bukit tinggi, Muhammad Idris menambahkan, sebelum dilakukan pembongkaran, puluhan pedagang tersebut telah diberikan pemberitahuan berupa tiga kali himbauan untuk mengosongkan lokasi tersebut
“Pemko telah memberi batas waktu kepada pedagang untuk mengosong kan lokasi tersebut hingga Senin (16/1) dini hari. Dan alhamdulilah atas keseda ran yang mereka miliki, maka pemilik kios dibantu oleh petugas pasar serta para pedagang lainnya telah dapat mengosongkan lahan tersebut menjelang pagi,” ujar Idris….( Aldo )…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here