Puluhan Remaja di Kab. 50 Kota Ikuti Pelatihan

0
66

LIMA PULUH KOTA. Dekadepos.com.

Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Limapuluh Kota mengadakan pelatihan kewirausahaan, sebab Setiap tahunnya diperkirakan tidak kurang dari Rp20 milyar uang dari masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota yang keluar daerah untuk membeli pakaian sekolah anak didik baru. “Menyikapi banyaknya uang masyarakat buat membeli pakaian sekolah anak yang ke luar dari Kabupaten Limapuluh Kota seperti ke Kota Payakumbuh ataupun Bukittinggi, makanya kita sengaja menggelar pelatihan menjahit pakaian sekolah bagi pemuda di daerah ini,” ungkap Kepala Bidang Pemuda pada Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Limapuluh Zuhardi kepada wartawan baru-baru ini di Gedung Sago Bungsu Tanjung Pati.

Pelatihan keterampilan tersebut, lanjut Zuhardi diikuti oleh 80 orang pemuda asal berbagai nagari yang tersebar di daerah ini. Usai pelatihan, para pemuda tersebut diharapkan bisa membuka usaha menjahit sendiri untuk melayani permintaan pakaian sekolah dari para siswa dan siswi asal kabupaten ini. “Kita berharap usai pelatihan ini para pemuda yang menjadi peserta pelatihan itu bisa membuka usaha sendiri atau difasilitasi Pemerintah Nagari untuk mendirikan Usaha Milik Nagari dan membuat unit konveksi. Selain untuk membuka lapangan kerja, usaha ini juga akan bisa menghindari generasi muda dari dunia hitam narkoba,” ujar Zuhardi.

Dikatakan, pelatihan menjahit ini berlangsung selama 5 hari mulai Selasa 8 sampai 12 Nopember 2016. Pada hari terakhirnya akan ada study banding ke perusahaan konveksi yang ada di Provinsi Sumatera Barat seperti di Bukitttinggi dan Padang. Selain pelatihan menjahit, beberapa bulan sebelumnya juga telah dilakukan pelatihan manajemen wirausaha bagi 50 orang pemuda. Sebagian peserta sudah ada yang berhasil membuka usaha sendiri, salahsatunya usaha membuat bed cover.

Begitu pula tahun sebelumnya, juga telah dilakukan pelatihan pengolahan batu akiak bagi pemuda. Hasilnya, kelompok pengolah batu akiak dari nagari Lubuak Batingkok berhasilnya menembus pasar Amerika, Prancis, Jerman dan Italia. Pada tempat terpisah Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi kepada wartawan mengatakan sesuai visi dan misinya, Pemkab Limapuluh Kota akan terus berupaya melakukan pelatihan-pelatihan dan pemberdayaan masyarakat. “Dengan adanya pelatihan tersebut kita berharap pemuda di daerah ini memiliki kompetensi kewirausahaan dan bisa menjadi wirausahawan. Tak kalah pentingnya, diharapkan memiliki kemampuan mendirikan usaha sendiri,” papar Irfendi.

Menyimak peluang yang ada, tentunya para peserta pelatihan nantinya bisa membuka usaha konveksi sendiri di masing-masing nagarinya. “Kita ingin adanya pelatihan-pelatihan keterampilan buat mengembangkan sumberdaya manusia yang mampu menciptakan kesempatan kerja bagi dirinya maupun orang lain,” tuntas Irfendi. (Esha Tegar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here