Puluhan Santri dan Pemuda Payakumbuh Dekralasi Dukung Demokrasi dan Nasionalisme

0
87

Payakumbuh, Dekadepos.com

Puluhan Siswa/I dan Pemuda dari sejumlah Sekolah Menengah Atas/MA di Kota Payakumbuh diwakili Perwakilan dan Guru Pendamping mendeklarasikan Diri Mendukung Demokrasi dan Nasionalisme di Indonesia, khususnya di Kota Payakumbuh. Deklarasi tersebut dibacakan M. Syawari Guru Pendamping dari Man 2 Payakumbuh di Aula Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Payakumbuh Jalan Pahlawan Kelurahan Kecamatan Payakumbuh Selatan Senin siang 26 Maret 2018.

Deklarasi yang dibacakan M. Syawari yang juga guru PPKN tersebut disaksikan sejumlah Narasumber yang hadir dalam Acara Diskusi Publik bertema Demokrasi dan Nasionalisme dari Sudut Pandang Agama dan Adat yang digelar Kantor Kemenag bekerjasama dengan Forum Diskusi Sumatera Barat itu.

Dalam Deklarasi yang dibacakan oleh M. Syawari itu berisikan pernyataan bahwa mereka yang hadir dan mengikuti kegiatan tersebut bersepakat untuk (1) Mendeklarasikan diri sebagai Gabungan Santri & Pemuda Pendukung Demokrasi Dan Nasionalisme Indonesia, (2) Berperan secara aktif untuk Menghindari Perpecahan Dan Radikalisme Melalui Pemahaman Demokrasi Dan Nasionalisme, (3) Saling Menjaga Dan Mewujudkan Situasi Kota Payakumbuh Dan Provinsi Sumatera Barat Agar Selalu Aman Dan Damai serta Menolak Segala Macam Bentuk Paham Anti-Pancasila dan UUD 45 Serta Bersedia Menjaga Keutuhan NKRI.

Baca juga : http://www.dekadepos.com/besok-deklarasi-dukung-demokrasi-nasionalisme-indonesia-di-gelar-di-payakumbuh/

Kepala Kementrian Agama Kota Payakumbuh, Asra Faber mengatakan bahwa kegiatan yang juga menghadirkan sejumlah Narasumber tersebut diharapkan bisa memperkuat Nasionalisme (Satu paham yang menciptakan dan mempertahankan kedaulatan sebuah negara dengan mewujudkan satu konsep identitas bersama untuk sekelompok manusia yang mempunyai tujuan atau cita-cita yang sama dalam mewujudkan kepentingan nasional, dan nasionalisme juga rasa ingin mempertahankan negaranya, baik dari internal maupun eksternal.) dikalangan Siswa/I dan Pemuda di Kota Payakumbuh, sehingga menghindari Perpecahan dan Munculnya Paham Radikalisme.

“ Untuk Kota Payakumbuh belum ada kita lihat munculnya paham-paham Radikalisme di kalangan Siswa/I dan Pemuda. Mudah-mudahan dengan kegiatan yang baru saja kita laksanakan dapat terus menanamkan kecintaan mereka terhadap NKRI.”. sebut Asra Faber usia Acara Senin siang 26 Maret 2018.

Ia juga menambahkan, dalam kegiatan dengan Tema Diskusi Publik tersebut juga ada penyampaian Materi oleh sejumlah Narasumber, yakni dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Payakumbuh, LKAAM serta dari Kantor Kemenag. Sejumlah peserta Diskusi Publik yang didominasi oleh Siswa/I dari sekolah keagamaan di Payakumbuh itu juga terlihat aktif saat sesi tanya jawab.

Ketua DPRD Payakumbuh, Yendri Bodra Dt, Permato Alam ketika dihubungi mengaku mendukung dan mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh Kemenang Kota Payakumbuh bersama Forum Diskusi Sumatera Barat, ia berharap kedepan kegiatan serupa bisa lebih banyak digelar, sehingga Siswa/I dan Generasi muda pada umumnya semakin sadar betapa pentingya menjaga NKRI dan Menghindari Perpecahan Dan munculnya paham Radikalisme. “ Tentu kegiatan tersebut sangat bermanfaat dalam rangka memupuk kecintaan Siswa dan generasi muda terhadap NKRI, sehingga mereka bisa aktif untuk menghidari munculnya bibit-bibit yang bisa menjadi sumber perpecahan.”  Sebut Politisi Golkar tersebut.  (Est)